Gejala ADHD pada Orang Dewasa

Gejala ADHD sebagian besar terlihat selama masa kanak-kanak tetapi sering didiagnosis hanya di masa dewasa. Masalah utama adalah bahwa hanya beberapa kasus ADHD dewasa yang telah diidentifikasi dan diobati, sehingga sulit untuk mendeteksi kondisi ini.

Attention Deficit Hyperactivity Disorder, atau ADHD adalah gangguan neurologis kronis yang menyerang anak-anak, meskipun juga dapat bertahan hingga dewasa. Kondisi ini juga dikenal sebagai hiperaktif atau Attention Deficit Disorder (ADD). Ada tiga jenis: ADHD terutama lalai, ADHD terutama impulsif hiperaktif, dan ADHD gabungan. Beberapa dokter percaya bahwa gejala ADHD dapat diamati selama masa kanak-kanak dan gejala ini sering terus ada pada remaja dan dewasa. Penting untuk memperhatikan tanda-tanda kondisi ini dan mengidentifikasinya di masa kanak-kanak itu sendiri untuk mencegahnya menjadi intens. Orang dewasa yang menderita kondisi ini tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik dan mungkin juga memiliki masalah hubungan.

Sayangnya, penyebab pasti gangguan attention deficit hyperactivity belum diketahui, tetapi penelitian menunjukkan bahwa perubahan struktur otak dapat menjadi salah satu faktor penyebabnya. Beberapa dokter dan psikiater percaya bahwa kondisi ini dapat diturunkan dalam keluarga. Wanita hamil yang merokok, minum alkohol, atau menggunakan obat-obatan dapat melahirkan anak yang berisiko lebih tinggi terkena gangguan neurologis kronis ini. Paparan racun tertentu seperti timbal juga bisa menjadi salah satu penyebab ADHD.

Gejala

Sangat sulit untuk mendefinisikan gejala pada orang dewasa, terutama karena tidak ada penelitian yang tepat yang dilakukan pada gangguan ini pada orang dewasa. Gejala dapat dikategorikan menjadi dua jenis: gejala impulsif dan hiperaktif, dan gejala kurangnya perhatian. Kondisi lain yang mungkin terkait adalah gangguan obsesif kompulsif, gangguan kepribadian, dan gangguan bipolar. Gejalanya mungkin berbeda dari yang terlihat pada anak-anak dan remaja. Misalnya, jika seorang anak menunjukkan hiperaktif sebagai gejala ADHD, ketika ia tumbuh dewasa dapat berubah menjadi kegelisahan.

  • Perubahan suasana hati sesekali
  • Kurangnya perhatian dan kecerobohan
  • Merasa stres sepanjang waktu dan ketidakmampuan untuk mengatasinya
  • Marah pada hal-hal kecil
  • Menjadi gelisah dan gelisah
  • Tidak dapat menyelesaikan tugas
  • Beralih ke tugas baru sebelum menyelesaikan tugas lama
  • Menunjukkan ketidaksabaran
  • Menunda-nunda dan cepat bosan
  • Keterampilan organisasi yang buruk
  • Tidak bisa memprioritaskan dan tidak bisa fokus
  • Tidak teratur dan terus-menerus kehilangan barang
  • Bertindak berdasarkan dorongan hati tanpa mengkhawatirkan efek setelahnya

Perlakuan

Mendiagnosis gangguan ini pada orang dewasa dapat sedikit menantang karena tanda-tandanya bisa kurang lebih mirip dengan gejala yang disebabkan karena penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan, gangguan mood atau kecemasan, dan obat-obatan tertentu. Dokter dapat mengevaluasi tanda dan gejala ADHD berdasarkan beberapa kriteria dan kuesioner. Setelah diagnosis selesai, dokter mungkin meresepkan beberapa stimulan yang membantu menyeimbangkan neurotransmiter atau bahan kimia yang diproduksi oleh otak. Psikostimulan yang diresepkan dapat mencakup lisdexamfetamine, methylphenidate dan dextroamphetamine, dll. Beberapa obat lain seperti antidepresan dan pil atomoxetine juga dapat diresepkan.

Ada juga beberapa obat herbal untuk ADHD yang cukup efektif. Selain obat-obatan dan obat-obatan ini, pasien mungkin juga harus menjalani terapi dan konseling psikologis. Beberapa teknik psikoterapi termasuk terapi perilaku kognitif, pernikahan, dan konseling keluarga. Terapi ini membantu dalam meningkatkan harga diri, dan teknik pemecahan masalah individu. Terapi dan konseling secara teratur akan membantu membawa perubahan dan perbaikan dalam gaya hidup dan hubungan individu. Terlepas dari metode perawatan ini, diet yang tepat, mengonsumsi suplemen nutrisi dan herbal, dan berlatih yoga juga terbukti membantu dalam mengobati kondisi neurologis ini.

Berkat teknologi medis cararn, tanda-tanda ADHD pada orang dewasa dapat diidentifikasi dan diobati. Ada lebih banyak kesadaran tentang gangguan ini sekarang, daripada di hari-hari sebelumnya. Diagnosis tepat waktu dan pemberian perawatan cepat akan memastikan bahwa individu menjalani kehidupan normal.

Related Posts