Sebutkan 7 isi dari Delapan jalur pemerataan

Delapan jalur pemerataan sebagai berikut: 1. Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat, khususnya pangan, sandang, dan perumahan. 2. Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan. 3 . Pemerataan pembagian pendapatan. 4. Pemerataan kesempatan kerja. 5. Pemerataan kesempatan berusaha. 6. Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan, khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita. 7. Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air. Mari kita pelajari lebih jelas tentang unsur-unsur dalam trilogi pembangunan :

a. Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya

Pemerataan pemcngunan dan hasil-hasilnya berarti bahwa pembangunan itu harus dilaksanaan secara merata di seluruh wilayah tanah air, serta hasil-hasilnya harus dapat dirasakan oleh seluruh rakyat secara adil dan merata. Apa yang dimaksud adil dan merata ?

Adil dan merata mengandung arti bahwa setiap warga negara harus menerima hasil-hasil pembangunan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan, dan bagi yang mampu berperan lebih, harus mendrima hasilnya sesuai dengan darma bhaktinya kepada bangsa dan negara.

b. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi

Pertumbuhan ekonomi yang bukup tinggi dalam trilogi pembangunan mengandung makna bahwa :

  1. Pertumbuhan ekonomi harus lebih tinggi dari angka laju pertumbuhan penduduk.
  2. Upaya mengejar pertumbuhan ekonomi harus tetap memperhatikan keadikan dan pemerataan.
  3. Harus tetap dijaga keselarasan, kererasian, dan keseimbangan dengan bidang-bidang dengan bidang-bidang pembangunan lainnya.

c. Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis, dimaksudkan agar dalam pelaksanaan pembangunan itu :

  1. Terdapat kondisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang aman, tentram dan tertib yang tercipta karena berlakunya aturan yang disepakati bersama.
  2. Dalam kondisi stabilitas nasional terdapat iklim yang mendorong berkembangnya kreativitas masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara.

Di dalam pelaksanaan pemcngunan selalu diperhatikan asas pemerataan xang menuju terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dengan melanjutkan, memperluas, dan memberikan kedalaman pada pelaksanaan delapan jalur pemerataan yang selama ini telah ditempuh pemerintah .

Pada masa kepemimpinan Soeharto, Soeharto mempunyai program pembangunan jangka pendek yang disebut Pelita (pembangunan lima tahun). Selama masa kepemimpinannya soeharto mampu menjalankan program pembangunan pelita hingga mencapai pelita VI dan telah menjadi program pembangunan jangka panjang.

Dari pelita I hingga VI ada pelita yang menekankan program pembangunannya pada Trilogi Pembangunan yaitu di pelita III. Pelita III dilaksanakan pada tanggal 1 april 1979 hingga 31 maret 1984. Trilogi pembangunan adalah wacana pembangunan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah orde baru di indonesia sebagai landasan penentuan kebijakan politik, ekonomi, dan sosial dalam melaksanakan pembangunan negara.

Isi Trilogi pembangunan adalah sebagai berikut : – Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia – Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi – Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis Upaya pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya tidak mungkin tercapai tanpa adanya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, sedangkan pertumbuhan ekonomi tidak mungkin dapat dicapai tanpa adanya stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. Hal ini tercemin bahwa unsur-unsur dalam trilogi pembangunan harus dikembangkan secara selaras, serasi, terpadu, dan saling mengait.

Leave a Comment