Apa itu Motto?

“E Pluribus Unum” adalah motto yang berarti “Dari Banyak, Satu”.

Moto adalah pernyataan singkat tentang keyakinan atau cita-cita dan dapat berupa kalimat atau frasa pendek. Seseorang mungkin memiliki moto pribadi, dan organisasi atau bisnis mungkin memiliki moto yang berfungsi ganda sebagai slogan iklan . Bangsa dapat memilikinya, seperti halnya politisi, yang sering mengungkapkannya melalui slogan-slogan yang mudah diingat. Tujuan mereka adalah untuk mengingatkan pemangku kepentingan tentang keyakinan dasar yang mendukung suatu upaya.

Moto pribadi Ratu Elizabeth I dari Inggris adalah Semper Eadem (“Selalu Sama”).

Moto pribadi dapat menjadi bagian dari tradisi keluarga publik, seperti prasasti yang menyertai lambang keluarga , atau pilihan individu dan pribadi. Pernyataan itu mungkin dalam bahasa asli orang tersebut, tetapi ada banyak yang secara tradisional diterjemahkan dalam bahasa Latin. Berikut adalah beberapa contoh motto pribadi:

  • Cooperatores Veritatis (“Rekan Kerja Kebenaran”): Paus Benediktus XVI, dipilih sebagai Kardinal Joseph Ratzinger
  • Vi et veritate (“Dengan paksaan dan kebenaran”): Keluarga Sloan — Skotlandia
  • Semper Eadem (“Selalu sama”): Ratu Elizabeth 1 dari Inggris
  • “Pemberontakan terhadap Tiran adalah Ketaatan kepada Tuhan”: Epitaph of Benjamin Franklin, diadopsi oleh Thomas Jefferson

Sebuah moto dapat dimasukkan dalam slogan periklanan organisasi. Tidak seperti yang berfokus pada pengenalan nama atau fitur produk, tipe ini menunjuk pada prinsip-prinsip yang mendasari organisasi. Berikut adalah beberapa contoh:

  • Semua berita yang layak untuk dicetak. ( New York Times )
  • Pikiran yang Menginspirasi (Universitas Dalhousie, Kanada)

Benjamin Franklin terkenal karena membuat moto.

Perhatikan bahwa moto New York Times mengacu pada kebijaksanaan dan diskriminasi organisasi dalam memilih apa yang akan disajikan kepada pembaca mereka, serta luasnya liputan mereka. Slogan ini begitu terkenal dan dikaitkan dengan kualitas, sehingga publikasi parodi Onion menggunakan slogan “semua berita yang layak untuk dicetak ulang” dalam mempromosikan ” Onion Presents Embedded in America, Volume 16″ dari arsip mereka. Universitas Dalhousie juga berfokus pada hubungan mereka dengan pelanggan mereka, yang adalah mahasiswa mereka.

Motto nasional sering dikaitkan dengan lambang negara atau mata uangnya. Beberapa lebih deskriptif daripada idealis:

  • A mari usque ad mare (“Dari laut ke laut”): Kanada
  • “In God We Trust”: Amerika Serikat, diperkenalkan pada mata uang pada tahun 1864
  • E Pluribus Unum (“Dari Banyak, Satu”): Amerika Serikat, diperkenalkan pada mata uang pada tahun 1795

Selain menjaga nama calon di mata publik dan di telinga publik, slogan kampanye bisa menjadi motto, mengungkapkan versi humas dari cita-cita atau keyakinan kandidat atau partai, seperti contoh berikut:

  • “Kemakmuran dan Kemajuan”: Al Gore, 2000
  • “Konservatisme welas asih”: George W. Bush, 2000
  • “Pemerintah dari, oleh, dan untuk rakyat … bukan kepentingan uang”: Ralph Nader, 2000

Moto Nader mengutip dari Pidato Gettysburg Presiden Lincoln, menghubungkan Nader dengan semua yang diungkapkan Lincoln dalam pidato terkenal itu.