Apakah fungsi Sentromer

Sentromer adalah wilayah pada kromosom yang menghubungkan dua kromatid saudara. Dalam profase mitosis, daerah khusus pada sentromer disebut kinetokor menempelkan kromosom ke spindle serat kutub. Serat ini membantu untuk memanipulasi dan kromosom terpisah selama pembelahan sel. Selama metafase mitosis, kromosom dipegang pada pelat metafase oleh kekuatan yang sama dari serat kutub yang mendorong pada sentromer.

Selama anafase mitosis, sentromer dipasangkan di setiap kromosom yang berbeda mulai bergerak terpisah saat kromosom putri bermigrasi sentromer pertama menuju ujung-ujung sel. Sentromer merupakan bagian kromosom yang menyempit dan tampak lebih terang. Bagian ini berfungsi sebagai tempat melekatnya benang-benang gelendong/ spindel pembelahan pada waktu sel membagi.Sentromer

Akrosentrik, sentromer di dekat ujung kromosom. Pada kromosom ini hanya memiliki satu buah lengan saja sehingga letak sentromernya berada di ujung kromosom. Sentromer merupakan bagian kepala kromosom berbentuk bulat yang merupakan pusat kromosom dan membagi kromosom menjadi dua lengan atau juga bagian kromosom yang berkontriksi ( mengecil ), menyerupai bulatan kecil di tengah – tengah kromosom. Submetasentrik, sentromer tidak terletak tepat di tengah kromatid.

Metasentrik, kromosom jenis ini memiliki panjang lengan yang relatif sama sehingga sentromer berada di tengah-tengah kromosom. • Berdasarkan letak sentromernya, kromosom dibagi menjadi empat macam, yaitu : Gambar 2. Bentuk-bentuk kromosom berdasarkan letak sentromernya.

Sentromer terdiri dari kombinasi kompleks protein dan DNA. Kromosom submetasentrik memiliki sentromer sedikit offset dari pusat yang mengarah ke asimetri sedikit dalam panjang dua bagian. DNA di daerah sentromer kromosom terdiri dari kromatin yang disusun sedemikian rupa dan rapat yang dikenal sebagai heterochromatin.

Posisi sentromer mudah diamati dalam kariotipe manusia dari kromosom homolog Kromosom 1 adalah contoh sentromer metasentris, kromosom 5 adalah contoh sentromer submetacentric, dan kromosom 13 adalah contoh sentromer akrosentrata. Ini artinya bahwa kromosom homolog akan menempel di daerah sentromer mereka hingga serat spindle yang terbentang dari hanya satu dari dua kutub sel. Kromosom Metaphase terbentuk setelah replikasi DNA terjadi, dua kromosom yang dihubungkan oleh sentromer.

Pada bentuk submetasentrik sentromer terletak di antara tengah dan ujung kromosom sehingga memberikan kenampakan kromosom seperti huruf J. Bentuk submetasentrik menghasilkan dua lengan kromosom yang tidak sama panjangnya. 2 Oleh karena itu, kromatid saudara hanya terhubung pada bagian sentromer. Setiap kromosom memiliki satu buah sentromer.

Kinetokor merupakan daerah khusus pada sentromer kromosom. Pada masing-masing kromatid, kinetokor terbentuk pada daerah sentromer. Ø Setiap kromosom melakukan replikasi menjadi dua kromatid dengan sentromer yang masih menyatu.

Sentromer atau kinetokor adalah bagian dari kromosom tempat melekatnya benang – benang spindel yang berperan menggerakkan kromosom selama proses pembelahan sel. 2. Disentris: adalah kromosom yang memiliki dua sentromer. Kromosom yang tidak memiliki sentromer disebut asentrik.

1. Telosentrik: jika sentromer terletak di ujung lengan kromosom. 3. Metasentrik: jika sentromer terletak di tengah – tengah antara kedua lengan kromosom. Dalam tahap profase mitosis, daerah khusus pada sentromer disebut kinetochore menempelkan kromosom untuk spindle serat kutub.

Selama anafase mitosis, sentromer dipasangkan di setiap kromosom yang berbeda mulai bergerak terpisah sebagai kromosom anak bermigrasi sentromer pertama menuju ujung-ujung sel. Kromatid masih melekat satu sama lain pada bagian sentromer. Dalam daerah sentromer tampak adanya struktur seperti benang-benang yang dinamakan mikrotubulus.

Gen-gen yang membawa sifat bagian tubuh yang sama dan lokusnya bersesuaian disebut gen homolog.Lokus tertentu dapat mengandung satu gen atau lebih Lokus ini ditentukan beberapa jaraknya dari sentromer yang satuannya disebut unit atau mM (milimorgan). Akrosentrik : sentromer terletak di dekat ujung kromosom. Metasentrik : sentromer terletak di tengah, membagi lengan kromosom menjadi dua lengan yang hampir sama panjang.

2. Disentris : adalah kromosom yang memiliki dua sentromer. 4. Asentrik : adalah kromosom yang tidak memiliki sentromer. Sentromer titik membentuk lampiran mikrotubulus tunggal per kromosom dan mengikat protein tertentu, yang mengenali urutan DNA tertentu dengan efisiensi tinggi.

Berbeda dengan sentromer titik, sebagian besar organisme memiliki sentromer regional dalam sel mereka. Sentromer hadir dalam sel hewan dan tumbuhan, sedangkan sentriol tidak hadir pada tumbuhan tingkat tinggi dan sebagian besar jamur. Dengan larutnya selubung inti maka sitoplasma beserta isinya campur dengan substansi inti, hingga bahan-bahan tubulin akan disusun oleh kinetokhor yang terdapat pada sentromer menjadi chromosomal fibers”.

1. Sentromer membelah hingga khromatid dari khromosom bersangkutan betul-betul terpisah. Namun demikian Khromosom” masing-masing memiliki 2 buah sentromer. Dengan M.E. pasangan kromosom homolog tampak memiliki 4 sentromer, karena tiap kromatidnya telah memiiki sentromernya masing – masing walaupun 2 kromatid bertindak sebagai satu kesatuan fungsional.

Klasifikasi kromosom berdasarkan bentuknya dalam hubungan letak sentromernya : 2. Akrosentrik mempunyai sentromer yang terletak dekat ujung, Dalam kontriksi primer tersebut terdapat daerah jernih yang merupakan sentromer yang mengandung kinetokhor yang diduga untuk membentuk chromosomal fibers” pada waktu mitosis.

Kromatid merupakan bagian lengan kromosom yang terikat satu sama lainnya, yaitu 2 kromatid kembar diikat oleh sentromer. Pada masa pembelahan, sentromer merupakan struktur yang sangat penting, di bagian inilah kromatid saling melekat satu sama lain pada masing-masing bagian kutub pembelahan

Loading...