18 contoh Perubahan fisika

Perubahan fisika melibatkan keadaan materi dan energi. Tidak ada zat baru yang diciptakan selama perubahan fisik, meskipun masalah ini membutuhkan bentuk yang berbeda. Ukuran, bentuk, dan warna materi dapat berubah. Selain itu, perubahan fisika terjadi ketika zat dicampur tetapi tidak bereaksi secara kimia.

Bagaimana Mengidentifikasi Perubahan Fisika

Salah satu cara untuk mengidentifikasi perubahan fisika adalah perubahan fisika dapat reversibel, terutama perubahan fase. Misalnya, jika Anda membekukan es batu, Anda bisa mencairkannya ke dalam air lagi. Coba tanyakan pada diri sendiri:

  1. Apakah perubahaannya reversibel? (perhatikan, tidak semua perubahan fisik mudah dibalik)
  2. Apakah ada perubahan warna (dengan pengecualian), pembentukan gelembung, atau pembentukan endapan? (Ini semua adalah tanda perubahan kimia dan bukan perubahan fisik.)
  3. Apakah identitas kimia dari produk akhir sama seperti sebelum perubahan? Jika jawabannya ya, ini adalah perubahan fisik. Jika jawabannya tidak, itu adalah perubahan kimia.

Contoh Perubahan Fisik

Ini adalah daftar 10 contoh perubahan fisik.

1. meremukan kaleng
2. melelehkan es batu
3. air mendidih
4. mencampur pasir dan air
5. memecahkan kaca
6. melarutkan gula dan air
7. merobek kertas
8. memotong kayu
9. mencampur kelereng merah dan hijau
10. sublimasi es kering

Perlu lebih banyak contoh perubahan fisik? Ini dia …

11. meremas kantong kertas
12. melelehkan sulfur padat menjadi belerang cair (Ini adalah contoh yang menarik karena perubahan keadaan tidak menyebabkan perubahan warna, meskipun komposisi kimianya sama baik sebelum dan sesudah perubahan. Beberapa nonlogam, seperti oksigen dan radon, berubah warna saat mereka mengubah fase.)

13. memotong apel
14. mencampur garam dan pasir
15. mengisi mangkuk permen dengan permen yang berbeda
16. penguapan nitrogen cair
17. pencampuran tepung, garam, dan gula
18. mencampur air dan minyak

Indikasi Perubahan Kimia

Terkadang cara termudah untuk mengidentifikasi perubahan fisika adalah dengan menyingkirkan kemungkinan perubahan kimia.

  1. Mungkin ada beberapa indikasi bahwa reaksi kimia telah terjadi. Perhatikan, mungkin suatu zat berubah warna atau suhu selama perubahan fisik.
  2. menimbulkan gelembung atau melepaskan gas.
  3. Menyerap atau melepaskan panas.
  4. berubah warna.
  5. Melepaskan bau.
  6. Ketidakmampuan untuk membalikkan perubahan.
  7. Presipitasi dari padatan dari larutan cair.
  8. Pembentukan zat kimia baru. Ini adalah indikator terbaik dan paling pasti. Perubahan sifat kimia sampel dapat menunjukkan perubahan kimia (misalnya, mudah terbakar, keadaan oksidasi).

Loading...