Contoh Seleksi alam

Seleksi alam adalah teori yang awalnya dipopulerkan oleh Charles Darwin. Salah satu contoh klasik dari seleksi alam adalah ngengat di Inggris. Menurut teori ini, hewan karena perubahan lingkungan alam dari waktu ke waktu sifat yang menguntungkan akan dilestarikan, dan sifat-sifat yang tidak memajukan spesies secara perlahan akan dikeluarkan. Orang kadang-kadang bingun teori ini dengan evolusi; pada kenyataannya, itu hanya salah satu komponen dari sintesis evolusi modern yang menjelaskan bagaimana spesies berevolusi dan berubah dari waktu ke waktu.

Pengertian Seleksi Alam

Seleksi alam adalah salah satu dari banyak istilah yang terkenal tetapi sangat disalahpahami di dunia sains pada umumnya dan di bidang evolusi pada khususnya.

Dalam arti dasar, ini adalah proses pasif dan masalah keberuntungan yang bodoh; pada saat yang sama, itu bukan sekadar “acak,” seperti yang diyakini banyak orang, meskipun benih seleksi alam itu acak.  Perubahan yang terjadi dalam lingkungan tertentu menyebabkan sifat-sifat tertentu lebih menguntungkan daripada yang lain.

Misalnya, jika suhu berangsur-angsur menjadi lebih dingin, hewan dari spesies tertentu yang memiliki mantel lebih tebal berkat gen yang disukai lebih mungkin untuk bertahan hidup dan bereproduksi, sehingga meningkatkan frekuensi sifat yang diwariskan dalam populasi ini.

Perhatikan bahwa ini adalah proposisi yang berbeda sepenuhnya dari masing-masing hewan dalam populasi ini yang bertahan hidup karena mereka dapat menemukan tempat berlindung melalui keberuntungan atau kecerdikan; yang tidak terkait dengan sifat-sifat turun temurun yang berkaitan dengan karakteristik mantel.

Komponen penting dari seleksi alam adalah organisme individu tidak bisa begitu saja akan sifat-sifat yang diperlukan menjadi ada. Mereka harus hadir dalam populasi berkat variasi genetik yang sudah ada sebelumnya yang pada gilirannya mengikuti dari mutasi kebetulan dalam DNA pada generasi sebelumnya.

Sebagai contoh, jika cabang terendah dari pohon berdaun menjadi semakin tinggi dari tanah ketika sekelompok jerapah menghuni daerah tersebut, jerapah yang kebetulan memiliki leher lebih panjang akan bertahan lebih mudah karena dapat memenuhi kebutuhan nutrisi mereka, dan mereka akan bereproduksi satu sama lain untuk mewariskan gen yang bertanggung jawab atas leher panjang mereka, yang akan menjadi lebih umum di populasi jerapah lokal.

Contoh Seleksi alam

Menurut teori Darwin, yang diterbitkan pada tahun 1859 dalam The Origin of Species, dalam suatu populasi hewan, berbagai sifat dapat hadir. Jika hewan mengembangkan suatu sifat yang membantu untuk bertahan hidup, maka akan lebih mungkin untuk meneruskan sifat tersebut kepada generasi mendatang, akhirnya mengakibatkan munculnya sifat itu secara luas seiring dengan generasi yang terus berkembang biak. Hal ini berpotensi menyebabkan munculnya spesies yang sama sekali baru dari waktu ke waktu.

Salah satu contoh klasik dari seleksi alam adalah ngengat di Inggris. Ketika Revolusi Industri terjadi, sejumlah besar batu bara dan partikulat lainnya memasuki udara, mengakibatkan pohon di sekitar beberapa pabrik menjadi hitam. Ngengat yang dibumbui warna putih diam diatas batang pohon, membuat mereka sasaran empuk bagi burung, sementara ngengat yang berwarna gelap mampu tetap tersembunyi, sehingga menyampaikan gen untuk warna gelap untuk generasi mendatang karena mereka hidup cukup lama untuk berkembang biak.

Akhirnya, populasi ngengat didominasi oleh warna gelap, dan proses ini dibatalkan pada saat Inggris mulai melembagakan standar udara bersih, mengurangi polusi dan memungkinkan pohon untuk kembali ke rona alami yang lebih disukai oleh ngengat pucat.

pulau Galapagos
Kunjungan Darwin ke Kepulauan Galapagos membantunya mengembangkan teorinya tentang seleksi alam.

Darwin membandingkan seleksi alam dengan seleksi buatan yang ditunjukkan oleh manusia ketika mereka mengkultur tanaman dan hewan untuk sifat yang menguntungkan. Meskipun Darwin tidak mengerti genetika, ia tahu bahwa orang-orang seperti peternak kuda mampu membawa keluar sifat terbaik dalam generasi-generasi hewan, dan bahwa proses yang sama harus terjadi di alam.

Salah satu masalah utama dengan seleksi alam sebagai teori mandiri adalah bahwa hal itu akan berarti bahwa spesies harus menjadi homogen dari waktu ke waktu saat hewan dengan sifat-sifat positif yang mendominasi lukang gen. Seperti yang ditunjukkan oleh keragaman besar dalam sebagian besar spesies, hal ini tidak terjadi, karena hal-hal seperti pergeseran genetik dan mutasi spontan, yang memastikan bahwa gen tidak menjadi terlalu sederhana.

Sementara teori Darwin sendiri tidak cukup untuk menjelaskan proses evolusi, itu hanya meletakkan dasar, dan ilmuwan abad ke-20 yang dibangun di atasnya tahun 1930-an mulai berbicara dengan serangkaian teori yang lebih lengkap yang saling berhubungan dengan pewarisan. Seleksi alam dapat dilihat di tempat kerja pada berbagai tingkatan, mulai dari pengembangan bakteri resisten antibiotik sampai variasi warna bunga yang hidup di lingkungan yang berbeda.

Contoh Seleksi alam
Contoh Seleksi alam 1

Seleksi alam adalah teori yang awalnya dipopulerkan oleh Charles Darwin. Salah satu contoh klasik dari seleksi alam adalah ngengat di Inggris. Menurut teor

Editor's Rating:
5
Contoh Seleksi alam 2

Tinggalkan Balasan