Apa itu Ujian Esai?

Beberapa ujian esai dilakukan dengan tangan.

Ujian esai adalah ujian di mana responden menjawab pertanyaan ujian dengan esai. Jenis ujian ini dirancang untuk menguji tidak hanya pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk mengatur dan menyajikan pikiran di bawah tekanan. Ujian esai juga digunakan untuk menilai kemampuan mengeja. Secara historis, responden menulis jawaban dengan tangan, secara klasik dalam “buku biru”, tetapi hari ini, banyak ujian esai diberikan di komputer, dengan responden menggunakan program pengolah kata yang sangat dasar yang memungkinkan mereka memasukkan teks, menghapus teks, memotong teks, dan tempel teks, tetapi tidak untuk melakukan tugas kompleks seperti pemeriksaan ejaan.

Siswa sering dapat mempersiapkan ujian esai dalam sastra dan mata pelajaran lainnya.

Dalam ujian esai, peserta tes diberikan prompt berupa pertanyaan atau pernyataan, dan diminta untuk menanggapinya. Biasanya tidak ada persyaratan panjang, meskipun tes dapat menetapkan bahwa itu adalah “esai pendek,” yang berarti bahwa peserta tes tidak diharapkan untuk terlalu mendalami jawabannya. Dalam beberapa kasus, satu pertanyaan merupakan keseluruhan ujian, dalam hal ini esai diharapkan dapat dirinci. Dalam kasus lain, ada beberapa esai, dan tes juga dapat mencakup pilihan ganda, jawaban singkat, dan jenis pertanyaan lainnya.

Ujian esai biasanya memakan waktu lebih lama bagi guru untuk menilai daripada ujian biasa.

Beberapa ujian esai memungkinkan siswa untuk mempersiapkan terlebih dahulu. Misalnya, di kelas sastra, siswa dapat diberikan daftar pertanyaan esai dan diberitahu bahwa mereka dapat memilih satu untuk dijawab selama ujian, atau siswa dapat diberikan daftar pertanyaan potensial, dengan instruktur memilih satu pada hari ujian. tes. Siswa diperbolehkan membawa bahan pendukung seperti teks beranotasi dan catatan terbatas. Dalam hal ini, kualitas ujian esai diharapkan lebih tinggi, karena siswa telah memiliki beberapa waktu persiapan.

Ujian esai biasanya diberikan pada pelajaran kumulatif yang diajarkan di kelas.

Beberapa siswa takut akan ujian esai, sementara yang lain menikmatinya. Beberapa keterampilan mengambil tes yang berbeda pasti diperlukan untuk melakukannya dengan baik pada ujian esai. Manajemen waktu sangat penting, seperti kemampuan untuk mengatur pikiran dengan cepat. Sebaiknya mintalah kertas bekas yang dapat digunakan untuk membuat garis besar kasar dan untuk mencatat sebelum benar-benar memulai esai; mengambil lima menit untuk membaca prompt dengan hati-hati, menghasilkan tanggapan awal, dan garis besar kasar akan meningkatkan kualitas esai secara substansial.

Siswa yang tidak terbiasa dengan format mungkin ingin berlatih sebelum mereka harus tampil di lingkungan tes. Banyak contoh soal ujian esai tentang berbagai topik tersedia di Internet; seorang siswa dapat memilih satu untuk ditanggapi, menetapkan batas waktu, dan menulis esai. Ini juga bisa menjadi alat bantu belajar yang berguna, karena akan membantu siswa memikirkan topik dengan cara baru.

Related Posts