Apa itu Aturan Hund, Prinsip Pengecualian Pauli, dan Prinsip Aufbau?

Apa itu Aturan Hund, Prinsip Pengecualian Pauli, dan Prinsip Aufbau?

Prinsip Aufbau

Prinsip Aufbau menentukan cara pengisian elektron dalam orbital atom suatu atom dalam keadaan dasarnya.

Ini menyatakan bahwa elektron diisi ke dalam orbital atom dalam urutan peningkatan tingkat energi orbital. Menurut prinsip Aufbau, orbital atom yang tersedia dengan tingkat energi terendah ditempati sebelum orbital atom dengan tingkat energi yang lebih tinggi.

Sifat

Menurut prinsip Aufbau, elektron pertama menempati orbital yang energinya paling rendah. Ini menyiratkan bahwa elektron memasuki orbital yang memiliki energi lebih tinggi hanya ketika orbital dengan energi lebih rendah telah terisi penuh.

Urutan peningkatan energi orbital dapat ditentukan dengan bantuan aturan (n+l), di mana jumlah bilangan kuantum utama dan azimut menentukan tingkat energi orbital.

Nilai yang lebih rendah (n+l) sesuai dengan energi orbital yang lebih rendah. Jika dua orbital berbagi nilai yang sama (n+l), orbital dengan nilai n yang lebih rendah dikatakan memiliki energi yang lebih rendah terkait dengannya.

Urutan pengisian elektron pada orbital adalah: 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p, dan seterusnya.

Prinsip Pengecualian Pauli

Asas pengecualian Pauli menyatakan bahwa dalam satu atom tidak ada dua elektron yang memiliki himpunan identik atau bilangan kuantum yang sama (n, l, ml, dan ms). Sederhananya, setiap elektron harus memiliki atau berada dalam keadaan uniknya sendiri (keadaan tunggal).

Ada dua aturan penting yang diikuti oleh Prinsip Pengecualian Pauli:

Hanya dua elektron yang dapat menempati orbital yang sama.

Dua elektron yang ada dalam orbital yang sama harus memiliki spin yang berlawanan atau harus antiparalel.

Aturan Ratusan

Aturan Hunds Aturan Multiplisitas Maksimum menyatakan bahwa untuk konfigurasi elektron tertentu, suku dengan multiplisitas maksimum memiliki energi terendah. Menurut aturan ini, pasangan elektron dalam orbital p, d dan f tidak dapat terjadi sampai setiap orbital dari subkulit tertentu masing-masing berisi satu elektron atau ditempati secara tunggal.

Ini menyatakan bahwa:

Dalam sublevel, setiap orbital ditempati sendiri sebelum ditempati ganda.

Elektron yang ada dalam orbital yang terisi tunggal memiliki spin yang identik.

Dengan kata yang lebih sederhana, aturan tersebut menyatakan bahwa, untuk konfigurasi elektron yang dinyatakan, nilai multiplisitas spin terbesar memiliki suku energi terendah. Dikatakan jika dua atau lebih dari dua orbital yang memiliki jumlah energi yang sama kosong maka elektron akan mulai menempatinya satu per satu sebelum mereka mengisinya secara berpasangan.

Semua aturan di atas membantu dalam memahami konfigurasi elektron dan diagram energi atom.

5