Bisakah BV menyebabkan kehamilan ektopik?

Bisakah BV menyebabkan kehamilan ektopik?

Bisakah BV menyebabkan kehamilan ektopik?

Tanpa perawatan yang tepat, mengalami vaginosis bakterial selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran pada trimester kedua dan meningkatkan peluang Anda untuk melahirkan secara prematur. Ini juga dapat menyebabkan Penyakit Radang Panggul, kehamilan ektopik, dan infertilitas.

Bisakah Anda hamil dengan BV berulang?

Vaginosis bakterial tiga kali lebih sering terjadi pada wanita tidak subur daripada wanita subur. BV, dan infeksi lainnya secara umum, dapat menurunkan kesuburan dalam beberapa cara: Meningkatkan peradangan dan aktivitas sistem kekebalan, membuat lingkungan yang beracun untuk reproduksi. Menyebabkan kerusakan pada sperma dan sel vagina.

Bisakah BV menyebar ke rahim?

Bakteri penyebab BV terkadang dapat menginfeksi rahim (rahim) dan saluran tuba (saluran yang membawa telur dari ovarium ke rahim). Jenis infeksi ini disebut penyakit radang panggul (PID).

Apakah ada yang hamil saat mengalami BV?

Kebanyakan wanita dengan BV memiliki kehamilan normal. Dan hingga setengah dari kasus BV pada wanita hamil sembuh dengan sendirinya. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa memiliki BV saat Anda hamil dikaitkan dengan: Peningkatan risiko kelahiran prematur dan memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah.

Apa yang terjadi jika BV tidak diobati?

Jika BV tidak diobati, kemungkinan masalah mungkin termasuk: Risiko lebih tinggi terkena IMS, termasuk HIV. Memiliki BV dapat meningkatkan risiko terkena HIV, herpes genital, klamidia, penyakit radang panggul, dan gonore. Wanita dengan HIV yang mendapatkan BV juga lebih mungkin menularkan HIV ke pasangan seksual pria.

Makanan apa yang harus dihindari ketika Anda menderita BV?

Hindari daging dan susu yang mengandung hormon buatan. Daging dan produk susu tertentu mengandung xenoestrogen—hormon buatan yang meniru estrogen. Menurut Dr. Webb, ini dapat memblokir estrogen dari vagina, mencegah pembentukan lapisan mukosa, yang, sekali lagi, dapat membuat Anda rentan terhadap infeksi.

Mengapa saya terus-menerus memiliki BV?

BV terkait dengan ketidakseimbangan bakteri “baik” dan “berbahaya” yang biasanya ditemukan di vagina wanita. Memiliki pasangan seks baru atau banyak pasangan seks, serta douching, dapat mengganggu keseimbangan bakteri di vagina. Ini menempatkan seorang wanita pada peningkatan risiko untuk mendapatkan BV.

Apa yang terjadi jika Anda memiliki BV selama bertahun-tahun?

Namun, jika tidak diobati, BV dapat meningkatkan risiko Anda untuk: Penyakit menular seksual (PMS) seperti herpes, klamidia, gonore, dan HIV. Penyakit radang panggul di mana bakteri BV menginfeksi rahim atau saluran tuba.

Mengapa saya terus mendapatkan BV dengan pasangan yang sama?

Memiliki banyak pasangan seks meningkatkan risiko bakterial vaginosis – ketidakseimbangan bakteri vagina yang dapat menyebabkan rasa sakit dan gatal pada wanita – tetapi sebuah studi baru menunjukkan bahwa setia pada satu pasangan dapat menyebabkan infeksi berulang.

Apakah BV sulit dihilangkan?

Mengapa BV sulit diobati BV dikaitkan dengan penurunan jumlah bakteri baik, yang dikenal sebagai lactobacilli, dan peningkatan bakteri jahat. Lactobacilli mendominasi vagina yang sehat, melawan bakteri jahat dan agen penyebab penyakit lainnya.

Berapa lama bakterial vaginosis bisa bertahan?

Vaginosis bakterial biasanya sembuh dalam 2 atau 3 hari dengan antibiotik, tetapi pengobatan berlangsung selama 7 hari. Jangan berhenti menggunakan obat Anda hanya karena gejala Anda lebih baik. Pastikan untuk meminum antibiotik sepenuhnya. Antibiotik biasanya bekerja dengan baik dan memiliki sedikit efek samping.

Akankah bakterial vaginosis hilang dengan sendirinya?

Vaginosis bakteri sering hilang dengan sendirinya. Tetapi pada beberapa wanita itu tidak hilang dengan sendirinya. Dan bagi banyak wanita itu kembali setelah dibersihkan. Perawatan antibiotik bekerja untuk beberapa wanita tetapi tidak untuk yang lain.

Seperti apa bau BV?

Inilah cara Anda membedakannya: Keputihan: Tanda khas BV adalah keputihan dengan bau “amis”. Kotoran dari infeksi jamur biasanya tidak berbau menyengat, tetapi mungkin terlihat seperti keju cottage. Iritasi vagina: Biasanya, BV tidak menyebabkan iritasi atau gatal pada vagina.

Related Posts