Apa itu pusat kiral dan kiralitas?

Apa itu pusat kiral dan kiralitas?

Pusat kiral adalah atom yang memiliki empat kelompok berbeda yang terikat padanya sedemikian rupa sehingga memiliki bayangan cermin yang tidak dapat ditumpangkan. Istilah ‘pusat kiral’ saat ini juga disebut dengan istilah pusat kiral.

Kiralitas

Kiralitas didefinisikan sebagai objek yang asimetris dan tidak dapat ditumpangkan di atas bayangan cerminnya yang dikenal sebagai kiral atau stereocenter. Sifat ini dikenal sebagai kiralitas. Misalnya- Tangan kita, kaki dll.

Objek yang sifatnya simetris dan dapat ditumpangkan di atas bayangan cerminnya dikenal sebagai akiral. Misalnya kubus, kerucut, dll.

Kiralitas ini disebabkan oleh pengaturan tiga dimensi atau spasial molekul.

Stereoisomer

Isomerisme yang disebabkan oleh susunan atom atau gugus fungsi yang tidak serupa yang dimiliki atom dalam ruang disebut Stereoisomer. Jenis isomer ini memiliki konstitusi yang sama, tetapi susunan geometris atom yang berbeda. Stereoisomer secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu enansiomer dan diastereomer.

Enantiomer dan diastereomer adalah dua jenis stereoisomer.

Enansiomer termasuk bayangan cermin dan pusat kiral yang tidak dapat ditumpangkan.

Diastereomer mengandung pusat kiral yang tidak dapat ditumpangkan, tetapi bukan bayangan cermin. Tergantung pada jumlah stereocenter, mungkin ada lebih dari 2.

Enansiomer

Ketika dua isomer adalah bayangan cermin satu sama lain, jenis isomerisme disebut enansiomerisme dan isomer ini disebut sebagai enansiomer.

Enantiomer adalah senyawa stabil dan dapat diisolasi yang berbeda dalam pengaturan spasialnya dalam ruang 3-D.

Mereka umumnya ada sebagai pasangan yang bijaksana.

Sifat-sifat enansiomer identik. Namun, interaksi mereka dengan bidang cahaya terpolarisasi dapat bervariasi.

Arah di mana mereka memutar cahaya terpolarisasi bidang berbeda, yaitu, jika satu berputar ke arah kanan, yang lain berputar ke kiri.

Diastereomer

Ketika dua isomer tidak berperilaku sebagai bayangan cermin satu sama lain, mereka disebut diastereomer.

Sebuah molekul dengan ‘n’ jumlah atom karbon asimetris dapat memiliki hingga ‘2n’ diastereomer.

Ketika dua diastereomer berbeda hanya pada satu stereocenter, mereka disebut sebagai epimer.

Isomer ini bervariasi dalam sifat fisik dan reaktivitas kimia.

5
Author: Angga Sopyana