Bagian-bagian sungai dan ciri-cirinya

Sungai adalah aliran air yang mengalir besar dan alami. Sungai ditemukan di setiap benua dan di hampir semua jenis tanah. Beberapa sungai mengalir air sepanjang tahun. Lainnya mengalir secara musiman atau selama musim hujan. Sungai mungkin hanya sepanjang satu kilometer, atau mungkin mencakup banyak benua.

Sungai terpanjang di dunia adalah Nil di Afrika dan Amazon di Amerika Selatan. Kedua sungai mengalir melalui banyak negara. Selama berabad-abad, para ilmuwan memperdebatkan sungai mana yang lebih panjang. Mengukur sungai cukup sulit karena sulit menentukan dengan tepat awal dan akhir. Juga, panjang sungai dapat berubah ketika mereka berliku-liku, dibendung, atau delta mereka tumbuh dan surut.

Amazon diperkirakan panjangnya antara 6.259 kilometer (3.903 mil) dan 6.800 kilometer (4.225 mil). Sungai Nil diperkirakan panjangnya antara 5.499 kilometer (3.437 mil) dan 6.690 kilometer (4.180 mil). Tidak ada perdebatan, bahwa Amazon membawa lebih banyak air daripada sungai lain di Bumi. Kira-kira seperlima dari semua air tawar yang masuk ke lautan berasal dari Amazon.

Sungai penting karena berbagai alasan. Salah satu hal terpenting yang mereka lakukan adalah membawa air dalam jumlah besar dari darat ke laut. Di sana, air laut terus menguap. Uap air yang dihasilkan membentuk awan. Awan membawa kelembaban di atas tanah dan melepaskannya sebagai curah hujan. Air tawar ini memberi makan sungai dan sungai yang lebih kecil. Pergerakan air antara darat, laut, dan udara disebut siklus air. Siklus air terus-menerus mengisi kembali persediaan air tawar Bumi, yang sangat penting bagi hampir semua makhluk hidup.

Secara garis besar, bagian-bagian sungai terdiri dari bagian hulu, tengah, dan hilir. Pada bagian hulu, sungai memiliki karakteristik sebagai berikut.

  1. Arus air deras.
  2. Arah erosi ke dasar sungai (erosi vertikal).
  3. Lembahnya curam.
  4. Lembahnya berbentuk V.
  5. Kadang-kadang terdapat air terjun.
  6. Tidak terjadi pengendapan (sedimentasi).

Berbeda dengan bagian hulunya, maka ciri-ciri fisik sungai di bagian tengah adalah sebagai berikut.

  1. Arus air sungai tidak begitu deras.
  2. Erosi sungai mulai ke samping (erosi horizontal).
  3. Aliran sungai mulai berkelok-kelok.
  4. Mulai terjadi proses sedimentasi (pengendapan) karena kecepatan air mulai berkurang.

Pada bagian hilir sungai memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Arus air sungai tenang.
  2. Banyak terjadi sedimentasi.
  3. Erosi ke arah samping (horizontal).
  4. Sungai berkelok-kelok (terjadi proses meander).
  5. Kadang-kadang ditemukan meander yang terpotong sehingga membentuk kali mati atau danau tapak kuda (oxbow lake).
  6. Di bagian muara kadang-kadang terbentuk delta.

Sungai dalam Sejarah

Sungai selalu penting bagi manusia. Pada zaman prasejarah, orang-orang bermukim di sepanjang tepi sungai, di mana mereka menemukan ikan untuk makan dan minum untuk memasak, dan mandi. Belakangan, orang-orang belajar bahwa tanah yang subur di sepanjang sungai baik untuk menanam tanaman. Peradaban besar pertama di dunia muncul di dataran banjir yang subur di Sungai Nil di Mesir, Indus di Asia selatan, Tigris dan Eufrat di Timur Tengah, dan Huang (Kuning) di Tiongkok.

Berabad-abad kemudian, sungai menyediakan rute untuk perdagangan, eksplorasi, dan pemukiman. Sungai Volga di Eropa Timur memungkinkan budaya Skandinavia dan Rusia, dekat sumber sungai, untuk berdagang barang dan konsep dengan budaya Persia, dekat mulut Volga di Eropa selatan. Sungai Hudson di negara bagian New York di AS dinamai setelah penjelajah Inggris Henry Hudson, yang menggunakan sungai untuk mengeksplorasi apa yang kemudian menjadi Dunia Baru.

Ketika kota dan industri berkembang, aliran air sungai yang deras memasok listrik untuk mengoperasikan mesin. Ratusan pabrik dioperasikan pabrik didukung oleh Sungai Thames di Inggris, Mississippi di Amerika Serikat, dan Ruhr di Jerman.

Sungai masih tetap penting hari ini. Jika Anda melihat peta dunia, Anda akan melihat bahwa banyak kota terkenal berada di sungai. Kota-kota sungai besar termasuk New York City, New York; Buenos Aires, Argentina; London, Inggris; Kairo, Mesir; Kolkata, India; dan Shanghai, Cina. Bahkan, sungai biasanya merupakan bagian tertua dari kota. Paris, Perancis, misalnya, diberi nama setelah orang-orang Zaman Besi yang dikenal sebagai Parisii, yang tinggal di pulau-pulau dan tepian Sungai Seine, yang mengalir melalui kota.

Sungai terus menyediakan jalur transportasi, air untuk minum dan untuk mengairi lahan pertanian, dan listrik untuk rumah dan industri.

Loading...

One thought on “Bagian-bagian sungai dan ciri-cirinya

Comments are closed.