Pengobatan HPV untuk Wanita

Wanita dapat mencegah infeksi HPV dengan mendapatkan vaksinasi dan melakukan seks yang aman. Sementara wanita, terutama mereka yang datang dalam kelompok berisiko tinggi, harus diskrining untuk kanker serviks, kutil yang disebabkan oleh strain berisiko rendah dapat diobati dengan krim obat atau prosedur lain. Artikel ini memberikan informasi tentang pilihan pengobatan untuk infeksi HPV pada wanita.

Istilah Human Papillomavirus (HPV) digunakan untuk merujuk pada berbagai jenis virus yang menyebabkan kutil di berbagai bagian kulit. Ada lebih dari 100 jenis yang dikategorikan dalam HPV. Dari jumlah tersebut, 30 virus ditularkan melalui kontak seksual. Pria dan wanita yang aktif secara seksual rentan terhadap HPV genital, karena infeksi ini menyebar melalui kontak seksual. Wanita yang terkena infeksi ini dapat mengembangkan kutil di vagina, vulva, dan leher rahim. Penelitian juga mengungkapkan bahwa jenis HPV tertentu yang berisiko tinggi dapat menyebabkan kanker serviks, dan displasia serviks/vagina pada wanita.

Penyebab dan Gejala

Beberapa jenis HPV menyebabkan kutil di tangan dan kaki, sedangkan jenis tertentu bertanggung jawab menyebabkan kutil kelamin. Kutil ini mungkin terangkat atau rata. Ini bisa berwarna merah muda, merah, atau coklat. Beberapa benjolan mungkin terbentuk dalam kelompok. Kutil kelamin umumnya disebabkan oleh strain yang berisiko rendah berbeda dengan strain penyebab kanker serviks. Selain menyebabkan kutil kelamin dan lesi genital pra-ganas, virus ini juga dapat menyebabkan papilomatosis pernapasan berulang, lesi saluran pernapasan atas, dan displasia serviks atau vagina.

Virus ini ditularkan melalui kontak kulit-ke-kulit. HPV genital terjadi ketika seseorang melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi HPV. Jadi, melakukan hubungan seks vaginal atau anal atau seks oral dengan orang yang terinfeksi menempatkan seseorang pada risiko tinggi tertular infeksi ini. Wanita yang tidak melakukan seks aman, dan memiliki banyak pasangan seksual lebih rentan. Seorang wanita hamil dengan HPV genital dapat menularkan infeksi ke bayinya saat melahirkan.

Perlakuan

HPV dapat dideteksi dengan bantuan tes pap smear dan tes HPV. Sementara yang pertama digunakan untuk mencari kelainan pada serviks dan keberadaan HPV, yang terakhir digunakan untuk mengkonfirmasi keberadaan dan jenis virus.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi ini adalah dengan mengikuti tindakan pencegahan tertentu.

â—˜ Pastikan Anda melakukan hubungan seks yang aman. Meskipun menggunakan kondom dapat menurunkan risiko, HPV dapat menginfeksi area yang tidak tercakup oleh kondom. Jadi, nikmatilah hubungan seksual hanya dengan satu pasangan yang setia kepada Anda.

â—˜ Vaksin yang disebut Gardasil dan Cervarix juga dapat melindungi wanita dari beberapa jenis HPV. Gardasil dapat diberikan kepada mereka yang berusia 11 hingga 26 tahun. Ini adalah tindakan pencegahan dan harus dilakukan sebelum seorang wanita terinfeksi. Cervarix adalah vaksin lain yang mencegah seseorang terinfeksi oleh dua jenis HPV, HPV 16 dan HPV 18.

â—˜ Krim atau obat asam mungkin diresepkan untuk pengobatan kutil kelamin. Kegunaan topikal krim yang mengandung asam salisilat, asam trikloroasetat, atau obat-obatan seperti Aldara dan Condylox terbukti bermanfaat.

â—˜ Loop Electrosurgical Excision Procedure (LEEP), cryosurgery, elektrokauter atau perawatan laser umumnya direkomendasikan untuk menghilangkan kutil kecil. LEEP melibatkan melewatkan arus listrik melalui loop kawat khusus untuk menghilangkan kutil. Di bawah cryosurgery, nitrogen cair digunakan untuk membekukan sel-sel abnormal. Kutil juga dapat dihilangkan dengan perawatan laser atau elektrokauter.

Meskipun metode ini mungkin berguna dalam menghilangkan kutil, kutil dapat muncul kembali setiap kali sistem kekebalan tubuh terganggu. Strain risiko tinggi Human papillomavirus bertanggung jawab untuk menyebabkan kanker serviks. Displasia serviks, yang merupakan tahap awal perkembangan kanker serviks, dapat didiagnosis menggunakan kolposkopi. Perawatan displasia serviks melibatkan penggunaan laser atau biopsi kerucut.

Paparan HPV menempatkan wanita pada peningkatan risiko mengembangkan kondisi serius seperti kanker serviks, itulah sebabnya langkah-langkah harus diambil untuk mencegah infeksi ini.

Penafian : Informasi yang diberikan dalam artikel ini semata-mata untuk mendidik pembaca. Hal ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat ahli medis.

Related Posts