Sebutkan ciri-ciri insecta dan contoh hewan insecta dan jenisnya

Insecta disebut juga Heksapoda dengan kaki berjumlah 6, memiliki kelas yang besar. Merupakan satu-satunya invertebrata yang dapat terbang. Ilmu yang mempelajari insekta disebut entomologi. Ciri singkat hewan insecta diberikan sebagai berikut:

  1. Tubuh terdiri atas kepala, dada, dan perut
  2. Memiliki 3 pasang kaki pada dada
  3. Pada umumnya bersayap
  4. Permukaan tubuh tersusun atas zat kitin

Contoh insecta

Berdasarkan aktivitas metamorfosis dibedakan menjadi 3, yaitu:

  • Ametamorfosis (Ametabola) Tidak mengalami metamorfosis.
  • Metamorfosis sempurna (Holometabola). Tahapan perkembangan: telur-Iarva-pupa-imago
  • Contoh: kupu-kupu dan lalat.
  • Metamorfosis tidak sempurna (Hemimetabola). Tahapan perkembangan: telur-nimfa-imago
  • Contoh: kecoa, belalang, capung, walang sangit, dan kepik.
  • Mulut mempunyai bentuk beragam sesuai fungsinya, yaitu:

mulut penggigit, contoh: belalang, jangkrik mulut pengisap, contoh: kupu-kupu. mulut penusuk dan mengisap, contoh: nyamuk. mulut penusuk dan penjilat, contoh: lalat. Insekta digolongkan menajdi 2 subkelas sebagai berikut: a. Sub kelas Apterygota (tidak bersayap) Dikelompokkan menjadi ordo Thysanura, contohnya kutu buku (Lepisma saccharina) dan ordo Collembola, contoh Entomobryo laguna. b. Sub Kelas Pterygota (bersayap)

1) Exopterygota

a) Orthoptera

Memiliki 2 pasang sayap, mulut menggigit, metamorfosis tidak sempurna, antena panjang dan 1 pasang kaki belakang yang lebih panjang. Contoh: kecoa (Periplaneta Americana) dan jangkrik (Gryllus domesticus)

b) Ephemeroptera

Memiliki dua pasang sayap, metamorfosis tidak sempurna, 1 pasang antena pendek, mulut yang sangat kecil. Contoh Ephemera.

c) Odonata

Memiliki 2 pasang sayap jala, kepala yang dapat digerakkan bebas, metamorfosis tidak sempurna, antena pendek, larva disimpan dalam air liur atau di tanah, contoh capung (Aeshna).

d) Hemiptera

Dianggap perusak tanaman padi, mulut menusuk dan menghisap, metamorfosis tidak sempurna, 2 pasang sayap. Contoh: kutu busuk (Cimex rotundus).

2) Endopterygota

a) Lepidoptera

Memiliki 2 pasang sayap berwarna indah, mulut mengisap. Metamorfosis sempurna, memiliki antena panjang. Contoh: kupu-kupu ulat sutera (Bombyxmori).

b) Coleoptera

Metamorfosis sempurna, mulut menggigit, sayap depan tebal dan mengandung zat tanduk (elytra), sayap belakang tipis, mempunyai antena yang bervariasi. Contoh kumbang kelapa (Oryctes thinoceros).

c) Diptera

Memiliki dua pasang sayap, sayap depan transparan, sayap belakang tereduksi (halter) yang berfungsi sebagai alat keseimbangan. Mulut menusuk dan mengisap, metamorfosis sempurna. Contoh: lalat buah (Musca domestico)

d) Hymenoptera

Memiliki 2 pasang sayap, saya depan Iebih besar. Tipe mulut menusuk dan menjilat. Metamorfosis sempurna. Contoh: Iebah madu (Apis indica), semut hitam (Monomorium sp)

e) Shiponaptera

Sayap menyusut (apterus), metamorfosis sempurna, kaki belakang yang panjang, antena pendek, mulut menusuk dan mengisap. Contoh: kutu manusia (Pulex irritans) dan kutu anjing (Ctenochepalide canis).

Ciri ciri hewan insecta

Ciri ciri hewan insecta terlengkap beserta penjelasannya – insecta merupakan hewan invertebrata yang tergolong dalam kelompok arthropoda. Arthropoda ini dibedakan jadi 4 kelas, salah satu diantaranya ialah insecta. Sementara untuk anggota insecta lain ialah arachnida, crustacea dan myriapoda. Sesudah kalian tau mengenai hewan insecta termasuk arthropoda, selanjutnya kita mengenal lebih dulu tentang ciri insecta sendiri. Berikut ini mengenai Ciri ciri hewan insecta terlengkap beserta penjelasannya.

Sebagian besar anggota subfilum Heksapoda adalah serangga (kelas Insecta). Bahkan, lebih dari setengah dari semua organisme yang dikenal adalah insecta. Mungkin ada lebih dari 10 juta spesies insecta di dunia, sebagian besar dari mereka belum diidentifikasi. Sudah jelas bahwa insecta, dan bukan manusia, adalah kehidupan yang mendominasi di Bumi.

Tubuh terdiri atas kepala, dada dan perut

Struktur tubuh pada hewan insecta ini tersusun dari kepala, dada dan kemudian perut. Pada hewan insecta di bagian kepala, dada dan juga perut mudah sekali dibedakan sebab terlihat sekali perbedaannya bila kita lihat tanpa bantuan dari mikroskop. Untuk bagian kepala dan dada bersatu.

Terdapat 3 pasang kaki di thoraks (dada)

Kaki yang ada 3 pasang di thoraks (dada) ditunjukkan dengan banyaknya thoraks yang mempunyai ruas sebanyak 3. Dengan begitu maka letak kaki yang jumlahnya 3 pasang di thoraks ini sudah sesuai pada bentuk fisik hewan insecta.

Ada empat tipe mulut

Menurut tipe mulutnya, hewan ini dibagi jadi 4, diantaranya :

  • Tipe mulut penggigit : untuk tipe mulut ini rahangnya atas serta rahang bawah kuat. Contohnya seperti mulut hewan penggigit yakni belalang, jangkrik dan semut.
  • Tipe mulut penusuk serta penghisap : tipe ini mulutnya runcing dan panjang. Contoh untuk tipe mulut hewan seperti ini penghisap dan penusuk yakni kutu dan nyamuk.
  • Tipe mulut penghisap : sementara untuk tipe mulut yang seperti belalai panjang yang bisa digulung. Misalnya seperti pada hewan penghisap yakni kupu.
  • Tipe mulut penjilat : yakni bagian mulut lengkap dengan penjilat dan bibir. Contoh dari hewan jenis tipe ini mulut penjilat yakni lalat.

Ada dua pasang sayap

Ada 2 pasang sayap untuk hewan insecta yakni untuk memudahkan hewan insecta dalam berpindah tempat. Selain jumlahnya yang ada 2 pasang supaya bisa menopang dan juga menjaga keseimbangan dari terbang.

Proses berkembang biak melalui 3 tipe kategori

Pada ciri ciri untuk hewan insecta, proses berkembang biaknya bisa dibedkan menjadi tiga kelompok, yakni :

  • Metamorfosis sempurna (hlometabola) : yakni tahap perkembangbiakan untuk hewan insecta yang mencakup telur jadi sebuah pupa maupun kempompong serta imago (dewasa) misalnya seperti hewan metamorfosis sempurna yakni kupu-kupu, lalat dan nyamuk.
  • Metamorfosis tidak sempurna (hemimemetabola) : yakni tahap perkembangbiakan insecta mencakup telur jadi nimfa kemudian diakhiri dengan imago. Contoh hewan metamorfosis tidak sempurna ini ialah belalang dan jangkrik.
  • Tidak terjadi metamorofsis (ametabola) : yakni tak ada pergantian dari bentuk dan cukup bertambah besar saja dalam tipe perkembangbiakan insecta tipe ini. Seperti contoh hewa yang tidak terjadi metamorfosis yakni kutu buku.

Perkembangbiakan hewan insecta

Hampir semua insecta bereproduksi secara generatif. Beberapa juga dapat bereproduksi secara vegetatif. Contoh dari siklus hidup insecta ditunjukkan pada Gambar di bawah ini.

Siklus Hidup Serangga
Siklus Hidup Serangga. Diagram ini merupakan siklus hidup nyamuk. Kebanyakan serangga memiliki siklus hidup yang sama.

Ketika telur insecta menetas, larva muncul. Larva makan dan tumbuh dan kemudian memasuki tahap pupa. Pupa adalah tahap yang dapat bergerak dan dapat terbungkus dalam kepompong. Selama tahap pupa, insecta berjalan melalui metamorfosis. Jaringan dan pelengkap dari larva terpecah dan mereorganisasi ke bentuk dewasa. Bagaimana transformasi seperti ini biasa berkembang? Metamorfosis sebenarnya sangat menguntungkan. Hal ini memungkinkan fungsi yang harus dibagi antara tahap kehidupan. Setiap tahap dapat berkembang adaptasi sesuai untuk fungsi-fungsi tertentu tanpa mempengaruhi adaptasi dari tahap lainnya.

Cara hewan insecta terbang

Alasan utama bahwa insecta telah begitu sukses adalah kemampuan mereka untuk terbang. Insecta adalah satu-satunya invertebrata yang dapat terbang dan hewan pertama yang mengembangkan penerbangan. Penerbangan memiliki keuntungan penting. Ini adalah cara yang menjamin untuk melarikan diri dari predator non-terbang. Hal ini juga membantu dalam mencari makanan dan pasangan.

Insecta umumnya memiliki dua pasang sayap untuk terbang. Sayap adalah bagian dari eksoskeleton dan melekat pada thoraks. Sayap insecta menunjukkan banyak variasi. Seperti yang Anda lihat pada gambar di bawah ini, sayap kupu-kupu tipis seperti kertas, sedangkan sayap kumbang seperti baju besi. Tidak semua sayap insecta bekerja dengan cara yang sama, baik. Mereka berbeda dalam bagaimana otot yang melekat dan apakah dua pasang sayap bekerja secara mandiri atau bersama-sama. Selain penerbangan, sayap melayani fungsi lainnya. Mereka dapat melindungi tubuh (kumbang), berkomunikasi secara visual dengan insecta lain (kupu-kupu), atau menghasilkan suara untuk menarik pasangan (katydid).

sayap serangga
Bentuk dan Fungsi pada Serangga sayap. Kumbang, kupu-kupu, dan katydids semua memiliki dua pasang sayap yang mereka gunakan untuk terbang. Namun, sayap sangat berbeda karena mereka memiliki fungsi lain juga.

Manfaat Insecta

Kebanyakan manusia berinteraksi dengan insecta setiap hari. Banyak dari interaksi ini tidak berbahaya dan sering luput dari perhatian. Namun, insecta menyebabkan manusia banyak kerugian. Mereka menyebarkan penyakit manusia. Misalnya, penyakit pes yang mematikan dari abad pertengahan yang disebarkan oleh kutu. Hari ini, jutaan orang meninggal setiap tahun akibat malaria, yang disebarkan oleh nyamuk. Insecta juga memakan tanaman kita. Kadang-kadang mereka melakukan perjalanan dalam kawanan besar yang benar-benar mengikis tanah semua bahan tanaman. Di sisi lain, kita bergantung pada insecta untuk makanan yang kita makan. Tanpa insecta untuk penyerbukan mereka, tanaman berbunga yang banyak kita tanam tidak bisa bereproduksi.

Jenis hewan insecta dan contohnya

Berikut ini beberapa contoh spesies dari insecta yang kerap kita jumpai disekeliling kita, yakni :

1. Capung

Capung ialah kelompok dari serangga yang tergolong kedalam ordo odonata. Habitat dari capung sendiri sudah menyebar luas, diantaranya kebun, sawah, hutan, dan bahkan pekarangan rumah.

Serangga ini terjadi metamorfosis tak sempurna dan untuk siklus hidupnya sebagian besar dihabiskan di dalam air berbentuk nimfa. Hewan ini menempatkan telurnya di tumbuhan air sesudah menetas, larva capung ini bisa hidup di dasar perairan lalu berkembang jadi nimfa hingga akhirnya jadi capung dewasa.

Kupu-kupu

Kupu-kupu tergolong ke dalam ordo laidoptera. Hewan ini kerap dikenal pula serangga bersayap sisik. Secara umum, untuk jenis serangga yang ini aktif di siang hari serta akan beristirahat dengan cara menegakkan sayapnya indah.

Belalang

Belalang adalah hewan yang tergolong dalam ordo orthoptera. Cirinya ialah mempunyai sepasang antena yang fungsinya menjadi detektor dari sentuhan, getaran, suhu, makanan dan hingga pergerakan udara.
Serangga ini mempunyai 3 bagian tubuh khusus, yakni kepala, dadar dan perut. Jumlahnya kaki ada 3 pasang, yang mana kaki belalang berfungsi untuk melompat serta depannya untuk berjalan.

Semut

Semut tergolong jenis ordo hymenoptera. Jumlah dari spesies semut bisa mencapai 12.000 serta berkembangbiak secara baik di daerah tropis. Semut merupakan serangga berkoloni, yakni saty koloninya bisa menguasai daerah kekuasaan luas. Meski ukuran tubuhnya kecil namun semut adalah hewan terkiat di dunia. Sebab semut jantan bisa menangkap bebasn 50 kali lipat dari tubuhnya.

Kumbang

Kumbang ini juga termasuk serangga jenis ordo coleoptera, yakni ordo paling besar sendiri dari serangga. Ada kurang lebih 40% spesies serangga yang telah teridentifikasi yakni kumbang. Kumbang ini ada beberapa jenis, diantaranya parasit, yani memakan bangkai, jamur dan predator invertebrata.

Wereng

Wereng ialah serangga penghisap cairan tumbuhan dan tergolong kedalam hemipetra. Wereng adalah agen pembawa penyakit dalam tumbuhan, terutama fitoplasma yang hidup pada jaringan pembuluh tapis tumbuhan serta akan ditularkan wereng ketika menyerap cairan batang tumbuhan. Jenis wereng ini jadi hama di padi yakni wereng hijau, dan wereng coklat.

Wah, ternyata tak hanya arthropoda saja ya kawan yang mempunyai ciri anggota setiap kelas arthropoda mempunyai kelas sendiri-sendiri. Salah satunya ini yang sudah kita pelajari yakni Ciri ciri hewan insecta terlengkap beserta penjelasannya. Ada banyak sekali jenis jenis hewan insecta ini, dan sudah kita bahas diatas. Semoga bermanfaat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *