Apa Itu Teks Sumber?

Teks sumber dapat merujuk ke blok data mentah.

Sebuah teks sumber dapat menjadi salah satu dari beberapa hal yang berbeda, tergantung pada konteks di mana istilah tersebut digunakan. Dalam sastra, dapat merujuk pada versi asli dari teks yang telah diadaptasi atau diterjemahkan. Sejarawan menggunakan istilah itu untuk menunjukkan sepotong bukti yang menjadi dasar argumen historis tertentu. Bagi seorang jurnalis, teks sumber juga merupakan alat bukti, meskipun umumnya bersifat kontemporer. Selain itu, istilah ini juga dapat merujuk ke blok teks mentah yang dimasukkan ke dalam program komputer sebagai input.

Teks sumber dapat membantu saat menerjemahkan buku ke bahasa lain.

Karya sastra sering diterjemahkan atau disunting untuk diterbitkan. Ketika ini dilakukan, teks sumber asli dan lengkap dari sebuah karya umumnya ditinjau dalam bahasa aslinya. Penerjemah bekerja dari teks sumber ini untuk menghasilkan versi teks terjemahan, dan editor dapat mempersingkat atau memodifikasi bagian dari teks untuk alasan mulai dari kebutuhan politik hingga pertimbangan ruang. Para cendekiawan biasanya akan lebih suka mempelajari teks asli sebuah karya sastra, karena setiap terjemahan atau redaksi mengubah maknanya dengan berbagai cara mulai dari yang halus hingga yang mendalam.

Sejarah dan historiografi juga bergantung pada teks sumber. Ketika sejarawan bekerja dengan sumber, mereka mencurahkan sebagian besar perhatian mereka untuk bekerja dengan sumber primer. Bahan-bahan ini ditulis selama periode sejarah tertentu dan menyampaikan informasi langsung tanpa filter tentang masa lalu. Bagi seorang sejarawan, teks sumber bisa berupa apa saja mulai dari dokumen arsip resmi hingga surat kabar yang diterbitkan hingga buku harian pribadi. Sejarawan sangat menekankan penggunaan sumber-sumber ini tetapi juga berusaha untuk membacanya secara kritis, karena para penulis dokumen semacam itu hampir secara universal menulis dengan agenda khusus dalam pikiran dan menghasilkan teks yang mencerminkan pandangan dan bias mereka sendiri.

Wartawan juga menggunakan teks sumber. Sumber jurnalisme biasanya bergantung pada bahan yang diproduksi di masa lalu. Bahan sumber tersebut idealnya berasal dari individu dengan pengetahuan yang signifikan tentang cerita atau masalah tertentu dan mirip dengan sumber yang digunakan oleh sejarawan, meskipun sejarawan biasanya bekerja dengan bahan yang jauh lebih tua. Bahan-bahan sumber ini juga, idealnya, harus diperiksa untuk memastikan bahwa sebagian besar tidak bias atau, setidaknya, bahwa bias dalam bahan diketahui dan dapat dikenali dan diatasi.

Akhirnya, teks sumber dapat menjadi bagian dari data teks yang dimasukkan ke dalam program komputer. Banyak program komputer dirancang untuk memformat sepotong data teks mentah. Beberapa program mengambil data dari file dan mengimpor data tersebut ke dalam aplikasi database. Lainnya mengambil teks biasa dan memodifikasinya menjadi hypertext untuk digunakan di halaman web atau aplikasi khusus lainnya.