Gejala Sakit Mata

Artikel ini memberikan beberapa informasi tentang gejala sakit mata. Ini juga termasuk penyebab dan tindakan pencegahannya.

Sangat penting untuk mengenali gejala sakit mata pada tahap awal, karena ini adalah infeksi mata yang menular. Ini adalah infeksi mata di mana ada peradangan pada lapisan tipis kelopak mata bagian dalam dan bola mata. Selain itu, ini adalah salah satu masalah mata yang paling umum dan orang yang terkena mungkin merasa sulit untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Infeksi menyebar dengan cepat. Mata merah atau konjungtivitis sering menyebabkan rasa sakit di mata. Konjungtivitis adalah infeksi mata yang menyebar ke seluruh mata atau kedua mata di mana mata menjadi merah dan berair. Terkadang dalam kasus yang parah, mungkin ada keluarnya nanah dari mata.

Penyebab

Nyeri sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus di mata, alergi atau faktor lain seperti kekeringan. Konjungtivitis bakteri dapat terlihat pada individu di mana faktor-faktor yang menyebabkan infeksi adalah; sinusitis, kabut asap, lensa kontak, tiroid, sinar ultraviolet, dan paling sering kontak dengan orang yang terkena konjungtivitis. Penyebab konjungtivitis virus termasuk pilek, tenggorokan yang buruk, atau infeksi lainnya. Reaksi alergi karena polutan atau kosmetik, asap, debu, klorin kolam, obat-obatan, dll., Menyebabkan konjungtivitis alergi. Paparan mata ke komputer atau televisi dapat membuat mata tegang dan menyebabkan rasa sakit.

Gejala

Untuk mengenali gejala sakit mata sangatlah mudah. Seseorang dapat mengalaminya selama maksimal 2 minggu sampai pemulihan total. Gejala akan terlihat sebagian besar selama 5 hari pertama infeksi.

  • Orang mungkin menemukan mata berubah warna menjadi merah darah.
  • Mungkin juga ada sedikit ketidaknyamanan di mata.
  • Mata akan menjadi sangat gatal.
  • Penglihatan mungkin menjadi agak kabur dan mungkin sulit untuk melihat dengan jelas.
  • Paparan sinar matahari atau cahaya keras lainnya bisa jadi tak tertahankan.
  • Seseorang mungkin merasakan sensasi terbakar di mata.
  • Seseorang mungkin merasa sulit untuk membuka matanya saat bangun di pagi hari, atau keluarnya cairan berwarna hijau atau putih yang lengket dapat diamati.
  • Akan ada keluarnya cairan dari mata.
  • Sakit tenggorokan dan hidung meler mungkin juga dialami.
  • Pada kasus yang parah, seseorang yang terkena infeksi mata juga bisa mengalami penurunan penglihatan dan menghambat penglihatannya.

Perlakuan

Pada pengamatan gejala, seseorang perlu berkonsultasi dengan dokter segera. Dokter akan meresepkan antibiotik, obat tetes mata, atau krim mata untuk menyembuhkan infeksi. Saat menjalani perawatan, seseorang juga dapat mengikuti beberapa hal sederhana seperti sering mencuci mata dan meletakkan kain hangat di atasnya.

Pencegahan Sakit Mata

Konjungtivitis menular dan menyebar dengan sangat cepat. Yang terbaik adalah mencegah sakit mata, daripada terkena dampaknya. Handuk, saputangan, kacamata hitam, kosmetik, bantal, dan sprei, tidak boleh digunakan bersama dengan orang yang terkena. Barang-barang yang disentuh oleh orang yang terkena harus didesinfeksi dengan benar karena ada kemungkinan infeksi menyebar. Sering-seringlah mencuci muka dan tangan dengan sabun dan air antiseptik. Lindungi mata dari polusi dengan memakai kacamata hitam. Jika seseorang terkena kondisi ini, semua riasan mata dan lensa kontak harus dibuang karena masih bisa membawa kuman.

Ingat, penting untuk mengikuti rutinitas perawatan mata yang tepat dan menjaga kebersihan yang baik jika seseorang terkena sakit mata atau dekat dengan orang yang membawa infeksi. Pastikan untuk tinggal di rumah sampai infeksi sembuh total karena ini akan mencegah penyebaran yang sama. Kenakan kacamata hitam jika bepergian. Mereka akan melindungi mata. Jangan puas dengan obat yang dijual bebas tanpa saran dokter.

Penafian : Artikel Ini ini hanya untuk tujuan informatif, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis ahli.