Lidah Lecet pada Anak

Lidah lecet pada anak-anak lebih tepat dianggap sebagai sariawan, yang juga menyerang orang dewasa. Ini berbeda dari lepuh demam, juga dikenal sebagai luka dingin. Kenali kondisi ini lebih detail dari artikel ini.

Seperti dikatakan, lepuh lidah pada anak-anak atau orang dewasa dianggap sebagai sariawan, dan bukan lepuh demam atau luka dingin, karena yang terakhir terjadi di permukaan bibir dan menular. Di sisi lain, sariawan berkembang di dalam mulut (terutama pada jaringan lunak dan dasar gusi). Luka ini tidak lain adalah lesi atau borok yang dangkal, yang dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat pada orang yang sakit, dan membuat makan dan berbicara menjadi sulit. Saat Anda membaca artikel ini, Anda akan mengetahui tentang gejala kondisi ini, kemungkinan penyebab kondisi tersebut, dan perawatan untuk mengatasinya.

Gejala yang Mungkin Menemani Lepuh

Gejalanya tidak lain adalah munculnya lesi yang berkembang di dalam mulut termasuk lidah. Tanda khas sariawan ini pada anak-anak adalah bentuknya yang bulat atau lonjong, dikelilingi oleh garis merah. Dan bagian tengahnya akan berwarna putih atau kuning. Pada beberapa orang, luka ini mungkin didahului oleh rasa kesemutan atau rasa terbakar di mulut. Biasanya, luka oval lebih kecil daripada yang bentuknya tidak beraturan.

Juga, semakin besar ukurannya, semakin lama waktu penyembuhannya. Namun, sariawan yang lebih besar jarang terjadi. Dalam beberapa kasus, orang mungkin juga mengalami demam, perasaan kekurangan energi, dan pembengkakan kelenjar getah bening sebagai gejala tambahan.

Apa Penyebab Lepuh atau Luka Tersebut?

Jika kita mencari akar penyebab di balik terjadinya lepuh di lidah, maka hal itu bisa dianggap idiopatik. Namun, setiap kondisi, baik idiopatik atau tidak, memiliki satu atau beberapa faktor pemicu lainnya. Dalam hal ini, dokter telah menemukan faktor-faktor yang berkontribusi sebagai:

  • Sensitivitas atau alergi terhadap makanan tertentu
  • Anak-anak yang kekurangan vitamin B-12 dalam makanan mereka telah ditemukan secara umum menderita lepuh seperti itu
  • Patogen yang bertanggung jawab untuk tukak lambung
  • Cedera pada lidah, atau bagian lain dari mulut
  • Kondisi medis seperti penyakit Celiac, penyakit radang usus, dan infeksi seperti HIV/AIDS (lebih sering terjadi pada orang dewasa)
  • Pada beberapa anak-anak dan orang dewasa, sistem kekebalan itu sendiri menjadi penyebabnya, karena menyerang sel-sel sehat di mulut
  • Penyakit radang yang dikenal sebagai sindrom Behcet memicu peradangan pada pembuluh darah di seluruh tubuh. Ini juga mempengaruhi mulut, dan dokter percaya itu mungkin menjadi faktor yang berkontribusi dalam perkembangan sariawan.

Bagaimana Cara Menghilangkan Lepuh di Lidah?

Lepuh lidah yang berukuran lebih kecil diketahui dapat sembuh dengan sendirinya dalam satu atau dua minggu. Namun, jika lepuh berukuran besar, sangat menyakitkan atau berulang, maka perawatan medis mungkin diperlukan, terutama pada anak-anak. Pasien mungkin disarankan untuk menggunakan obat kumur yang diresepkan untuk membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Seseorang juga dapat memanfaatkan pasta yang dijual bebas atau melalui resep, yang dapat dioleskan pada luka. Obat oral juga dapat dimasukkan dalam pengobatan, dan larutan topikal tertentu.

Beberapa pasien mungkin memerlukan suplemen nutrisi untuk menutupi kekurangan nutrisi seperti vitamin B, seperti yang disebutkan di atas. Tetapi orang tua harus sangat berhati-hati tentang pengobatan sendiri pada anak-anak mereka. Jadi, berkonsultasi dengan pejalan kaki selalu disarankan.

Ada langkah-langkah perawatan diri tertentu yang bila diikuti dalam hubungannya dengan apa yang diresepkan dokter, membantu dalam mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan dari kondisi tersebut. Ini mungkin termasuk mengoleskan pasta soda kue ke luka, menghindari makanan berbasis asam dan pedas, menggunakan keripik es untuk meredakan pembengkakan dan rasa sakit, dan menyikat dengan lembut. Banyak orang merekomendasikan penggunaan susu magnesium untuk luka. Ini tidak hanya mengurangi rasa sakit, tetapi juga mempersingkat masa penyembuhan.

Dan sebagai kesimpulan, karena faktor di balik timbulnya lepuh di lidah atau di dalam mulut tidak diketahui, tidak ada cara khusus untuk mencegahnya. Namun, kemungkinan tersebut dapat dikurangi dengan menghindari makanan yang menyebabkan iritasi pada mulut, mengunyah perlahan, mempraktikkan kebiasaan kebersihan mulut yang sehat, dan menanamkan pola makan yang sehat dan bergizi.

Related Posts