Autisme Ringan pada Anak

Selama anak usia dini, menjadi sulit untuk mendeteksi gejala autisme ringan. Artikel ini menyebutkan indikator yang mendefinisikan autisme ringan pada anak-anak.

Gangguan spektrum autistik (ASD) adalah satu set gangguan multifaktorial kompleks yang ditandai dengan perkembangan saraf yang berubah. Ini termasuk:

  • autisme (autisme klasik)
  • Sindrom Asperger
  • Gangguan perkembangan pervasif tidak ditentukan lain (PDD-NOS)
  • Gangguan Rett (sindrom Rett)
  • Gangguan disintegrasi masa kanak-kanak

Gejala autisme mulai terlihat selama masa bayi dan anak usia dini, tetapi sulit untuk mendiagnosis autisme sebelum 24 bulan. Diberikan di bawah ini adalah tanda dan gejala yang mungkin menunjukkan adanya autisme ringan pada awal masa bayi. Gejala dan tanda peringatan yang harus dianggap sebagai tanda bahaya dan dilaporkan ke profesional yang sesuai, juga telah disediakan.

Tanda pada Bayi dan Anak Prasekolah

Anak autis menunjukkan kecenderungan untuk tidak menyadari kejadian dan orang-orang di sekitarnya, dan cenderung tersesat dalam dunianya sendiri. Anak-anak ini umumnya menunjukkan keterlambatan dalam ciri-ciri perkembangan seperti belajar berbicara, bermain dan berinteraksi dengan orang lain. Beberapa tanda yang umum diamati yang mungkin mengindikasikan autisme adalah sebagai berikut.

» Anak menunjukkan kontak mata yang terbatas atau sama sekali menghindarinya (keengganan menatap), dan mungkin juga gagal mengikuti pandangan Anda atau melihat objek yang ditunjukkan oleh Anda.

» Anak tidak menanggapi namanya, atau tidak terbiasa dengan suara Anda dan mungkin tidak menanggapinya, atau suara rutin lainnya di sekitarnya.

» Umumnya, anak-anak normal akan mengoceh dan tersenyum pada Anda saat berbicara dengan mereka. Anak autis akan terus disibukkan dengan aktivitas yang mereka lakukan, dan tidak akan menunjukkan respon apapun. Mereka cenderung sangat asyik bermain dengan mainan, atau menatap kosong pada sesuatu, dan tetap tidak menyadari lingkungan sekitar.

» Anak tidak akan menunjukkan gerakan seperti melambai, menunjuk, menarik-narik atau bermain dengan pakaian, tangan, dll., yang biasanya dilakukan oleh bayi normal. Anak bahkan mungkin menolak dipeluk dan dipegang.

» Anak-anak autis mungkin menunjukkan kepekaan yang tidak biasa terhadap cahaya, sentuhan atau suara keras, tetapi mungkin menunjukkan kepekaan yang kurang terhadap rasa sakit.

Tanda peringatan

Aspek perkembangan berikut harus dipertimbangkan sebagai tanda peringatan, dan memerlukan konsultasi medis atau profesional segera.

  • Tidak adanya senyum, dan ekspresi bahagia selama 6 bulan .
  • Tidak ada mimikri ekspresi wajah dan suara selama 9 bulan .
  • Tidak mengoceh dan bicara bayi selama 12 bulan .
  • Kurangnya gerak tubuh seperti melambai dan menunjuk pada usia 12 bulan .
  • Tidak ada kata yang terucap sampai usia 16 bulan .
  • Tidak ada frase dua kata dalam 24 bulan .

Tanda-tanda pada Anak Usia Dini

» Perkembangan sosial yang berubah : Anak autis kurang memperhatikan aktivitas anak lain, dan menolak tugas bersama. Mereka cenderung menyendiri, dan menunjukkan interaksi terbatas dengan anak-anak lain. Anak mungkin merasa sulit untuk memulai percakapan, atau berteman. Jika diinisiasi, dia tidak akan dapat terus berinteraksi untuk waktu yang lama. Mereka menunjukkan kepekaan yang terbatas terhadap orang lain, dan bahkan mungkin memukul anak-anak lain.

» Perilaku Repetitif : Tindakan seperti menjilat jari, bergoyang ke depan dan belakang, mengetuk kaki, mengepakkan tangan, dll, dilakukan secara berulang-ulang. Mereka mungkin berbicara berulang-ulang, atau hanya mengulang kata-kata tertentu tanpa memahami arti atau interpretasinya. Mereka cenderung mengembangkan rutinitas, dan menjadi marah ketika rutinitas ini diganggu, mengakibatkan aktivitas kekerasan yang merugikan diri sendiri seperti membenturkan kepala, atau menggigit diri sendiri.

» Perkembangan bahasa yang tertunda : Sebagian besar anak dapat mulai menyusun kalimat dua kata pada saat mereka berusia dua tahun, yang tidak terjadi pada anak autis. Mereka mengembangkan kemampuan ini sangat terlambat, atau tidak berbicara sama sekali. Dalam beberapa kasus, anak-anak mungkin belajar berbicara, tetapi kemampuannya hilang setelah beberapa bulan. Selain itu, mereka mungkin berbicara dalam ritme dan nada yang tidak normal. Mereka menunjukkan kesulitan dalam mengikuti arahan verbal sederhana, tetapi lebih baik dalam mengikuti instruksi visual. Saat menyusun kalimat, mereka mungkin menyebut diri mereka sendiri dengan nama mereka, daripada menggunakan kata ganti orang pertama untuk menyebut diri mereka sendiri.

Perlakuan

Tidak ada obat untuk gangguan ini, namun diagnosis dini sangat penting untuk mengadaptasi beberapa terapi pendidikan dan perilaku untuk memberikan perhatian khusus, dan mengembangkan bahasa dan keterampilan sosial anak. Ini mungkin termasuk terapi wicara dan bahasa, terapi untuk meningkatkan keterampilan kognitif, dll.

Obat-obatan tertentu mungkin diresepkan untuk mengendalikan kecemasan dan depresi, namun tergantung pada kondisi dan usia yang tepat. Selain itu, anak autis dapat mengalami kondisi medis lain seperti gangguan tidur, epilepsi, serta masalah lambung. Ini dapat diurus melalui pengobatan.

Penafian: Artikel Ini ini hanya untuk tujuan informatif, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis ahli.