Sifat Khas Atom Karbon

Sifat Khas Atom Karbon

Apa yang ada di bumi ini pastinya tidak akan lepas dari atom. Dimana atom adalah senyawa terkecil yang ada di bumi. Ada banyak atom yang ada di bumi ini salah satunya adalah atom karbon yang begitu banyak jumlahnya di bumi ini.

Selain itu atom karbon ini begitu mudah untuk bisa saling berkaitan sehingga sering kali karbon memiliki rantai molekul yang bervariasi. Karbon sebagai satu jenis atom yang mempunyai nomor atom 6.

Dimana sistem periodik atom karbon ini terletak pada golongan IV A dan periode 2. Dengan posisi atom yang strategis ini menyebabkan atom memiliki berbagai sifat khas dan juga istimewa. Apa saja kekhasan yang dimiliki atom karbon? Untuk menambah informasi dan juga pengetahuan Anda, berikut ini adalah penjelasan karakteristik dari atom karbon.

Pengertian Karbon

Karbon adalah unsur kimia bukan logam di Golongan 14 (IVa) dari tabel periodik. Meskipun tersebar luas di alam, karbon tidak terlalu banyak — karbon hanya sekitar 0,025 persen dari kerak bumi — namun karbon membentuk lebih banyak senyawa daripada gabungan semua unsur lainnya. Pada tahun 1961, isotop karbon-12 dipilih untuk menggantikan oksigen sebagai standar relatif yang mengukur berat atom dari semua unsur lainnya. Karbon-14, yang bersifat radioaktif, adalah isotop yang digunakan dalam penanggalan radiokarbon dan penandaan radio.

4 Sifat kekhasan Atom Karbon

Karbon adalah salah satu jenis atom yang ada di bumi ini. Dengan posisi atom yang strategis, tak heran jika karbon ini memiliki sifat khas yang begitu istimewa. Tercatat setidaknya ada empat sifat khas yang melekat. Atom karbon memiliki sifat-sifat seperti berikut ini:

1. Memiliki 4 Elektron Valensi

Pertama atom karbon mempunyai elektron valensi sebanyak 4 elektron. Dengan memiliki 4 elektron valensi, maka atom karbon hanya membutuhkan setidaknya 4 elektron lagi untuk bisa mencapai kestabilan. Dimana empat elekron ini harus bisa berkaitan secara kovalen. Menariknya sifat khas atom karbon ini tidak dimiliki oleh atom atom lain yang mampu membuat ikalan kovalen 4 buah dengan aturan oktet sehingga ini menjadi sifat khas dari karbon. Molekul keadaan padat yang hanya terdiri dari atom karbon terikat membentuk tetrahedral atau bentuk heksagonal, tergantung pada status fisik zat tersebut.

2. Memiliki Unsur Atom yang Relatif Kecil

Kedua karbon umumnya memiliki unsur atom yang relatif kecil sehingga senyawa karbon cukup stabil di bawah STP. Dilihat dari segi konfigurasi elektronnya, dimana karbon terdapat pada periode ke 2, atom karbon ini memiliki kulit atom sebanyak dua buah.

Dimana adanya kulit atom yang berjumlah dua buah ini maka tak heran jika jari-jari atomnya kecil dan menyebabkan kovalen dari karbon ini menjadi lebih relatif kuat. Selain itu hal ini memungkinkan ikatan kovalen rangkap.

3. Membentuk Rantai Karbon

Yang ketiga atom karbon ini mampu membentuk rantai karbon disebut katenasi. Baik ikatan tunggal, rangkap dua, maupun rangka tiga. Proses katenasi adalah dasar untuk pembuatan senyawa organik dan studi kimia organik. Meskipun unsur lain seperti silikon atau germanium mampu membatasi katenasi, karbon juga dapat membentuk rantai dengan ukuran tak terbatas. Selain itu, hanya karbon yang dapat mengikat ikatan rangkap dua dan rangkap tiga sedangkan unsur-unsur lainnya hanya dapat membentuk ikatan tunggal.

4. Beragam Bentuk Fisik

Sebagai unsur biokimia allotropik, karbon ada dalam berbagai bentuk fisik, meskipun secara kimiawi mereka serupa. Karbon ada sebagai grafit, intan atau residu karbon yang tertinggal ketika senyawa berbasis karbon mengalami panas dan tekanan. Grafit, yang ada dalam struktur seperti lembaran, lunak dan menghantarkan listrik. Sebaliknya, berlian sangat keras, tidak menghantarkan listrik, dan lembam. Residu karbon termasuk batubara, arang dan zat lain yang digunakan manusia untuk energi.

Sifat dan kegunaan

Berdasarkan berat, karbon berada di urutan ke-19 dalam urutan kelimpahan unsur dalam kerak bumi, dan diperkirakan ada 3,5 kali lebih banyak atom karbon daripada atom silikon di alam semesta. Hanya hidrogen, helium, oksigen, neon, dan nitrogen yang secara atom lebih berlimpah di kosmos daripada karbon. Karbon adalah produk kosmik dari “pembakaran” helium, di mana tiga inti helium, nomor atom 4, berfusi untuk menghasilkan inti karbon, nomor atom 12.

Di kerak bumi, unsur karbon adalah komponen minor. Namun, senyawa karbon (mis., Karbonat magnesium dan kalsium) membentuk mineral umum (mis., Magnesit, dolomit, marmer, atau batu kapur). Karang dan cangkang tiram dan kerang pada dasarnya adalah kalsium karbonat. Karbon didistribusikan secara luas sebagai batu bara dan dalam senyawa organik yang membentuk minyak bumi, gas alam, dan semua jaringan tanaman dan hewan.

Urutan alami dari reaksi kimia yang disebut siklus karbon – yang melibatkan konversi karbon dioksida atmosfer menjadi karbohidrat oleh fotosintesis pada tanaman, konsumsi karbohidrat ini oleh hewan dan oksidasi mereka melalui metabolisme untuk menghasilkan karbon dioksida dan produk lainnya, dan pengembalian karbon dioksida ke atmosfer — adalah salah satu yang paling penting dari semua proses biologis.

Leave a Comment