Sakit Perut Balita

Sakit Perut Balita

Masa kanak-kanak adalah fase nonimun, ketika sebagian besar anak menderita berbagai gangguan kesehatan. Salah satu penyakit yang paling umum adalah, sakit perut balita. Kondisi ini dapat diobati dengan pengobatan yang tepat dan diet yang tepat…

Sakit perut adalah salah satu penyakit yang dapat mempengaruhi individu dari semua kelompok umur. Sakit perut bisa menjadi kondisi yang sangat membuat frustrasi karena dapat menghentikan sementara aktivitas sehari-hari. Bayi dan balita juga tidak luput dari penyakit ini. Bahkan, sangat menyakitkan melihat seorang anak, terutama bayi, menderita sakit perut.

Untungnya, tidak seperti bayi, balita sudah bisa mengungkapkan jika mengalami rasa sakit atau tidak nyaman di bagian perut. Sakit perut dapat berlanjut selama beberapa jam tetapi dapat mereda setelah pengobatan dan istirahat. Tetapi juga penting untuk mencari bantuan medis jika ketidaknyamanan tidak hilang dan jika anak menangis tak terkendali.

Beberapa gejala sakit perut balita adalah nyeri tekan di daerah perut, kembung, muntah dan menolak makan. Balita Anda mungkin juga menangis terus menerus dan menunjukkan tanda-tanda lekas marah ketika Anda mencoba memberinya makan. Jika balita Anda terus menunjuk ke arah perutnya, maka Anda bisa menebak ada yang tidak beres. Mengamati gejala-gejala ini dapat menunjukkan bahwa anak tersebut menderita sakit perut.

Penyebab Sakit Perut pada Balita

Salah satu penyebab sakit perut yang paling umum pada balita adalah gangguan pencernaan makanan. Anak mungkin cenderung menelan makanan dengan tergesa-gesa tanpa mengunyahnya dengan benar. Makanan yang dikunyah dengan tidak benar ini mungkin tidak dapat dicerna sepenuhnya, membentuk gas dan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit.

Infeksi yang disebabkan karena virus atau bakteri juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab sakit perut pada anak. Jika anak menderita infeksi virus atau bakteri seperti keracunan makanan atau gastroenteritis, maka bisa juga menyebabkan muntah, sakit perut, dan diare.

Sembelit juga merupakan salah satu alasan utama mengapa balita mungkin menderita sakit perut. Jika anak menderita sembelit, ia mungkin mengalami sejumlah rasa sakit saat bergerak. Jadi untuk menghindari rasa sakit, anak mungkin menolak buang air besar. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan di daerah perut.

Intoleransi laktosa, perubahan pola makan dan sindrom iritasi usus besar juga merupakan beberapa faktor penyebab sakit perut pada balita. Dalam kasus yang jarang terjadi, bisul, radang usus buntu, dan cedera di perut juga bisa menjadi beberapa penyebab sakit perut pada balita.

Pengobatan Sakit Perut Balita

Sangat penting untuk mengetahui akar masalahnya dan memberikan pengobatan yang diperlukan untuk meredakan gejala sakit perut. Terkadang, sakit perut tidak begitu parah dan dapat disembuhkan dengan beberapa pengobatan rumahan yang sederhana. Diberikan di bawah ini adalah beberapa pengobatan rumah sederhana yang dapat menyembuhkan sakit perut anak Anda.

  • Beri anak Anda banyak cairan yang akan membantu membersihkan saluran pencernaan dari infeksi apa pun. Dorong anak untuk minum banyak air dan jus buah secara berkala.
  • Jahe adalah salah satu obat sakit perut kuno untuk mengobati rasa sakit dan ketidaknyamanan. Mengkonsumsi satu sendok jus jahe atau parutan jahe diketahui dapat meredakan sakit perut. Namun karena jahe memiliki rasa yang menyengat, anak-anak cenderung menolak meminumnya. Jadi campurkan setengah sendok teh madu dengan satu sendok teh jus jahe sebelum memberikannya kepada anak. Madu juga dikenal dapat meredakan gejala sakit perut.
  • Obat lain adalah dengan memberikan yoghurt anak Anda. Yogurt mengandung beberapa kultur aktif yang membantu menenangkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh infeksi. Yogurt juga membantu mengatur pencernaan makanan yang tepat.
  • Mint dan lemon adalah obat yang sangat baik untuk meredakan sakit perut pada anak-anak. Mint memiliki sifat antibiotik dan membantu menghilangkan patogen berbahaya dari saluran pencernaan. Lemon, yang merupakan sumber yang kaya asam sitrat juga menghancurkan bakteri berbahaya dan meredakan gejala sembelit. Beri anak Anda setengah gelas jus lemon yang dicampur dengan air hangat dan daun mint untuk meredakan sakit perut. Teh lemon dan mint juga memicu produksi empedu yang membantu pencernaan yang tepat.
  • Anda juga bisa memberi anak Anda larutan yang terbuat dari soda kue dan air hangat. Ini adalah metode alami dan sederhana untuk mengurangi rasa sakit. Tetapi Anda harus berkonsultasi dengan dokter anak sebelum mencoba obat sakit perut ini karena terlalu banyak soda kue juga dapat berdampak buruk pada perut anak Anda. Anda bahkan dapat memberikan air keluhan sebagai tindakan perbaikan untuk mengurangi rasa sakit.

Sakit perut balita bisa menjadi faktor yang menyusahkan bagi anak dan orang tua. Jika anak Anda menunjukkan salah satu gejala yang berhubungan dengan sakit perut dan sembuh meskipun telah dilakukan pengobatan di atas, kunjungi dokter anak yang dapat mendiagnosis penyebab pastinya dan memberikan perawatan yang diperlukan.

Related Posts