Apa perbedaan sol dan gel berikut contoh dalam kehidupan sehari-hari

Sol adalah suspensi larutan koloid dari partikel padat yang sangat kecil dalam media cair kontinu. Sol cukup stabil dan menunjukkan Efek Tyndall. Efek Tyndall adalah hamburan cahaya tampak oleh partikel koloid. Sol buatan dapat dibuat dengan dispersi atau kondensasi. Teknik dispersi termasuk benda penggilingan padat ke dimensi koloid dengan ball milling dan metode busur Bredig (di mana busur dipukul di antara elektroda di bawah permukaan air yang mengandung beberapa zat penstabil). Sol umumnya memiliki cairan sebagai media pendispersi dan padatan sebagai fase terdispersi.

Contoh sol dalam kehidupan sehari-hari meliputi:

  • Lumpur
  • Susu magnesium
  • Cat
  • Cairan sel
  • Darah
  • Tinta berpigmen

Gel adalah koloid di mana media cair telah menjadi cukup kental untuk berperilaku lebih atau kurang sebagai padatan. Gel juga dapat dideskripsikan sebagai dispersi molekul cairan dalam padatan di mana partikel cair didispersikan dalam medium padat. Gel mungkin sangat elastis dan seperti jeli atau cukup padat dan kaku.

Gel terdiri dari jaringan tiga dimensi yang padat yang membentang volume media cair dan menjeratnya melalui efek tegangan permukaan. Baik dalam berat dan volume, gel sebagian besar cairan dalam komposisi dan dengan demikian menunjukkan densitas yang serupa dengan cairan penyusunnya.

Contoh-contoh Gel dalam kehidupan sehari-hari termasuk:

  • Jeli buah
  • Jelly agar-agar yang dimasak
  • Kabut
  • Awan es
  • Semprotan rambut.

Perbedaan Gel dan Sol Dalam Bentuk Tabel

DASAR PERBANDINGAN SOL GEL
Deskripsi Sol adalah koloid yang terbuat dari partikel yang sangat kecil dalam media cair kontinu. Sol stabil dan menunjukkan efek Tyndall. Gel adalah cairan kompleks yang terdiri dari dua fase atau lebih yang biasanya terdiri dari padatan yang didispersikan dalam cairan.
Deskripsi Alternatif Sol adalah keadaan cair dari larutan koloid. Gel dapat digambarkan sebagai tahap padat atau semi-padat (seperti jeli) dari larutan koloid.
Konversi Sol dapat dikonversi menjadi gel dengan mendinginkan. Gel dapat dikonversi menjadi sol dengan memanaskan.
Dehidrasi Dehidrasi sol relatif sangat mudah. Dehidrasi gel tidak memungkinkan.
Viskositas Sol memiliki viskositas rendah. Gel memiliki viskositas tinggi.
Klasifikasi Sol biasanya diklasifikasikan lebih lanjut menjadi lyophobic dan lyophilic. Gel tidak memiliki klasifikasi lebih lanjut.
Struktur yang pasti Sol tidak memiliki struktur yang pasti. Gel memiliki struktur seperti sarang lebah.
Media Dispersi Media dispersi sol dapat berupa air (hidrosol) atau alkohol (alcosol). Media dispersi gel akan menjadi partikel koloid terhidrasi.
Contohnya Darah, tinta berpigmen, cairan sel, cat, susu magnesium dan lumpur. Jeli buah, jeli gelatin yang dimasak, kabut, kabut, awan es, semprotan rambut.

Tinggalkan Balasan