Gerakan Usus Hijau

Gerakan usus hijau disebabkan karena konsumsi berlebihan sayuran berdaun hijau dan makanan berwarna buatan. Ada beberapa faktor lain yang juga mengakibatkan kondisi ini.

Pergerakan usus adalah indikator kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Gerakan usus yang tidak biasa menyiratkan bahwa ada sesuatu yang salah di suatu tempat di saluran pencernaan. Umumnya, warna buang air besar pada orang yang sehat akan berkisar pada warna coklat kekuningan hingga coklat. Namun, ketika buang air besar berwarna hijau, pasti ada masalah. Tenang, jangan panik! Gerakan usus hijau tidak berarti hidup Anda berada di bawah ancaman dan bukan kondisi yang berbahaya. Jadi tenang! Mari kita cari tahu apa penyebabnya, dan kemudian cari cara untuk membantu mencegahnya.

Konsumsi Sayuran

Buang air besar berwarna hijau biasanya merupakan reaksi terhadap konstituen tertentu dalam makanan. Kedengarannya aneh, bukan? Namun, itu benar! Mengkonsumsi sayuran berdaun hijau dalam jumlah besar seperti selada, bayam, brokoli, dll., dapat menyebabkan buang air besar berwarna hijau. Kandungan klorofil yang tinggi pada sayuran menyebabkan warna kehijauan. Apa yang masuk, keluar! Jadi, bagaimana Anda mengharapkan buang air besar tidak menjadi hijau setelah menelan semua ikat daun itu?

Pewarna dan Aditif Makanan

Selain konsumsi sayuran, penyebab lain yang sama adalah konsumsi makanan dan minuman dengan pewarna hijau seperti serbat, es krim, dll.

Konsumsi Suplemen Zat Besi

Konsumsi suplemen zat besi juga dapat menyebabkan buang air besar berwarna hijau, meskipun muncul dalam bentuk tinja berwarna hitam pada banyak orang. Pada anak-anak, hal itu terlihat karena susu formula yang diberikan kepada mereka kaya akan kandungan zat besi. Kelebihan zat besi yang tidak diproses oleh tubuh meninggalkan tubuh dalam gerakan usus, memberikan warna hijau.

Penggunaan pencahar

Penggunaan obat pencahar yang berlebihan juga menyebabkan usus berwarna hijau. Ini karena pencahar menyebabkan buang air besar berlangsung sangat cepat, sehingga menyebabkan usus berakhir dengan limbah yang berubah warna.

Keracunan makanan

Keracunan makanan adalah alasan lain untuk buang air besar berwarna hijau. Kegagalan tubuh untuk menyerap komponen tertentu dapat mengakibatkan ekskresi, sehingga memberikan warna hijau pada tinja.

Buang air besar berwarna hijau juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi lain seperti:

  • Diare menular (Giardia atau salmonella)
  • Sindrom iritasi usus
  • Kolitis ulseratif
  • Penyakit celiac
  • Pertumbuhan berlebih dari bakteri usus yang berbahaya
  • Kanker
  • Penyakit Crohn

Seseorang tidak perlu panik ketika mengamati gejalanya. Perubahan pola makan dapat membantu mengurangi warna hijau. Menahan diri dari makanan berwarna artifisial dan mengurangi jumlah asupan zat besi juga akan membantu. Namun, jika Anda mengalami sakit perut atau ketidaknyamanan, malaise umum, penurunan berat badan, sembelit, diare, demam, dll, bersama dengan buang air besar hijau, maka ada kebutuhan untuk mengunjungi penyedia layanan kesehatan. Lebih baik memeriksakan kondisi secara medis dan memastikan bahwa itu tidak disebabkan oleh penyakit serius. Selain itu, jika Anda sedang menjalani pengobatan antibiotik dan buang air besar berwarna hijau, maka Anda harus memberi tahu praktisi medis Anda tentang hal yang sama.

Penafian: Artikel Ini ini hanya untuk tujuan informatif, dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti saran medis ahli.