Apakah estrogen memperburuk melasma?

Apakah estrogen memperburuk melasma?

Apakah estrogen memperburuk melasma?

Fluktuasi hormon. Ketika datang ke melasma, penelitian telah menemukan bahwa peningkatan kadar estrogen, dan peningkatan kadar progesteron pada tingkat yang lebih rendah, dikaitkan dengan peningkatan pigmentasi kulit.

Bisakah terlalu banyak estrogen menyebabkan hiperpigmentasi?

Hiperpigmentasi dan hormon Ini sangat umum di kalangan wanita dan diperkirakan terjadi ketika hormon seks wanita estrogen dan progesteron merangsang produksi melanin yang berlebihan saat kulit terkena sinar matahari. Hiperpigmentasi juga bisa menjadi efek samping dari perawatan hormon tertentu.

Apa yang terjadi jika Anda mengoleskan krim estrogen di wajah Anda?

Reseptor estrogen lebih tinggi di wajah daripada di payudara atau paha. Apakah perubahan kulit ini dapat dibalik dengan suplementasi estrogen? Dalam sebuah penelitian, krim Premarin®, yang dioleskan ke wajah selama 24 bulan, menghasilkan peningkatan ketebalan kulit yang signifikan dan pengurangan kerutan.

Amankah menggunakan krim estrogen pada wajah?

Sejumlah besar penelitian ilmiah yang diterbitkan mengkonfirmasi bahwa estrogen memberikan efek anti-penuaan yang kuat pada kulit. Aplikasi estrogen topikal telah terbukti aman dan efektif dalam mencegah penuaan kulit.

Apakah estrogen topikal aman?

Menggunakan estradiol dapat meningkatkan risiko pembekuan darah, stroke, atau serangan jantung. Anda bahkan lebih berisiko jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, jika Anda kelebihan berat badan, atau jika Anda merokok. Estradiol topikal tidak boleh digunakan untuk mencegah penyakit jantung, stroke, atau demensia.

Di mana saya harus mengoleskan krim estrogen?

Jika Anda menggunakan gel estradiol, Anda harus mengoleskannya tipis-tipis ke satu lengan, dari pergelangan tangan hingga bahu. Jika Anda menggunakan emulsi estradiol, Anda harus mengoleskannya pada paha dan betis (kaki bagian bawah). Jangan mengoleskan estradiol gel atau emulsi ke payudara Anda.

Bagaimana cara mengoleskan krim estrogen topikal?

Untuk menempatkan dosis menggunakan aplikator untuk bentuk sediaan krim dan supositoria:

  1. Bersantai sambil berbaring telentang dengan lutut ditekuk atau berdiri dengan satu kaki di atas kursi.
  2. Pegang aplikator penuh di satu tangan. Geser aplikator perlahan ke dalam vagina.
  3. Tekan plunger secara perlahan sampai berhenti.
  4. Tarik aplikator.

Kapan Anda menggunakan krim estrogen?

Untuk apa krim estrogen digunakan? Krim vagina estrogen digunakan untuk mengurangi gejala menopause seperti kekeringan pada vagina, rasa terbakar, dan gatal pada area vagina. Ini juga dapat mengurangi gejala urgensi kemih dan iritasi dengan buang air kecil.

Berapa lama krim estrogen bekerja?

Jawaban Resmi. Atrofi vagina dapat diobati dengan estrogen topikal termasuk Estrace Vaginal Cream dan dapat memakan waktu 3 hingga 4 minggu untuk mencapai efek maksimalnya.

Apa efek samping dari penggunaan krim estrogen?

EFEK SAMPING: Iritasi vagina, pusing, pusing, sakit kepala, sakit perut, kembung, mual, perubahan berat badan, peningkatan/penurunan minat seks, dan nyeri payudara dapat terjadi. Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, segera beri tahu dokter atau apoteker Anda.

Apakah menopause pernah berakhir?

Menopause adalah berhentinya periode menstruasi, ketika Anda tidak lagi berovulasi dan ovarium berhenti memproduksi estrogen. Ini adalah hal yang selamanya. Setelah menstruasi Anda berhenti, Anda seharusnya tidak mengalaminya lagi.

Bagaimana Anda tahu menopause berakhir?

Setelah Anda melewati 12 bulan berturut-turut tanpa periode menstruasi, Anda telah resmi mencapai menopause, dan periode perimenopause berakhir. Bila Anda tidak mengalami menstruasi selama lebih dari 1 tahun, Anda tidak lagi berisiko hamil. Tahun-tahun setelah menopause disebut pascamenopause.

Apa saja gejala estrogen rendah setelah menopause?

Gejala estrogen rendah

  • Hot flashes, flushes, dan keringat malam adalah gejala paling umum dari estrogen rendah. Kadang-kadang, darah mengalir ke permukaan kulit Anda.
  • Perubahan suasana hati adalah efek lain dari rendahnya estrogen. Anda mungkin merasa sedih, cemas, atau frustrasi.
  • Jaringan yang menipis dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Kulit mungkin tampak lebih keriput.

Related Posts