Apa itu Bunga Sederhana?

Bunga sederhana adalah nilai uang selama periode waktu tertentu. Bunga adalah perhitungan matematis dari biaya untuk meminjam uang atau jumlah yang diperoleh dari meminjamkan uang. Bunga sederhana paling sering digunakan untuk pinjaman dan investasi.

Jadwal amortisasi adalah tabel dengan rincian jumlah setiap pembayaran yang dialokasikan untuk pokok dan bunga.

Perhitungan bunga sederhana menggunakan tiga hal: pokok, tingkat bunga , dan jangka waktu. Prinsip adalah jumlah total uang yang dipinjam atau diinvestasikan. Tingkat bunga adalah tingkat persentase yang digunakan untuk menghitung jumlah bunga. Jangka waktunya sama dengan jangka waktu pelunasan. Semakin lama pinjaman, semakin besar biaya bunganya.

Rumus untuk menghitung bunga sederhana adalah I = PRT. Dalam rumus ini, “P” adalah jumlah pokok pinjaman, “R” adalah tingkat bunga, yang dinyatakan sebagai nilai persentase dan “T” adalah jumlah periode waktu. Jika waktu diberikan dalam hari, maka cukup buat pecahan dengan jumlah hari sebagai pembilang dan 365 sebagai penyebut.

Perhitungan bunga digunakan karena tiga alasan: untuk mengevaluasi biaya pembiayaan, untuk menentukan jumlah yang terutang, dan untuk menghitung pembayaran tingkat bunga atas suatu investasi. Saat membandingkan dua sumber pembiayaan, penting untuk memastikan bahwa Anda membandingkan detail yang sama. Pastikan periode dan panjangnya sama.

Tuliskan jumlah total yang dipinjam, serta tingkat dan lamanya jangka waktu. Kemudian hitung tingkat bunga dan jumlah bunga yang harus dibayar. Banyak negara mengharuskan semua perusahaan pembiayaan untuk memberikan informasi yang tepat ini saat menerima pinjaman jenis apa pun. Jika pinjaman terbuka, peminjam dapat membayar prinsip untuk dilunasi lebih awal tanpa penalti. Ini adalah cara terbaik untuk mengurangi biaya pinjaman.

Saat membandingkan peluang investasi , baca prospektus dengan cermat untuk menentukan bagaimana bunga akan dihitung dan kapan akan dibayarkan. Obligasi, sertifikat investasi, dan tagihan perbendaharaan biasanya membayar bunga sederhana. Tingkat ini didasarkan pada sejumlah faktor, termasuk tingkat suku bunga standar bank, inflasi, dan peluang investasi alternatif.

Investasi di saham, reksa dana atau barang lainnya tidak membayar bunga. Sebaliknya, investasi ini menghasilkan uang dengan menaikkan harga selama periode waktu antara saat saham dibeli dan saat Anda ingin menjualnya. Beberapa investasi membayar dividen, yang merupakan bagian dari keuntungan perusahaan yang didistribusikan di antara para pemegang saham. Jumlah dan frekuensi pembayaran dividen tergantung pada kinerja perusahaan dan faktor lainnya.

Related Posts