Apakah Aspartam Buruk Untuk Anda?

Apakah Aspartam Buruk Untuk Anda?

Dengan berbagai penelitian yang memperdebatkan efek aspartam, semua orang sekarang bertanya-tanya apakah itu memang buruk bagi tubuh. Artikel ini mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

Aspartam terdiri dari 2 asam amino, asam aspartat dan fenilalanin. Ini sekitar 200 kali lebih manis dari gula. Oleh karena itu, biasanya digunakan sebagai pemanis buatan di banyak makanan dan minuman. Ini telah menjadi bahan permanen dalam soda diet, permen karet bebas gula, dan produk sejenis lainnya. Itu dijual dengan merek NutraSweet® dan Equal®. Banyak konsumen yang menggunakan produk ini sebagai alternatif pengganti gula, terutama mereka yang menderita diabetes atau sedang berusaha menurunkan berat badan. Sejak aspartam disetujui sebagai pengganti gula oleh FDA pada tahun 1974, ada beberapa perdebatan yang mempertanyakan apakah itu buruk bagi Anda atau aman untuk dikonsumsi.

Peraturan FDA

Aspartam telah diuji keamanannya dan disetujui oleh FDA, dan telah menetapkan nilai ADI (asupan harian yang dapat diterima) pada 50 mg/kg berat badan.

Studi

Tumor otak

Sebuah penelitian yang dilakukan selama tahun 1980-an, mengaitkan penggunaan aspartam dengan peningkatan tingkat tumor otak di AS. Namun, National Cancer Institute, menunjukkan bahwa tingkat peningkatan tumor otak dimulai jauh sebelum penggunaan komersial aspartam. Juga, penelitian lain dilakukan untuk membangun hubungan antara aspartam dan tumor otak, tetapi tidak ada yang berhasil.

Kanker

Sebagian besar penelitian yang dilakukan selama ini belum dapat membuktikan bahwa penggunaan aspartam dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, penelitian masih terus dilakukan untuk menemukan hubungan antara keduanya.

Fenilketonuria (PKU)

Pada kelainan genetik langka ini, tubuh tidak dapat mencerna fenilalanin (asam amino) yang ditemukan di banyak makanan. Akibatnya, konsentrasi asam ini dalam darah meningkat. Ini mencegah penyerapan nutrisi penting oleh otak, sehingga menyebabkan gangguan perkembangan otak. Penderita PKU sebaiknya mengurangi atau menghindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung aspartam karena mengandung fenilalanin.

Gangguan lainnya

Banyak klaim telah dibuat bahwa aspartam menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti: meliputi:

  • penyakit alzheimer
  • Diabetes
  • Sindrom Perang Teluk
  • penyakit Parkinson
  • Gangguan defisit perhatian
  • Lupus
  • Cacat lahir
  • Sklerosis ganda
  • kejang
  • Perubahan suasana hati
  • Masalah pencernaan
  • Pusing
  • Sakit kepala

Namun, banyak penelitian yang dilakukan belum dapat mengkonfirmasi keabsahan klaim tersebut. Bahkan saat ini, para ahli masih mempelajari keamanan aspartam.

Tidak ada risiko kesehatan terkait penggunaan aspartam, selain potensi bahaya pada penderita PKU. Namun, jika Anda masih ragu dengan keamanannya, maka Anda dapat dengan mudah menghindari penggunaannya dengan memeriksa label sebelum membeli atau memakan makanan atau minuman.

Penafian: Artikel Ini ini hanya untuk tujuan informatif, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis ahli.

Related Posts