Fungsi dan kegunaan globe

PETA ADALAH Representasi abstrak dari serangkaian fitur yang dipilih pada atau terkait dengan permukaan Bumi. Peta ini mereduksi fitur-fitur bumi yang dipilih menjadi titik, garis, dan area, menggunakan sejumlah sumber daya visual seperti ukuran, bentuk, nilai, tekstur atau pola, warna, orientasi, dan bentuk. Sementara foto udara dan gambar satelit adalah representasi Bumi yang realistis, peta adalah abstraksi yang dirancang untuk memfokuskan dan mengomunikasikan informasi tertentu. Peta sering digambar dengan skala, memiliki sistem referensi koordinat untuk menemukan fitur, dan dibangun pada media datar seperti kertas atau film plastik.

Globe, di sisi lain, adalah representasi skala dari fitur pada atau terkait dengan permukaan Bumi dan dibangun pada permukaan tiga dimensi seperti bola. Globe adalah benda dekorasi dan nilai ilmiah. Kartografer merujuk ke “globe referensi” hipotetis sebagai representasi skala Bumi yang kemudian ditransformasikan titik demi titik pada media datar dalam proses penting yang dikenal sebagai proyeksi peta. Tetapi globe mahal untuk dibuat, sulit untuk mereproduksi, tidak nyaman untuk disimpan, dan sulit untuk melakukan pengukuran. Peta yang dibuat pada permukaan datar tidak terpengaruh oleh tantangan ini.

Globe adalah representasi tiga dimensi dari Bumi dan memiliki konstruksi yang sama sekali berbeda tetapi familier daripada peta datar. Bola dunia terdiri dari garis bujur (meridian), yang membentang dari utara ke selatan, dan garis lintang (paralel), yang membentang dari timur ke barat. Garis bujur bertemu di Kutub Utara di Belahan Bumi Utara, dan di Kutub Selatan di Belahan Bumi Selatan.

Ekuator atau katulistiwa membagi Bumi menjadi dua belahan. Semua meridian dan khatulistiwa adalah LINGKARAN HEBAT karena mereka dapat membentuk bidang yang memotong permukaan dan melewati pusat Bumi. Lingkaran kecil seperti garis lintang membentuk bidang yang memotong permukaan tetapi tidak melewati pusat Bumi. Dalam sistem referensi ini, koordinat geografis diukur dalam satuan derajat sudut.

Ada 360 derajat garis bujur di sekitar garis khatulistiwa, dengan setiap meridian dinomori dari 0 hingga 180 derajat ke timur dan barat sedemikian rupa sehingga garis meridian 180 derajat berada di sisi Bumi yang berlawanan dari Greenwich, Inggris. Ada 180 derajat garis lintang dari kutub ke kutub, dengan garis khatulistiwa 0 derajat dan kutub utara dan selatan 90 derajat. Setiap derajat dapat dibagi menjadi 60 menit dan setiap menit dibagi menjadi 60 detik. Garis utara-selatan disebut meridian utama, yang telah ditetapkan untuk melewati Royal Observatory di Greenwich.

Garis bujur diukur sebagai sudut antara titik, pusat bumi dan garis bujur utama pada garis lintang yang sama. Barat positif dan timur negatif, bertemu pada 180 derajat pada garis data internasional. Garis timur-barat mengikuti garis khatulistiwa dan berada di tengah-tengah antara kutub utara dan selatan. Derajat lintang diukur sebagai sudut antara titik di permukaan, pusat bumi, dan titik di khatulistiwa pada bujur yang sama. Di sini, ukuran sel terbesar di khatulistiwa dan zona berbentuk bujur sangkar. Di kutub zona terkecil dan sebagian besar berbentuk segitiga.

Seperti halnya peta dan atlas, globe pun memiliki beberapa fungsi dan kegunaan, di antaranya adalah:

a) Menggambarkan atau memproyeksikan bentuk bumi yang sebenarnya dan dapat memperlihatkan permukaannya secara utuh.
b) Dapat dengan mudah memperagakan terjadinya siang dan malam dengan bantuan sinar dari senter.
c) Dapat dengan mudah memperagakan terjadinya rotasi bumi.
d) Membandingkan perbedaan daerah waktu di bumi dengan pertolongan garis bujur.
e) Menunjukkan sistem pembagian garis lintang dan garis bujur serta besarnya lingkaran garis lintang.
f) Menggambarkan dengan mudah kedudukan bumi dalam hubungannya dengan matahari dan bulan.

Related Posts