Organisme Uniseluler dan Organisme Multiseluler: ciri, contoh

Organisme Uniseluler dan Organisme Multiseluler: ciri, contoh

Organisme uniseluler dan Organisme Multiseluler

Perbedaan mendasar antara Organisme Uniseluler dan Organisme Multiseluler adalah bahwa organisme uniseluler adalah organisme yang terdiri dari satu sel, misalnya bakteri dan ragi; organisme multisel adalah mereka yang terdiri dari dua atau lebih sel, misalnya hiu, burung pemakan bangkai, kayu putih.

Apa itu organisme uniseluler?

uniseluler adalah organisme mikroskopis yang mengumpulkan semua fungsi vitalnya dalam satu sel. Hampir semua organisme prokariotik (memiliki sel tanpa inti sel) dan beberapa organisme eukariotik (memiliki sel dengan inti sel) adalah uniseluler.

Di dalam kerajaan Monera, semua bakteri adalah organisme uniseluler, misalnya escherichia coli, salmonella typhi, dan semua archaea, misalnya archaea metanogenik . Di dalam kerajaan jamur, ragi, misalnya Pichia, saccharomyces cerevisiae (ragi bir); dalam kerajaan Protista, protozoa, misalnya paramecium dan dinoflagellata.

Ciri-ciri organisme uniseluler

  • Mereka hadir di semua ekosistem.
  • Jumlah mereka jauh melebihi organisme multisel.
  • Mereka dianggap lebih primitif daripada organisme multisel.
  • Mereka bereproduksi secara aseksual.
  • Ada organisme uniseluler heterotrofik dan autotrofik.
  • Mereka dapat berkelompok bersama membentuk koloni.

Contoh organisme uniseluler

Amuba

Cyanidiophytina

Ragi

archaea

diatom

mikroalga

Bakteri

Dinoflagellata

paramecium

Chlorella

Euglena

protozoa

 

  • Baca Juga : Organisme uniseluler

Apa itu organisme multiseluler?

Organisme multiseluler terdiri dari dua atau lebih sel yang berspesialisasi dalam fungsi vital yang berbeda (neuron, sel epitel, sel darah merah). Sel-sel khusus ini membentuk jaringan yang pada gilirannya membentuk organ makhluk hidup.

Semua hewan dan tumbuhan adalah organisme multisel, misalnya mamalia seperti singa, amfibi seperti katak, pohon seperti pohon ek, dan tumbuhan perdu seperti bawang . Beberapa jamur dan beberapa organisme dari kerajaan Protista juga multiseluler, misalnya jamur, dan alga.

Ciri-ciri organisme multiseluler

  • Mereka juga disebut multiseluler.
  • Mereka adalah organisme eukariotik.
  • Mereka terdiri dari sel-sel khusus yang bisa sangat berbeda satu sama lain.
  • Sel-sel penyusunnya saling berhubungan dan saling membutuhkan.
  • Mereka adalah organisme mikroskopis yang lebih kompleks dan berkembang daripada organisme uniseluler.
  • Mereka awalnya muncul dari satu sel yang mengalikan melalui mitosis atau meiosis.

Contoh organisme multiseluler

Alpukat

kelp

Anjing

Alga coklat

Selada

Porfira

Kuda

bunga aster

portobello

Ayam

Nyamuk

ek

Burung gereja

nematoda

jamur Cina

Hydrangea

Palmaria palmata

truffle hitam

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *