Keracunan Fluorida

Ada perdebatan dan kontroversi seputar keracunan fluoride. Apakah itu nyata? Bagaimana hal itu terjadi? Berikut adalah informasi rinci tentang topik.

Fluoride adalah garam dari asam fluorida yang mencegah kerusakan gigi. Ini adalah salah satu komponen kimia terkemuka yang ditemukan dalam air dan pasta gigi. Selain itu, juga ditemukan dalam produk lain seperti vitamin, suplemen makanan tertentu, etsa kaca atau bahan pembersih krom, insektisida, dll. Dalam kasus normal, tidak berbahaya. Tapi, ketika tertelan secara tidak sengaja dalam jumlah besar, dapat menyebabkan keracunan atau keracunan.

Penyebab

Seperti yang ditemukan di banyak produk rumah tangga, ada kemungkinan orang secara tidak sengaja menelannya. Jika 5-10 gram fluoride tertelan dalam waktu singkat, seseorang dapat menderita gejala yang mengancam jiwa. Dalam kasus anak-anak, 15-16 mg/kg (jumlah fluorida per kg berat badan) bisa menjadi racun.

Keracunan fluoride pada anak-anak biasanya terjadi karena menelan pasta gigi atau insektisida secara tidak sengaja. Di sini penting untuk dicatat bahwa sejumlah kecil pasta gigi (diperlukan untuk menyikat gigi) tidak menyebabkan toksisitas. Hanya jumlah besar yang dikonsumsi dalam waktu singkat yang menyebabkan keracunan.

Selain itu, fluoride juga dilepaskan sebagai hasil dari proses industri tertentu, dan merupakan pencemar industri utama. Menghirup asap beracun ini juga dapat menyebabkan keracunan. Di sisi lain, fluoride yang bersentuhan dengan kulit atau mata dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan gatal-gatal.

Tanda dan gejala

Toksisitas fluoride ditemukan memiliki efek buruk pada sistem kardiovaskular serta pada saluran gastrointestinal (GI). Berikut gejala yang diamati.

  • Hiperkalsemia
  • Hipoglikemia
  • Aritmia
  • Sakit perut
  • Gagal jantung
  • Diare
  • muntah
  • Sakit kepala
  • kejang
  • Tremor
  • Mual
  • Kelemahan dan kejang otot
  • Terkejut

Gejalanya tergantung pada jumlah fluoride yang tertelan atau terhirup, dan waktu yang dibutuhkan untuk hal yang sama. Ini bukan daftar yang lengkap, karena terkadang, gejala lain juga dapat diamati. Keracunan parah dapat menyebabkan kejang, gagal jantung, kegagalan organ multipel, kelumpuhan pernapasan, dan akibatnya kematian.

Perlakuan

Ini adalah kondisi darurat dan harus segera ditangani. Oleh karena itu, jika seseorang mengalami salah satu gejala yang disebutkan di atas saat menelan fluoride, ia harus segera menghubungi layanan darurat. Pemantauan jantung sangat penting untuk mengobati aritmia. Cairan intravena (IV) mungkin diperlukan untuk mengobati dehidrasi yang disebabkan oleh diare dan muntah.

Kedua, kalsium klorida IV dapat digunakan untuk mengobati kekurangan kalsium. Keracunan yang disebabkan karena fluoride dapat diobati dengan bantuan beberapa obat dan elektrolit, tergantung pada sifat dan tingkat keparahan kondisinya.

Sebagai tindakan pencegahan, orang harus ingat untuk menjauh dari polutan industri sebanyak mungkin. Kedua, kesadaran harus diciptakan tentang penggunaan pasta gigi yang tepat di kalangan anak-anak dan orang dewasa. Terakhir, orang tua disarankan untuk menjauhkan anak dari insektisida dan bahan kimia lainnya.

Penafian: Artikel ini dimaksudkan hanya untuk memberikan informasi. Hal ini tidak untuk menggantikan nasihat dan konsultasi dokter.

Related Posts