Apa Yang Dimaksud Dengan Stomata? Fungsi, mekanisme membuka dan menutup

Home Jawaban Biologi Apa Yang Dimaksud Dengan Stomata? Fungsi, mekanisme membuka dan menutup

Stoma adalah bukaan (pori) yang ditemukan di epidermis daun, batang, dan organ lain yang tujuannya memfasilitasi pertukaran gas. Tumbuhan perlu bernafas melalui pori-pori; ini dimungkinkan dengan adanya stomata. Pori dikelilingi oleh sepasang parenkim khusus, yang dikenal sebagai sel penjaga, yang bertanggung jawab untuk mengatur ukuran pembukaan stomata.

Yang dimaksud dengan stomata merupakan salah satu bagian yang ada pada tumbuhan, lebih tepatnya adalah bagian daun. Stomata menurut para ahli adalah lubang atau celah yang ada pada jaringan epidermis dalam tumbuhan yang berwarna hijau. Sel-sel atau jaringan inilah yang dibatasi secara khusus oleh bagian yang disebut dengan sel penutup.

Seperti yang kita tahu bahwa organ tumbuhan yang berwarna hijau terdiri dari daun. Berbicara dengan stomata dan sel penutupnya, tentu saja tidak jauh-jauh dari sel tetangga. Lalu apa lagi yang dimaksud dengan sel tetangga tersebut? Sel tetangga merupakan sel penutup yang dikelilingi oleh beberapa sel yang bentuknya sama, hampir sama, atau yang berbeda dengan sel epidermis lainnya yang berada berdekatan dengan sel penutup.

Oleh karena itu, tidak heran jika sel tersebut dinamakan dengan sel tetangga. Stomata, ternyata juga memiliki beberapa tipe atau jenis, diantaranya adalah stomata tipe anomositik atau ranuculaceae yang banyak dijumpai pada tumbuhan keluarga, tipe anisositik atau cruiferae yang merupakan sel penutup dengan dikelilingi tiga buah sel tatangga yang berukuran berbeda, tipe parasitic atau rubiceae yang dikelilingi oleh satu sel tetangga dengan sumbu yang panjang dan sejajar dengan sumbu penutup, dan juga tipe diasitik yang dikelilingi oleh dua sel tetangga.

Stomata
Stomata

Mekanisme Membuka dan menutup stomata

Stomata itu seperti mulut. Sama seperti otot diperlukan di sekitar bibir untuk membuka dan menutup mulut, stomata juga membantu dengan struktur. Alih-alih otot, tumbuhan memiliki struktur khusus yang membuka dan menutup stomata, yang disebut sel penjaga. Sel-sel ini memompa ion, seperti kalsium dan kalium, baik masuk maupun keluar dari sel, menyebabkan sel berkontraksi dan stoma terbuka atau tertutup. Gerakan ini mirip dengan cara otot berkontraksi dan dilepaskan. Sel-sel ini bekerja sebagai hasil dari pemicu lingkungan, yang mengubah tekanan turgor sel penjaga.

Tekanan turgor meningkat akibat ion yang mengalir di dalam sel penjaga, menyebabkan air juga masuk; kemudian, stoma terbuka. Sebaliknya, ketika ion dan air mengalir keluar dari sel pelindung, turgor berkurang dan stoma menutup. Faktor-faktor yang mempengaruhi turgor termasuk tingkat cahaya, uap air dan karbon dioksida. Pada hari-hari panas, ketika air terbatas dan keringat tinggi, stomata biasanya tetap tertutup.

Saat pagi hari banyak stomata tumbuhan terbuka, karena suhunya lebih dingin dan udara penuh uap air. Beberapa tanaman padang pasir, seperti sukulen, membuka stomata di malam hari dan dapat menyimpan karbon dioksida hingga hari berikutnya.

Dalam situasi di mana karbon dioksida dan air lazim, stomata dapat terbuka untuk waktu yang lama, karena tanaman melakukan fotosintesis dan memiliki oksigen dan uap air yang perlu dibuang melalui struktur ini.

Fungsi stomata

Pertukaran gas yang terjadi ketika stomata terbuka memfasilitasi fotosintesis. Fotosintesis adalah proses di mana tumbuhan mengubah sinar matahari menjadi energi yang bermanfaat. Selama fotosintesis, karbon dioksida diambil dari atmosfer melalui stomata dan oksigen dilepaskan sebagai produk limbah. Fotosintesis dan pertukaran gas yang menghasilkannya sangat penting untuk kelangsungan hidup tumbuhan.

Efek malang dari pembukaan stomata adalah hal itu memungkinkan hilangnya air. Tidak seperti manusia, tumbuhan tidak perlu berkeringat untuk mendinginkan tubuh dan lebih suka menyimpan air di dalamnya. Namun, karena pertukaran gas dari fotosintesis sangat penting, beberapa kehilangan air yang diperlukan tumbuhan melalui stomata. Proses kehilangan air ini disebut transpirasi.

Meskipun transpirasi tidak dapat dihindari, tumbuhan dapat meminimalkan kehilangan air dengan mengontrol seberapa banyak stoma yang terbuka, serta berapa hari terbukanya.

Membuka stoma ketika udara di sekitarnya lebih lembab berarti lebih sedikit air yang akan diuapkan dari daun tanaman. Tetapi jika stoma terbuka ketika suhunya lebih hangat, itu berarti akan terjadi lebih banyak penguapan.

Demikian juga, jika tumbuhan sudah mengalami dehidrasi, ia dapat menutup stomata untuk mencegah kehilangan air tambahan.

Inilah sedikit ulasan dan penjelasan mengenai apa yang dimaksud  dengan stomata beserta dengan  penjelasannya. Bagaimana, sudah paham bukan? Jadi kesimpulannya stomata adalah salah satu organ yang terdapat pada tumbuhan. Semoga dengan adanya ulasan dan penjelasan di atas bisa menambah pengetahuan serta informasi untuk anda. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan