Anatomi lidah dan fungsinya

Lidah adalah struktur organ berotot yang terletak di dasar mulut, sangat mudah bergerak. Lidah merupakan organ aksesori manusia penting dalam fungsi motorik seperti bicara, mengunyah, dan menelan. Bersamaan dengan pipi, lidah dapat memandu dan mempertahankan makanan antara gigi atas dan bawah sampai pengunyahan selesai. Motilitas lidah membantu dalam menciptakan tekanan negatif di dalam rongga mulut dan dengan demikian memungkinkan bayi untuk menyusu.

Terutama penting sebagai organ indera perifer, lidah mengandung kelompok sel epitel khusus, yang dikenal sebagai pengecap, yang membawa rangsangan dari rongga mulut ke sistem saraf pusat. Selain itu, kelenjar lidah menghasilkan air liur yang diperlukan untuk menelan.

Secara anatomi, lidah terdiri dari massa otot lurik (bergaris) yang terjalin diselingi dengan lemak. Selaput lendir yang menutupi lidah bervariasi di berbagai daerah. Lidah melekat pada rahang bawah, tulang hyoid (tulang berbentuk U antara rahang bawah dan laring), tengkorak, langit-langit lunak, dan faring oleh otot ekstrinsiknya. Ini terikat ke dasar mulut dan ke epiglotis (sepiring tulang rawan yang berfungsi sebagai penutup untuk laring) dengan lipatan selaput lendir.

Pada saat sakit kita tidak dapat merasakan enaknya makanan yang kita makan. Semua makanan terasa sama yaitu pahit. Kita tidak dapat merasakan rasa manis, asin, pedas atau rasa yang lain. Semua makanan terasa pahit dimulut. Demikian juga apabila kita sedang mengalami sariawan, kita akan merasa kesulitan dalam melakukan pengunyahan terhadap makanan yang kita makan.

Apalagi jika sariawan tersebut terjadi pada lidah, rasa sakitnya bukan main. Kita tidak bisa menempatkan makanan untuk mudah dikunyah. Makanan langsung kita telan meskipun belum halus benar. Biasanya dalam kondisi ini kita baru ingat bahwa kita punya lidah yang harus dijaga supaya tetap sehat. Kita bersyukur pada Tuhan yang Maha Esa telah diberi kesehatan sehingga kita merasa nikmat dalam menikmati makanan yang kita makan. Agar dapat lebih bersyukur lagi marilah kita pelajari fungsi lidah dalam pencernaan makanan .

Selain gigi di dalam mulut terdapat lidah. Fungsi lidah selain mengecap rasa makanan juga membantu gigi untuk menghaluskan makanan dengan cara mengaduk dan membalik, serta memposisikannya sesuai dengan gerakan gigi. Selain itu lidah juga membantu proses penelanan, dan mengaktifkan kelenjar ludah. Pada lidah terdapat papila dan tunah pengecap. Pada bagian pangkal lidah untuk mengecap rasa pahit, bagian samping dalam untuk rasa asam, bagian depan samping untuk rasa asin, dan ujung lidah untuk merasakan rasa manis.

Lidah mempunyai peran yang sangat penting dalam menjalankan fungsi sebagai pengumpan makanan untuk dikunyah gigi, fungsi sensor pengecapan yang membedakan berbagai rasa, dan membantu proses penelanan makanan. Bentuk lidah mengikuti lengkung dalam mandibula, dengan bagian-bagian terdiri dari :

Lidah
Gambar. Lidah
  • Pangkal lidah (radix lingua base): Melekat pada oss hyoid oleh otot hyoglossus dan genioglossus, melekat pada epiglottis dengan mukosa glossoepiglottis, melekat pada palatum molle oleh arkus glossopalatinus.
  • Ujung lidah (apex linguae) : Bagian lidah yang tipis, berada sisi dalam pada permukaan gigi depan.
  • Punggung lidah (dorsum linguae) : Terdapat parit (sulcus linguae) persis di tengah pungung lidah membelah lidah simetris menjadi 2 bagian. Pada punggung lidah dipenuhi papila-papila sensor yang berfungsi indera pengecapan. Ada beberapa jenis papila yang memenuhi seluruh permukaan yaitu filiformis, fungiformis, sirkumvalata dan folioformis.

Demikian dulu artikel kita kali ini, mudah-mudahan artikel selanjutnya lebih baik lagi dan bermanfaat. Karena saya akan mencoba menulis mengenai fungsi esophagus dan lambung. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan