Apa yang dimaksud dengan Jendela oval dan fungsinya

Jendela oval adalah selaput yang menutupi pintu masuk ke koklea di telinga bagian dalam. Ketika gendang telinga bergetar, gelombang suara berjalan melalui tulang palu dan tulang landasan ke sanggurdi dan kemudian ke jendela oval.

Ketika gelombang suara ditransmisikan dari gendang telinga ke jendela oval, telinga tengah berfungsi sebagai transformator akustik yang memperkuat gelombang suara sebelum pindah ke telinga bagian dalam. Tekanan gelombang suara pada jendela oval sekitar 20 kali lebih tinggi daripada di gendang telinga.

Tekanan meningkat karena perbedaan ukuran antara permukaan gendang telinga yang relatif besar dan permukaan yang lebih kecil dari jendela oval. Prinsip yang sama berlaku ketika seseorang mengenakan sepatu dengan tumit stiletto tajam menginjak kaki Anda: Permukaan tumit yang kecil menyebabkan rasa sakit yang jauh lebih banyak daripada sepatu datar dengan permukaan yang lebih besar.

Jendela oval adalah membran yang melapisi pintu masuk ke koklea. Jendela oval bertanggung jawab untuk mentransmisikan suara dari telinga tengah ke telinga dalam. Stirrup terpasang langsung ke jendela oval, membran yang menutupi celah koklea. Ketika gendang telinga bergetar, sanggurdi bergetar dan jendela oval juga. Ketika jendela oval bergetar itu menghasilkan perubahan tekanan dalam cairan yang ada di dalam koklea. Tekanan gelombang suara sekitar 30 kali lebih tinggi di jendela oval daripada di gendang telinga. Peningkatan kekuatan yang terjadi pada jendela oval disebabkan oleh hubungan antara permukaan gendang telinga dan jendela oval, dan efek pengungkitan yang dihasilkan oleh rantai ossicles dari telinga tengah.

Jendela oval adalah membran yang melekat pada sanggurdi dan fungsinya adalah untuk mengirimkan getaran gelombang dari telinga tengah ke telinga dalam. Tulang-tulang telinga mentransmisikan getaran gendang telinga ke membran, dan gerakan menghasilkan gelombang tekanan dalam cairan koklea. Ini bergetar dalam arah yang berlawanan dengan getaran yang memasuki koklea melalui jendela oval, yang menyebabkan cairan koklea bergerak. Itu ditutupi dengan selaput elastis tipis yang memungkinkan getaran cairan telinga bagian dalam yang disebabkan oleh impuls gelombang suara.

Telinga luar

  • Daun telinga (external pinna) merupakan bagian telinga yang paling jelas terlihat dari luar. Daun telinga memiliki lekukan-lekukan khas yang berfungsi untuk mengumpulkan gelombang suara. Daun telinga memiliki struktur yang lentur dan elsatis karena tersusun atas jaringan tulang rawan.
  • Saluran telinga merupakan kelanjutan dari daun telinga yang menjadi saluran masuknya gelombang suara menuju organ-organ pendengaran di bagian dalam.
  • Gendang telinga (membran timpanik) akan bergetar ketika menerima gelombang suara yang datang. Getaran atau vibrasi dari gendang telinga akan diteruskan menuju tualng-tulang pendengaran.

Telinga tengah

  • Tulang martil (maleus) merupakan tulang pendengaran pertama yang berbentuk seperti martil/ palu dan akan bergerak ketika ada getaran yang datang.
  • Tulang landasan (incus) merupakan tulang pendengaran kelanjutan dari tulang martil
  • Tulang sanggurdi (stapes) merupakan tulang pendengaran ketiga di telinga tengah. Ketiga tulang pendengaran tersebut memiliki satu fungsi pokok untuk menghantarkan dan memperkuat getaran suara yang datang.

Telinga dalam

  • ┬áJendela oval merupakan membran berbentuk oval pada permukaan koklea. Jendela oval akan menerima getaran dari tulang sanggurdi dan meneruskannya menuju koklea.
  • Rumah siput (koklea) merupakan saluran berbentuk seperti rumah siput di telinga bagian dalam. Koklea mempunyai dua ruangan besar, yaitu saluran vestibuler di bagian atas dan saluran timpanik di bagian bawah yang dipisahkan oleh diktus koklea yang berukuran lebih kecil. Saluran vestibuler dan timpanik berisi cairan perilimfa, sedangkan duktus koklea berisi cairan endolimfa.
  • Organ korti, terletak pada duktus koklea. Organ korti mengandung sel reseptor telinga yang akan menerima getaran dan mengubahnya menjadi impuls listrik untuk dihantarkan ke otak. Sel reseptor tersebut memiliki rambut yang menjulur ke dalam duktus koklea. Rambut tersebut beraut ke membran tektorial yang menggantung di atas ogan corti.
  • Jendela bundar merupakan ujung dari koklea yang akan menjadi akhir dari getaran suara karena getaran yang menumbuk jendela bundar akan menghilang.
  • Vestibula terletak di belakang jendela bundar yang terdiri atas bagian sakulus dan utrikulus, yang berperan dalam mengatur keseimbangan tubuh.
  • Saluran semisirkuler merupakan struktur berbentuk tiga saluran setengah lingkaran yang berisi cairan endolimfa. Organ ini juga berperan dalam mengatur keseimbangan tubuh.
  • Saluran eustacheus merupakan saluran kecil yang menghubungkan telinga dalam dengan faring. Saluran ini berfungsi untuk menyamakan takanan udara di dalam telinga dengan atmosfer.

 

Leave a Comment