Hernia Skrotum: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Hernia yang terjadi di daerah skrotum atau selangkangan dikenal sebagai hernia skrotum. Artikel yang akan datang memberikan informasi lengkap tentang penyebab, gejala, dan pengobatan masalah ini.

Hernia, seperti yang kita ketahui bersama, adalah tonjolan atau tonjolan yang umumnya berkembang di daerah perut. Ini terjadi ketika isi (jaringan lemak usus atau perut) yang tertutup selaput tipis rongga tubuh menembus selaput dan menonjol keluar. Hernia skrotum, juga disebut sebagai, hernia inguinalis terjadi ketika jaringan melewati bintik-bintik tipis atau melemah di otot selangkangan.

Hernia menyebabkan pembesaran kantung skrotum, dan massa yang menonjol jatuh di luar perut bagian bawah, di bawah kulit, dan masuk ke dalam skrotum sambil berdiri atau mengejan. Kondisi ini membutuhkan perhatian medis segera, dan jika tidak ditangani tepat waktu, tonjolan dapat membengkak hingga seukuran jeruk atau bahkan lebih besar.

Penyebab

☛ Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria daripada wanita dan umumnya terjadi sebagai akibat dari angkat berat, batuk terus-menerus, membungkuk, mengejan, atau aktivitas lain yang dapat membebani otot-otot selangkangan.

☛ Faktor-faktor tertentu lainnya yang dapat meningkatkan risiko termasuk riwayat keluarga, sembelit kronis, mengejan berat saat buang air besar, obesitas, dll.

â Hernia inguinalis lebih sering terjadi pada anak-anak dan bayi dibandingkan pada orang dewasa. Hernia dapat menonjol ketika anak bergerak, menangis, atau melakukan aktivitas lain.

Gejala

â Awalnya, gejalanya mungkin tidak muncul. Namun, rasa sakit, ketidaknyamanan (ketika bagian dari usus terjebak dalam hernia), atau perasaan berat di daerah selangkangan adalah beberapa gejala umum yang mungkin mulai muncul seiring perkembangan penyakit.

☛ Tonjolan di kedua sisi tulang kemaluan, pembengkakan di sekitar testis pada pria, dan tonjolan di lipatan besar kulit (labia) di sekitar vagina pada wanita adalah beberapa indikasi lain yang mungkin mulai muncul setelah beberapa minggu.

☛ Oleh karena itu, tonjolan dapat muncul selama beberapa minggu dan bulan, bisa sangat menyakitkan, dan dapat menyebabkan sensasi terbakar yang parah.

☛ Jika hernia tumbuh lebih besar, rasa sakit dan ketidaknyamanan dapat dikurangi hanya dengan berbaring. Akhirnya, orang tersebut mungkin mulai menderita obstruksi usus dan pencekikan jaringan usus. Keduanya dianggap sebagai indikasi hernia inguinalis yang paling parah.

Perlakuan

☛ Dalam kebanyakan kasus, gejalanya tidak terlalu terlihat dan hernia biasanya didiagnosis oleh dokter selama pemeriksaan rutin.

â Jika hernia berukuran kecil dan tidak menunjukkan gejala, kondisi ini dibiarkan sembuh dengan sendirinya. Namun, untuk hernia yang lebih besar yang menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang parah, metode pengobatan terbaik adalah dengan melakukan operasi.

☛ Alih-alih memilih opsi perawatan kuno seperti truss (perban yang terdiri dari bantalan dan ikat pinggang yang dipakai untuk menahan hernia dengan tekanan), yang bahkan mungkin tidak menyembuhkan hernia, lebih baik menjalani operasi untuk hasil terbaik. Operasi menyembuhkan masalah sepenuhnya dan juga membantu memperkuat dinding tubuh.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan hernia inguinalis, untuk menghindari risiko mengembangkannya, penting untuk menjaga berat badan, melakukan perubahan pola makan yang sehat, menghindari mengangkat beban berat, dan berhenti merokok. Ini karena semua faktor ini dapat memicu kemungkinan memperoleh masalah. Juga, jika Anda mengamati salah satu gejala nyeri atau ketidaknyamanan di atas di daerah selangkangan, jangan tunda pengobatan dan segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk menjelaskan kasusnya.

Penafian: Artikel Ini ini hanya untuk tujuan informatif dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis ahli.

Related Posts