Apa itu Demam Kuning?

Demam kuning juga dikenal sebagai jack kuning, atau kadang-kadang Wabah Amerika. Kata ‘kuning’ digunakan untuk penyakit kuning yang menyerang beberapa pasien. Berikut ini lebih…

Demam kuning, juga dikenal sebagai jack kuning, melanda Philadelphia pada tahun 1793, menyebabkan banyak rasa sakit dan kekacauan. Tidak menyadari hubungan antara nyamuk dan perkembangan penyakit, komunitas medis Philadelphia tercengang. Pada akhirnya, diputuskan bahwa penduduk harus meninggalkan kota. Cuaca dingin akhirnya bertanggung jawab atas hilangnya penyakit itu. Sekali lagi, pada tahun 1802, selama Revolusi Haiti, penyakit mematikan ini menyerang tentara Prancis. Lebih dari setengah tentara tewas. Penelitian segera dimulai, yang mengungkapkan pemahaman tentang cara penyakit itu menyebar ke manusia. Pada awal abad ke-20, vaksin dikembangkan dan tindakan pencegahan lainnya dimulai.

Definisi dan Penyebab

Demam kuning adalah infeksi virus, yang akar penyebabnya adalah nyamuk yang terinfeksi. Penyakit ini, seperti yang diungkapkan sebelumnya, telah menjadi alasan di balik epidemi besar di Afrika dan Amerika, sebagaimana diakui dari teks-teks sejarah yang berasal dari 400 tahun yang lalu.

Tahapan

Pada tahap awal, individu yang terinfeksi mengalami sakit kepala, demam, muntah, kehilangan nafsu makan, dan penyakit kuning. Dalam waktu sekitar 3 sampai 4 hari, ia mungkin mengalami pemulihan singkat. Tahap selanjutnya adalah masa remisi, di mana demam dan gejalanya hilang. Sebagian besar individu yang terinfeksi akan mengalami pemulihan pada tahap ini, sementara yang lain yang tidak seberuntung itu akan pindah ke tahap berikutnya dalam waktu 24 jam. Tahap terakhir adalah periode intoksikasi, di mana terjadi disfungsi multi-organ. Periode ini mencakup disfungsi otak seperti delirium, kejang, koma, syok, dan kematian, selain gagal hati dan ginjal, dan gangguan perdarahan/perdarahan.

Gejala

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada otot
  • Penyakit kuning
  • Perdarahan, yang dapat berkembang menjadi perdarahan
  • Mata merah, wajah dan lidah
  • Disfungsi otak
  • Berkurangnya buang air kecil
  • Igauan
  • kejang
  • Koma
  • Muntah darah

Diagnosa

Pada tahap awal, demam kuning dapat dikacaukan dengan penyakit seperti malaria, tipus, penyakit riketsia, demam virus hemoragik, infeksi arboviral, leptospirosis, hepatitis virus, dan keracunan. Seseorang harus melalui analisis laboratorium untuk memastikan adanya penyakit. Beberapa tes lain juga digunakan untuk mengidentifikasi virus. Semua tes yang digunakan memerlukan staf laboratorium yang terlatih dan mampu menggunakan peralatan dan bahan khusus.

Perlakuan

Tidak ada perawatan khusus yang diikuti untuk demam kuning. Garam rehidrasi oral dan parasetamol dapat digunakan untuk mengatasi dehidrasi dan demam. Jika ada infeksi bakteri yang tumpang tindih, itu diobati dengan antibiotik.

Pencegahan

Tindakan pencegahan yang paling penting adalah vaksinasi. Di daerah di mana tidak ada vaksinasi yang tersedia, penting untuk berhati-hati. Jika Anda bepergian ke daerah di mana demam kuning biasa terjadi, kenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh Anda, gunakan obat nyamuk, dan tidurlah di bawah kelambu.

Daerah yang Terkena Dampak

Virus ini hadir di beberapa daerah tropis Afrika dan Amerika. Di Afrika, tiga puluh tiga negara, yang memiliki populasi gabungan 500+ juta, berada dalam risiko. Dalam setahun, sejumlah besar kasus dilaporkan. Terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada kasus yang dilaporkan dari Asia, daerah ini juga berisiko karena keberadaan monyet dan nyamuk yang sesuai.

Kapan harus mencari perhatian medis?

Anda harus mencari bantuan medis 10 – 14 hari sebelum Anda memasuki daerah endemik. Hal ini dilakukan untuk memeriksa apakah Anda perlu vaksinasi atau tidak. Beri tahu penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda atau anggota keluarga Anda menderita sakit kepala, demam, nyeri otot, muntah, atau penyakit kuning, terutama jika Anda bepergian ke daerah yang dikatakan mengalami demam.

Penafian: Artikel Ini ini hanya untuk tujuan informatif, dan tidak boleh diganti atas saran seorang profesional medis.