Infeksi Ragi pada Anak

Infeksi jamur atau kandidiasis diyakini sebagai penyakit yang menyerang orang dewasa, terutama wanita. Namun, itu juga sangat umum pada anak-anak. Artikel ini akan memberi tahu Anda tentang penyebab, gejala, dan pengobatan infeksi jamur yang terjadi pada anak-anak.

Ketika anak-anak lahir, sistem kekebalan tubuh mereka sangat lemah. Saat mereka tumbuh dewasa, bahkan sistem kekebalan mulai menguat, tetapi hanya ketika mereka menjadi dewasa, itu menjadi sangat kuat. Hal inilah yang menyebabkan anak-anak maupun remaja mudah sekali terjangkit berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang sering terlihat pada anak-anak adalah infeksi jamur kandidiasis. Mereka muncul dalam bentuk jaringan bengkak merah yang ditutupi oleh bercak berwarna krem atau putih, dan dapat dilihat di mulut serta di area genital dan dubur.

Penyebab

Antibiotik : Ini adalah salah satu penyebab utama infeksi jamur. Asupan antibiotik dapat menyembuhkan anak dari penyakit, tetapi pada gilirannya menghancurkan semua bakteri yang ada di dalam tubuh, yang dibutuhkan anak untuk tetap sehat. Karena tidak adanya bakteri dalam tubuh, jamur ragi dapat berkembang biak tanpa diketahui, yang menyebabkan terjadinya infeksi jamur.

Asupan Gula Tinggi : Konsumsi gula dalam jumlah tinggi dapat memicu tumbuhnya jamur di dalam tubuh. Meskipun makanan bayi komersial mengklaim tanpa pemanis, mereka mengandung kadar gula yang tinggi. Selain itu, jus buah kalengan bahkan yang dibuat di rumah mengandung 5-6 sendok teh gula. Dikatakan juga bahwa konsumsi susu sapi, susu beras, susu kedelai, atau susu kambing dapat menyebabkan infeksi jamur, karena mengandung gula dalam jumlah tinggi.

Melalui Ibu : Jika ibu mengalami infeksi jamur saat melahirkan, ia dapat menularkan infeksi tersebut kepada bayinya. Juga, menyusui dapat menimbulkan kondisi ini pada anak-anak.

Ruam Popok : Anak kecil sering mengalami ruam popok. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan infeksi jamur di dalamnya.

Gejala

Gejala yang paling umum adalah munculnya ruam di daerah yang terkena. Namun, ada hal lain yang menyertai infeksi jamur, yang meliputi sakit perut akut kronis dan masalah pencernaan lainnya seperti kembung, diare, dan gas. Gejala lain yang terlihat pada anak-anak yang terkena penyakit ini adalah kaki atlet, infeksi telinga kronis, gatal-gatal, eksim, dll. Mereka mungkin juga mengeluh sering sakit kepala, dan mungkin tampak lelah dan tertekan hampir sepanjang waktu. Beberapa juga dilaporkan memiliki masalah belajar dalam kasus seperti itu.

Perlakuan

Jika anak Anda menderita gejala-gejala ini, Anda harus segera mengobatinya. Dokter anak akan merekomendasikan aplikasi krim antijamur pada area yang terinfeksi. Selain itu, akan bermanfaat juga untuk merawat anak dengan probiotik . Anda bisa memberi makan anak Anda yogurt, atau memberinya suplemen probiotik. Jika anak Anda mengalami infeksi jamur di daerah dubur, perawatan harus dilakukan, dan popok harus diganti dalam waktu singkat. Memberi makan anak dengan makanan hijau seperti bifidus, barley green, spirulina, dll., bersama dengan diet yang mengandung makanan berserat, juga merupakan cara pengobatan yang efektif. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih salah satu tindakan pengobatan.

Anda pasti sudah memahami pentingnya mencegah terjadinya infeksi ini pada anak. Pastikan anak Anda mengikuti diet sehat, dan mendapatkan semua nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjadi kuat. Dalam kasus bayi, sumber nutrisi utama mereka harus tetap ASI, dan produk komersial harus dihindari sebisa mungkin.

Infeksi ragi dapat disembuhkan. Namun, mereka menyebabkan rasa sakit dan iritasi pada pasien. Oleh karena itu, penting untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjaga anak Anda aman dari penyakit yang tidak menyenangkan ini.

Penafian: Artikel Ini ini semata-mata untuk tujuan informatif dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan saran dari para ahli medis.

Author: fungsi