Penyebab Kapiler Rusak

Penyebab Kapiler Rusak

Pembuluh kapiler yang rusak biasanya terlihat di sekitar pipi dan hidung. Mereka dapat terjadi karena beberapa alasan. Artikel ini membahas apa itu kapiler yang rusak, bagaimana penyebabnya, dan bagaimana cara mengobatinya.

Ada sejumlah besar kapiler kecil dan halus yang terletak di bawah permukaan kulit. Ketika mereka mengalami tekanan dari beberapa sumber eksternal atau internal, maka mereka pecah dan darah bocor keluar dari mereka. Akibatnya, bintik-bintik merah seperti benang muncul di kulit yang terlihat sangat mirip dengan memar. Karena polanya yang seperti jaring, mereka juga dikenal sebagai urat laba-laba. Mereka mungkin muncul di bagian tubuh mana pun; Namun, mereka lebih sering ditemukan di area yang memiliki kulit tipis seperti wajah dan kaki.

Penyebab

Berikut adalah penyebab yang dapat menyebabkan kondisi ini:

  • Genetika : Pembuluh darah yang lemah bisa bersifat turun temurun. Seorang anak mungkin mewarisinya dari orang tuanya, tetapi masalahnya mungkin baru diketahui ketika dia tumbuh dewasa.
  • Obesitas : Saat Anda menambah berat badan, katup vena bisa pecah karena tidak dapat menahan beban tambahan. Ini adalah salah satu penyebab utama pecahnya kapiler di kaki.
  • Kehamilan : Selama kehamilan, terjadi peningkatan jumlah aliran darah ke seluruh tubuh. Hal ini menyebabkan pembesaran vena, dan dengan demikian kapiler bisa pecah.
  • Perubahan Hormonal : Perubahan hormonal yang terjadi selama masa pubertas, kehamilan, atau menopause juga dapat menyebabkan kapiler pecah.
  • Kerusakan Kulit : Kulit wajah sangat sensitif, dan cenderung mudah rusak oleh faktor lingkungan seperti angin yang panas dan kering, perubahan suhu, paparan sinar matahari, dll. Oleh karena itu, kondisi kulit ini sering terjadi pada wajah.
  • Konsumsi Alkohol : Minum berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga menyebabkan pelebaran pembuluh darah. Selanjutnya, ini dapat menyebabkan kapiler terluka.
  • Penuaan : Pembuluh darah menjadi lemah sementara kulit wajah menjadi tipis seiring bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan munculnya spider veins di wajah.
  • Scrubbing Wajah : Menggosok kulit wajah secara berlebihan juga dapat merusak kapiler di bawahnya.
  • Rosacea : Kelainan kulit ini dapat menyebabkan wajah tampak kemerahan karena pembuluh darah kapiler yang pecah.

Bagaimana Menyingkirkan Pembuluh Darah yang Rusak

Orang mencari pengobatan untuk kondisi ini terutama karena alasan kosmetik. Berikut ini adalah beberapa metode pengobatan:

Perawatan Laser

Dalam perawatan ini, berbagai jenis laser digunakan untuk menghentikan kebocoran darah dari kapiler. Ini juga digunakan untuk mengecilkan pembuluh darah sehingga pecahnya kapiler dapat dicegah di masa depan. Biasanya, hanya membutuhkan satu sesi yang berlangsung selama sekitar 15-20 menit. Dalam kasus yang parah, lebih banyak jumlah duduk mungkin diperlukan. Sebelum menjalani perawatan seperti itu, Anda harus berdiskusi secara terbuka dengan dokter kulit Anda tentang apa yang dapat Anda harapkan dari perawatan tersebut.

Perawatan Obat

Mereka yang tidak tertarik dengan perawatan laser dapat memilih perawatan yang melibatkan penggunaan obat-obatan. Ada obat-obatan oral maupun krim obat yang tersedia yang dapat digunakan untuk mengecilkan pembuluh darah yang pecah. Bicaralah dengan dokter kulit Anda tentang bentuk perawatan ini. Ia mungkin melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh pada area yang terkena untuk menentukan apakah obat-obatan oral atau krim topikal lebih cocok untuk kondisi Anda. Perawatan ini mungkin mulai menunjukkan hasil dalam 10 hari. Namun, jangan mencoba menggunakan obat bebas tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Perawatan di Rumah

Ketika kapiler yang pecah tidak terlihat terlalu menonjol, maka mereka dapat dirawat di rumah saja. Makan banyak buah dan sayuran yang kaya vitamin C dan vitamin K seperti buah jeruk, bayam, kembang kol, kecambah, dll. Untuk meningkatkan asupan vitamin C, Anda dapat mengonsumsi suplemen vitamin C setiap hari. Kegunaan krim vitamin K di tempat yang terkena dua kali sehari mungkin sangat bermanfaat. Atau, cuci muka dengan air mineral sedingin es untuk mengurangi munculnya pembuluh darah yang pecah di hidung dan dagu.

Tidak semua, tetapi beberapa pemicu dapat dicegah. Untuk ini, Anda harus menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi dengan perawatan kulit yang tepat. Lindungi kulit wajah Anda dari sengatan matahari, suhu panas atau dingin yang ekstrem, dan angin kering. Menggosok kulit secara berlebihan atau menggunakan air panas untuk mandi harus dihindari untuk mencegah cedera pada kulit. Secara umum, kondisi ini tidak terlalu serius, dan tidak ada risiko kesehatan yang terkait dengannya.

Penafian : Artikel Ini ini hanya untuk tujuan informatif, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis ahli.

Related Posts