Tujuan Penyusunan Periodisasi Sejarah

Ada pepatah mengatakan bahwa bangsa yang baik adalah bangsa yang tidak pernah lupa akan sejarah tentang negaranya. Begitu pula indonesia. Indonesia mempunyai banyak sejarah yang tidak boleh dilupakan begitu saja.

Dengan mempelajari dan mengingat sejarah tersebut, para pelajar dan penerus bangsa akan lebih belajar untuk menghargai dan meningkatkan rasa nasionalisme terhadap bangsa indonesia.

Sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh pihak asing yang kemungkinan bisa merebut kembali bangsa indonesia seperti saat zaman penjajahan zaman dahulu. Sejarah terbentuk karena adanya peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di masa lampau.

Pengertian dan Tujuan Periodisasi

Beberapa sejarah yang terjadi tersebut dikumpulkan sesuai dengan waktu dan peristiwa yang terjadi. Pengelompokan tersebut dinamakan dengan periodisasi sejarah. Periodisasi sejarah ini memang memiliki beberapa fungsi untuk para generasi penerus bangsa saat ini.

Dengan adanya periodisasi sejarah tersebut, para pelajar masa kini bisa mempelajari sejarah dengan mudah tanpa harus memilah dan memilih sejarah sesuai dengan peristiwa yang terjadi atau berdasarkan kapan terjadinya peristiwa tersebut.

Loading...

Selain itu, periodisasi sejarah ini mempermudah para pelajar untuk mempelajari sejarah secara konsisten sesuai dengan kronologi yang terjadi pada saat itu.

Komponen Periodisasi

Dalam periodisasi sejarah, terdapat dua komponen yang harus ada dalam sebuah periodisasi sejarah tersebut. Komponen tersebut ialah :

1. Kronologi

Komponen yang pertama ialah kronologi. Kronologi tentang sebuah peristiwa harus benar-benar jelas dan tidak meragukan. Data-data tersebut berasal dari beberapa sumber yang relevan serta beberapa saksi mata yang masih hidup.

Dengan adanya kronologi tersebut, seseorang bisa mudah memahami dan menggambarkan peristiwa yang terjadi di masa lampau sesuai dengan waktu yang terjadi.

2. Kronik

Komponen yang kedua, yang harus ada dalam periodisasi sejarah yakni kronik. Kronik ini menjelaskan tentang kronologi sejarah. Kronik ini menceritakan seluk beluk dalam sebuah peristiwa.

Beberapa contoh kronik ialah seperti cerita perjalanan Fa Hien menuju Tarumanegara, selanjutnya adalah kisah yang menceritakan tentang i-tsing dari cina menuju india yang melewati Sriwijaya.

Sejarah tersebut merupakan napak tilas para pahlawan yang bersedia menaruhkan harta dan nyawanya untuk melawan penjajah.

Loading...