Sebutkan Fungsi Hidung pada manusia

Hidung adalah organ penciuman yang penting diantara keempat indera lainnya sebagai jalan utama yang dilalui udara masuk dan keluar dari paru-paru. Hidung berfungsi untuk menghangatkan, melembabkan, dan juga membersihkan udara yang dihirup sebelum memasuki paru-paru. Tulang wajah di sekitar hidung mengandung ruang berongga disebut sinus paranasal. Ada empat kelompok sinus paranasal: maksilaris, ethmoid, frontal, dan sinus sphenoid.

Hidung terdiri dari tulang dan tulang rawan, dipisahkan menjadi dua lubang, hidung memiliki rongga yang simetris. Ruang sinus terbuka duduk di dahi Anda, di bagian atas lubang hidung Anda. Sebagai bagian dari sistem pernapasan, hidung melayani beberapa fungsi penting lainnya.

Hidung selain sebagai organ pernapasan juga berfungsi sebagai indera pembau. Di dalam rongga hidung bagian atas terdapat ujung saraf pembau yang disebut sel olfaktori. Sel Olfaktori terdapat silia atau rambut halus, yang peka terhadap rangsang berupa zat-zat kimia yang menguap (kemoreseptor). Manusia memiliki 20 juta sel olfaktori. Jutaan sel olfaktori tersebut bergabung membentuk serabut saraf pembau yang berhubungan dengan otak besar. Tiap udara yang masuk ke rongga hidung akan melalui sel olfaktori yang dapat mengenal 400 macam bau.

Fungsi Hidung untuk Pernapasan

Udara mengalir masuk dan keluar selama pernapasan normal. Lapisan dalam hidung memiliki banyak pembuluh darah di permukaan. Darah mengalir melalui hidung menghangatkan udara saat Anda hirup masuk hidung Anda juga melembabkan udara sebelum sampai ke paru-paru Anda.

Fungsi Hidung untuk Pembersihan

Hidung memiliki banyak rambut kecil di dalam lubang hidung. Rambut ini bertindak sebagai filter, menghilangkan kotoran dan partikel udara sebelum memasuki paru-paru. Bersin dan hidung bertiup juga membantu menghilangkan partikel keluar dari tubuh Anda.

Fungsi Hidung untuk Bau

Penciuman adalah salah satu fungsi yang paling penting dari hidung. Indera penciuman tidak sepenuhnya dipahami. Bau adalah komponen kunci dari memori, daya tarik fisik dan hubungan emosional. Saraf penciuman adalah saraf kranial yang memungkinkan komunikasi antara hidung dan otak. Kondisi, seperti selesma, akan mengurangi rasa bau. Beberapa orang menderita kondisi yang disebut anosmia, yang merupakan ketidakmampuan untuk mencium.

Fungsi Hidung untuk Rasa

Meskipun rasa adalah rasa benar-benar terpisah dari bau, hidung memainkan peran dalam cara menerima pantulan selera lidah. Aroma makanan berperan dalam rasa. Individu dengan laporan hidung suatu tersumbat mengalami penurunan indera pengecap.

Fungsi Hidung untuk Suara

Udara beresonansi dalam hidung Anda mempengaruhi suara Anda. Bentuk septum Anda juga memainkan peran dalam suara Anda. Akibatnya, operasi pada hidung Anda juga dapat mengubah suara Anda.

Hidung merupakan organ pernapasan yang letaknya paling luar. Manusia menghirup udara melalui hidung. Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi menyaring udara yang masuk dari debu atau benda lainnya. Di dalam rongga hidung terjadi penyesuaian suhu dan kelembapan udara sehingga udara yang masuk ke paru-paru tidak terlalu kering ataupun terlalu lembap.

Udara bebas tidak hanya mengandung oksigen saja, namun juga gas-gas yang lain. Misalnya, karbon dioksida (CO2), belerang (S), dan nitrogen (N2). Gas-gas tersebut ikut terhirup, namun hanya oksigen saja yang dapat berikatan dengan darah. Selain sebagai organ pernapasan, hidung juga merupakan indra pembau yang sangat sensitif. Dengan kemampuan tersebut, manusia dapat terhindar dari menghirup gas-gas yang beracun atau berbau busuk yang mungkin mengandung bakteri dan bahan penyakit lainnya. Dari rongga hidung, udara selanjutnya akan mengalir ke tenggorokan.

Proses pembau terjadi jika ada rangsangan berupa zat kimia yang menguap masuk ke rongga hidung rangsangan tersebut akan bercampur dengan lendir. Setelah rangsangan tersebut bercampur dengan lendir, maka rangsangan akan diterima oleh sel pembau dan diteruskan ke ujung saraf pembau. Dari saraf pembau rangsangan diteruskan ke pusat pembau di otak. Di otak rangsangan diolah dan diterjemahkan sebagai bau, sehingga kita dapat mencium bau.

One Comment