Apa fungsi Tulang belikat

Tulang belikat

Tulang belikat (scapula), salah satu dari dua tulang besar bahu korset di vertebrata. Pada manusia Tulang belikat berbentuk segitiga dan berbaring di punggung atas antara tingkatan tulang rusuk kedua dan kedelapan. Permukaan posterior tulang belikat disilang miring oleh punggung yang menonjol, tulang belakang, yang membagi tulang menjadi dua area cekung, fossa supraspinous dan infraspinous.

Tulang belikat ada di bagian belakang tulang rusuk yang atas, yang bisa dipakai menjadi penghubung antara tulang klavikula dengan tulang humerus (tulang lengan). Berikut pembahasannya mengenai fungsi tulang belikat.

Tulang belikat berfungsi atas beberapa gerakan yang merupakan bagian integral dari gerakan harian dan gerakan anggota gerak atas yang halus. Busur dan retraksi tulang belikat membantu dengan pergerakan korset dada dan otot-otot dada baik maju dan mundur, masing-masing. Elevasi dan depresi tulang belikat membantu pergerakan seluruh kapsul bahu ke atas dan ke bawah, terlihat dalam gerakan seperti mengangkat bahu.

Rotasi ke atas dan ke bawah dari tulang belikat membantu dengan stabilisasi kapsul bahu selama gerakan lengan yang berlebihan. Rotasi ke atas dari tulang belikat terjadi ketika lengan bergerak ke atas dan ke luar secara bersamaan. Gerakan yang tampaknya sederhana ini membutuhkan stabilisasi bahu yang signifikan karena seluk-beluk humerus dan tulang belikat. Stabilitas yang sama diperlukan untuk rotasi tulang belikat ke bawah ketika lengan bergerak ke bawah dan ke dalam secara bersamaan.

Kompleksitas ritme antara tulang belikat dan humerus disebut ritme scapulohumeral, yang merupakan fokus besar pengobatan dalam banyak sesi terapi untuk disfungsi bahu. Seperti disebutkan, ini sering merupakan gangguan krusial pada mereka yang dipengaruhi oleh peristiwa neurologis seperti stroke karena penyumbatan saraf dan suplai darah ke daerah ini.

Mekanisme tambahan yang dimainkan tulang belikat besar adalah ritme scapulothoracic, yang merupakan interaksi tulang belikat dengan vertebra toraks. Mirip dengan ritme scapulohumeral, hubungan ini sangat penting untuk stabilitas sendi bahu secara keseluruhan.

Bagian-bagian Tulang belikat

Permukaan di bagian tulang belikat dibagi menjadi dua bagian, diantaranya :

Permukaan anterior.

Permukaan anterior ini dikenal menjado fosa subs-kapularis yang berada di dekatnya iga dan menjadi tempat melekatnya otot subscapiluraliss.

Permukaan posterior.

Pada permukaan ini ada sejumlah belebas bernama “spina” dari tulang belikat yang bisa berjalan menyeberangi permukaam spina hingga berakhir pada proses akronium yang bisa menutupi sendi bahu. Belebas tersebut menjadi sejumlah bagian, diantaranya :

  • Proseus akronim. Yakni yang bisa menutupi sendi bahu, belebas tersebut dibagai beberapa bagian lagi diantaranya fosaa siprapinosus dan fossa infrapinosus. Untuk manusia dan hewan karnivora mempunyai sedikit perbedaan mengenai tulang belikat, yakni ujungnya ada acronym.
  • Processus coracoideus. Yakni sebuah tonjolan yang berasal dari bagian khusus belikat sendiri yang ditempeli otot yaitu otot coracobrachialis.

Di bagian permukaannya mempunyai bentuk yang tidak sama khususnya di bagian tulang belakang yang bisa mengakibatkan kepala menahan 2 proses berikut ini :

  • Acromion. Mempunyai ciri lumayan besar dan persegi panjang segitiga sama dimana menjadi lanjutan dari tulang belikat yang berhubungan dengan klavikula guna membentuk sendi acromioclavicular yang bisa membentuk ujung bahu.
  • Coracoid. Bisa membentuk lengkungan yang bisa melengkung keatas dan kebawah tulang selangka.

Otot Tulang belikat

Berikut ini adalah otot otot yang telah melekat di tulang belikat, diantaranya:

  • Otot pectrolis minor
  • Otot coracobrachialis
  • Otot seratus anterior
  • Otot tricep brachii
  • Otot biceps brachii
  • Otot subtulang belikatris
  • Otot rhomboideus major
  • Otot rhomboideus minor
  • Otot levator tulang belikate
  • Otot trapezius
  • Otot deltoideus
  • Otot supraspinatus
  • Otot infraspinatus
  • Otot teres minor
  • Otot teres mayor
  • Otot omohyoideus

Tubuh Tulang belikat

Punggung dan kosta tersebut adalah dua permukaan yang bisa membentuk tulang punggung. Dibentuk proses segitiga yang memang luar biasa tersebut maka dibentuk;ah 2 possae yang bernama tulang skapla. Yakni menjadi pembatas yang melintasi permukaan dosal mengarah tubuh miring lateral dan agak ke bagian keatas. Pembetntangan dilakukan perbatasn vertebrata pada pusat tepi glenoid posterior dilakukan tulang belakang.

Kedudukan terbesar tulang belikatr ini memisahkan tulang belakang dan tepi glenoid. Di kedudukan tulang belikatr tersebut pemuluh mlintang dan saraf supra-tulang belikatr sementara bagian tulang belakang untuk permukaan dorsal dibagi 2 yakni supraspinata dan fosaa infraspinous. Keduannya akan saling berhubungan lewat satu kedudukan tulang belikatr dimana permukaan dorsal mempunyai tepi atas dan tepi bawah yang paling berbibir sehingga bisa secara mudah melayani penyisipan trapezium dan deltoid masing masing asalnya.

Pada fase fosaa subtulang belikatris tersebut mempunyai batas media yang pembentukannya dimulai dari tepi bibir anterior yang ada di margin vertebral yang memberikan serat serat penyisipan otot sepanjang serat tersebut. Pada daerah penyisipan otot tersebut ada di lantai fossa subtulang belikatris dimana otot tersebut terpasang di persimpangan tendon otot dengan meninggalkan jejak mereka di permukaan tersebut tulang dalam sekumpulan 3 atau 4 baris kasar yang mengumpul ke bagian leher.

Penulangan Tulang belikat

Osifikasi/ proses pembentukan tulang tersebut berawal dengan bagian dalam tubuh belikat di 2 bulan proses kehidupan janin. Di saat melahirkan tulang-tulang maka keadaannya masih rawan, yakni seperti melahirkan kepala, tulang belakang, leher dan proses coracoid yang diartikan dengan baik yang dalamnya ada margin vertebral, rongga glenoid, sudut inferior, akronim dan proses coracoid sendiri.

Pusat bagian atas dan interior dari coracoid inilah yang pertama kali muncul, sementara untuk fusi di sepanjang garis miring tersebut terkemuka mulai dari tepi paling atas rongga genoid menuju pada tubekulum conoid dan selesai di tahun ke 15. Untuk acromion sendiri meskipun usia manusia etelah pubertas maka akronim masih btetap sifatnya rawan.

Batas Tulang belikat

Di tulang selukat mempunyai perbatasan jadi masih dalam batas tertentu yang dikenal dengan tulang belikat, diantaranya :

  • Perbatasan vertebralis. Yakni perbatasan yang sangat panjang dan terdiri atas 3 perbatasan tulang belikat.
  • Perbatasan unggul. Yakni perbatasan yang memiliki ciri lebih tipis dan tajam. Fungsinya akan menstabilkan sendi di bahu.
  • Perbatasan lateral. Perbatasan tersebut ini berhubungan dengan bentuk lekukan dan memanjang dari sudut lateral ke sudut inferior.

Fungsi Tulang Belikat

Tulang belikat mempunyai fungsi :

  • Menjadi perlekatan untuk sejumlah otot
  • Menjadi perlekatan sebagai tenden yang terdapat di lengan
  • Menjadi perlekatan sebagai tenden yang ada di leher
  • Menjadi perlekatan sebagai tenden yang ada di dada
  • Membantu untuk melakukan sebuah gerakan di lengan serta diisi dengan otot jadi mempunyai permukaan yang kuat.

Sekian, mungkin yang dapat penulis sampaikan tentang 6 fungsi tulang belikat dan letaknya. Semoga dari penjelasan yang telah kami paparkan ini dapat menambah wawasan kalian semua. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa tuang belikat ini memang difungsikan untuk membantuk bergeraknya bagian tangan sehingga akan membuat tangan kita menjadi mudah sekali melakukan sebuah gerakan. Terima kasih.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *