Tag: Sitosol

Sitosol adalah cairan yang ditemukan di dalam sel. Ini adalah larutan berbasis air di mana organel, protein, dan struktur sel lainnya mengambang.

Sitosol sel apa pun adalah larutan kompleks, yang sifat-sifatnya memungkinkan fungsi kehidupan terjadi. Sitosol mengandung protein, asam amino, mRNA, ribosom, gula, ion, molekul kurir, dan banyak lagi!

Meskipun pernah dianggap sebagai larutan sederhana, para ilmuwan semakin menemukan bahwa sitosol dapat memiliki struktur dan organisasi. Sebagai contoh, beberapa sel menggunakan gradien ion atau partikel kurir untuk mengandung informasi penting yang diperlukan untuk pertumbuhan nanti.

Beberapa spesies menggunakan organisasi sitoplasma mereka untuk mengarahkan pertumbuhan embrio dari sel telur yang dibuahi. Pada spesies ini, molekul kurir didistribusikan secara berbeda di seluruh sitoplasma sel telur.

Ketika sel telur membelah setelah pembuahan, ini menghasilkan sel anak yang berbeda yang menerima molekul kurir yang berbeda – dan kemudian berkembang menjadi berbagai jenis jaringan.

Prinsip ini menunjukkan pentingnya dan kompleksitas sitoplasma, yang dulunya dianggap hanya air asin!

Organel yang terikat membran mengapung di sitosol, tetapi interiornya tidak dianggap sebagai bagian darinya. Kloroplas, mitokondria, nuklei, dan membran tertutup lainnya yang tertutup di dalam sel memiliki cairan internal dan kimia yang terpisah dari sitosol.

Asal mula dan struktur Mitokondria

Mitokondria dalam banyak hal mirip dengan bakteri. Diperkirakan bahwa mitokondria berasal dari bakteri, yang ditelan oleh sel. Bakteri kuno ini akan mendapat manfaat dari nutrisi dan lingkungan pelindung yang disediakan […]