Infeksi Prostat Kronis

Infeksi prostat kronis dapat dilihat pada pria berusia antara 35 hingga 55 tahun. Meskipun ringan pada tahap awal, infeksi prostat dapat menjadi kronis karena diagnosis, pengobatan, dan ketidaktahuan yang tidak tepat mengenai kondisi ini.

Kelenjar prostat adalah kelenjar kecil berbentuk kenari yang hanya ditemukan pada pria. Kelenjar ini terletak di bawah kandung kemih. Kelenjar prostat adalah bagian dari sistem reproduksi pria dan fungsi utama kelenjar prostat adalah membuat air mani, cairan reproduksi pria. Infeksi prostat kronis yang juga dikenal sebagai prostatitis adalah peradangan prostat, yang mengakibatkan pembengkakan kelenjar. Infeksi kelenjar prostat kronis terdiri dari empat jenis – prostatitis bakteri kronis, prostatitis bakteri akut, prostatitis inflamasi asimtomatik dan sindrom nyeri kronis inflamasi atau prostatitis non-bakteri kronis, tergantung pada tingkat keparahan peradangan. Masalah kesehatan prostat ini dapat diamati pada pria yang berada dalam kelompok usia 30 hingga 50 tahun. Tapi itu juga dapat mempengaruhi pria dari semua kelompok umur. Prostatitis kronis dapat disebabkan karena peradangan bakteri pada jaringan dan menyebabkan pembesaran prostat yang dapat menyakitkan. Namun, penyebab pasti dari kondisi medis ini belum diketahui.

Penyebab Infeksi Prostat Kronis

Infeksi pada prostat dapat disebabkan karena berbagai jenis bakteri seperti E. coli, proteus dan klebsiella, dll, yang dapat mengakibatkan peradangan kelenjar yang dapat menyebar ke organ lain di dalam tubuh.

  • Tekanan pada kelenjar prostat karena jaringan yang sakit
  • Cedera atau trauma yang disebabkan oleh kelenjar
  • Gangguan pada sistem saraf dan kekebalan tubuh
  • Stres psikologis
  • Infeksi pada organ lain yang dapat menyebar ke kelenjar
  • Infeksi pada kandung kemih

Gejala Infeksi Prostat

Gejala infeksi dapat bervariasi sesuai dengan kondisinya. Tanda-tanda umum prostatitis adalah nyeri di daerah panggul, masalah saat buang air kecil dan ejakulasi, dan ketidaknyamanan secara keseluruhan. Gejala-gejala ini mungkin memerlukan perhatian medis segera untuk menghindari kondisi menjadi parah:

  • Nyeri di selangkangan yang dapat menyebar ke perut dan punggung bawah
  • Nokturnal atau sering buang air kecil terutama di malam hari
  • Mengalami rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Mual akibat muntah
  • Demam tinggi disertai menggigil
  • Nyeri saat ejakulasi, yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi
  • Ketidaknyamanan dan nyeri pada penis dan testis
  • Kelemahan tubuh secara umum dan perasaan lesu
  • Nyeri di perineum (area antara rektum dan penis)
  • Kebutuhan mendesak untuk buang air kecil
  • Buang air kecil yang ragu-ragu atau menetes

Pengobatan Prostatitis

Prostatitis sangat menyakitkan dan dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan bagi penderitanya. Ada banyak faktor risiko yang terkait dengan kondisi ini seperti dehidrasi, infeksi HIV, infeksi pada uretra dan trauma. Sebelum masuk untuk perawatan, dokter dapat mendiagnosis kondisi dengan bantuan beberapa tes. Tes-tes ini termasuk pemeriksaan dubur digital, tes air mani dan urin, tes urodinamik dan sistoskopi, suatu proses yang melibatkan penyisipan tabung kecil yang disebut cystoscope, dilengkapi dengan kamera dan cahaya, ke dalam kandung kemih melalui uretra.

Metode pengobatan mungkin termasuk pemberian antibiotik jika masalah prostat disebabkan karena infeksi bakteri. Dokter mungkin juga akan meresepkan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau aspirin untuk meredakan nyeri. Ada juga obat-obatan tertentu yang disebut alpha blocker (doxazosin dan alfuzosin) yang meredakan kejang otot dan mengendurkan serat otot dan kandung kemih. Obat ini juga membantu meredakan rasa sakit saat buang air kecil. Beberapa perawatan lain untuk kondisi medis ini termasuk terapi panas dan pijat prostat untuk meredakan gejalanya. Ada juga beberapa obat alternatif seperti akupunktur, untuk mengurangi rasa sakit dan biofeedback, yang mencakup teknik untuk mengontrol fungsi dan respons tertentu dari tubuh.

Infeksi prostat kronis harus diobati tepat waktu untuk mencegahnya mengarah ke kanker prostat, yang merupakan kondisi yang mengancam jiwa. Jika gejala di atas diamati, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin.

Related Posts