Tag: Bagaimana pembelajaran kolaboratif dapat digunakan di dalam kelas?

Ketika sekelompok dua atau lebih siswa bekerja sama untuk menyelesaikan suatu kegiatan, mendiskusikan pertanyaan, atau berkolaborasi dalam suatu tugas, kami menyebutnya pembelajaran kolaboratif . Konsekuensi yang dimaksudkan dari menyelesaikan tugas bersama adalah untuk membantu siswa mempelajari kompleksitas pemecahan masalah dan mempromosikan pembelajaran yang lebih dalam melalui melakukan.

Dengan cara ini, apa pembelajaran kolaboratif di kelas?

Pembelajaran kolaboratif adalah pendekatan pendidikan untuk belajar mengajar yang melibatkan kelompok siswa yang bekerja sama untuk memecahkan masalah, menyelesaikan tugas, atau membuat produk. Belajar berkembang dalam lingkungan sosial di mana percakapan antara peserta didik terjadi.

Kedua, apa saja contoh pembelajaran kolaboratif? Contoh kegiatan belajar kolaboratif

  • Debat ide. Dalam kelompok tiga orang, satu siswa pro, satu siswa anti dan satu lagi moderator.
  • Menyelesaikan masalah. Gunakan ‘skenario pulau terpencil’ untuk memperkenalkan pemecahan masalah.
  • Menciptakan produk.
  • Melakukan tugas.
  • Menjelaskan konsep kepada siswa lain.

Akibatnya, bagaimana kolaborasi dapat digunakan di dalam kelas?

  1. Tetapkan tujuan kelompok.
  2. Pertahankan grup berukuran sedang.
  3. Tetapkan norma kelompok yang fleksibel.
  4. Membangun kepercayaan dan mempromosikan komunikasi terbuka.
  5. Untuk tugas yang lebih besar, buat peran grup.
  6. Buat pre-test dan post-test.

Apa itu kegiatan gotong royong?

Kegiatan kolaboratif adalah setiap kegiatan di mana peserta didik bekerja secara kooperatif berpasangan atau kelompok. Contoh: Diskusi berpasangan atau kelompok. Menyelesaikan tugas bersama secara berpasangan atau berkelompok, misalnya menjodohkan, menyortir, memberi peringkat. Kegiatan atau permainan dengan unsur kompetitif, misalnya bingo.