Penyebab Laringitis

Infeksi seperti pilek dan flu, refluks asam, sinusitis, alergi, teriakan atau ketegangan vokal, dll., adalah beberapa faktor penyebab umum laringitis. Artikel berikut memberikan informasi tentang kondisi ini.

Laringitis adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada laring (kotak suara). Itu bisa akut atau kronis. Sementara yang pertama berkembang tiba-tiba dan lebih parah, yang terakhir berkembang perlahan dan memiliki efek jangka panjang. Karena pita suara (salah satu dari dua pasang lipatan selaput lendir yang bergetar untuk menghasilkan suara) terletak di dalam laring, kualitas suara akan terpengaruh secara negatif pada orang yang terkena kondisi ini. Suara menjadi serak dan serak.

Dalam beberapa kasus, suara menjadi sangat lemah sehingga sulit untuk didengar. Orang yang terkena mungkin juga menderita rasa sakit di tenggorokan dan batuk kering. Anak-anak yang terkena mungkin mengalami kesulitan bernapas. Kemacetan, sensasi geli di tenggorokan, sakit tenggorokan, tenggorokan kering, dan keinginan untuk terus-menerus membersihkan tenggorokan adalah gejala umum lainnya.

Faktor kontribusi

Berikut adalah beberapa penyebab umum dari kondisi ini:

  • Infeksi virus seperti pilek dan flu
  • Penyakit refluks asam (regurgitasi cairan lambung atau isi lambung menuju kerongkongan)
  • Radang dlm selaput lendir
  • Ketegangan vokal (berteriak atau bernyanyi untuk waktu yang lama)
  • Alergi
  • Menghirup asap kimia atau iritasi
  • Penyalahgunaan alkohol
  • Merokok
  • Infeksi bakteri/jamur/parasit

Kelumpuhan pita suara, kanker, kerusakan saraf, polip atau pertumbuhan pada pita suara, atau membungkuknya pita suara di usia tua juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Perlakuan

Perawatan akan bervariasi, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Sebagian besar kasus yang disebabkan oleh infeksi virus dapat sembuh sendiri, dan sembuh dalam waktu sekitar satu minggu. Untuk kondisi lain, obat yang diresepkan oleh dokter mungkin termasuk antibiotik (untuk infeksi bakteri), kortikosteroid (untuk mengurangi peradangan), dan obat refluks asam (jika penyebab yang mendasarinya adalah refluks asam).

Selain minum obat, Anda dapat mengikuti beberapa tindakan perawatan diri sederhana di rumah untuk membuat diri Anda lebih nyaman. Menghirup uap dari semangkuk air panas dianjurkan. Saat Anda memulihkan diri dari radang tenggorokan, bicaralah hanya jika diperlukan untuk mengistirahatkan pita suara Anda. Minum delapan gelas air setiap hari. Setiap pagi atau setiap kali Anda merasakan iritasi tenggorokan, berkumurlah dengan air garam hangat atau kunyah cengkeh mentah dari jahe. Penting bagi Anda untuk menahan diri dari merokok dan minum alkohol, karena ini dapat memperburuk gejala lebih lanjut. Hindari membersihkan tenggorokan Anda sesekali, karena dapat meningkatkan pembengkakan.

Mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah infeksi saluran pernapasan atas. Jangan mengabaikan kebutuhan untuk minum banyak air. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik tentu akan terbukti bermanfaat. Terakhir, menggunakan pelembab udara di rumah juga membantu mengurangi risiko.

Penafian : Informasi yang diberikan dalam artikel ini semata-mata untuk mendidik pembaca. Hal ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat ahli medis.