9 Perbedaan antara Morula dan Blastula

Perbedaan antara Morula dan Blastula

Meskipun baik morula dan blastula adalah tahap awal perkembangan embrio, ada beberapa perbedaan utama. Perbedaan paling penting antara morula dan blastula adalah  morula secara struktural padat dan terisi penuh dengan sel sedangkan blastula memiliki lapisan sel yang mengelilingi rongga berisi cairan yang disebut blastocoel.

Pengertian Morula

Morula adalah massa padat sel yang disebut blastomer. Morula adalah tahap awal perkembangan embrionik. Morula dibentuk oleh serangkaian pembelahan atau pembelahan sel zigot. Sperma membuahi sel telur dan membentuk zigot. Proses ini disebut fertilisasi. Zigot ini mengalami pembelahan sel dan membentuk tahap empat sel, tahap delapan sel dan tahap enam belas sel. Pada tahap ini, keenam belas sel menata diri untuk membentuk struktur seperti murbei. Ini disebut morula. Kata morula berasal dari kata Latin “morus” yang berarti mulberry. Morula terdiri dari sel-sel yang disebut blastomer yang hadir dalam bentuk bola padat di dalam zona pelusida. Prekursor morula adalah zigot dan morula berkembang lebih lanjut dan menimbulkan blastula.apa itu morula

Pengertian Blastula

Blastula adalah bidang sel berongga yang terbentuk setelah tahap morula. Seperti morula, ini juga merupakan bagian dari tahap awal perkembangan embrionik. Ini terdiri dari sel atau blastomer yang membentuk lapisan luar dari rongga berisi cairan. Sel-sel lapisan luar ini disebut blastoderm dan rongga yang diisi cairan disebut blastocoel. Blastula berasal dari kata Yunani “blastos” yang berarti kecambah.

Tahap morula berkembang menjadi blastula melalui proses yang disebut blastulasi. Blastula pada mamalia disebut blastokista. Blastokista terdiri dari embrioblas dan trofoblas. Embrioblas memunculkan berbagai struktur janin sedangkan trofoblas memunculkan jaringan embrionik ekstra. Blastula adalah tahap penting dalam embriogenesis yang menimbulkan gastrula dengan proses yang disebut gastrulasi.

Apa perbedaan utama antara Morula dan Blastula?

Ada beberapa perbedaan antara dua tahap awal perkembangan embrio, Morula dan Blastula. Perbedaan-perbedaan ini dijelaskan di bawah ini:

  1. Pembentukan prekursor: Zigot berkembang menjadi morula dan morula berkembang menjadi blastula.
  2. Struktur: Morula padat dalam struktur sedangkan Blastula berongga. Morula benar-benar penuh dengan sel sedangkan blastula tidak.
  3. Komposisi: Morula terbentuk ketika zigot dibelah dengan cepat oleh pembelahan sel sedangkan blastula terdiri dari lapisan sel bola yang disebut blastomer yang mengelilingi rongga berisi cairan.
  4. Muncul menjadi: Morula berkembang di blastula oleh proses blastulasi sedangkan blastula lebih lanjut berkembang menjadi grastula oleh proses yang disebut gastrulasi. Dalam grastula, lapisan germ embrio terbentuk.
  5. Kehadiran rongga: Morula tidak memiliki rongga. Di sisi lain, blastula diisi dengan rongga yang disebut blastocoel.
  6. Adanya blastoderm: Morula tidak memiliki blastoderm di dalamnya sedangkan blastula memiliki blastoderm yang terdefinisi dengan baik.
  7. Kehadiran trofoblas: Morula tidak memiliki trofoblas sedangkan Blastula memiliki sel trofoblas.
  8. Waktu terjadinya setelah fertilisasi: Morula terbentuk kira-kira tiga sampai empat hari setelah pembuahan sedangkan blastula terbentuk setelah morula (lima hari atau lebih) setelah pembuahan.
  9. Peran fertilisasi in-vitro (IVF): Ketika morula (hari keempat) dipindahkan untuk fertilisasi in-vitro, tingkat keberhasilan fertilisasi in-vitro rendah. Ketika blastula (blastokista, hari kelima) ditransfer untuk fertilisasi in vitro, tingkat keberhasilan secara komparatif jauh lebih tinggi daripada morula. Meskipun ada beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi tingkat keberhasilan fertilisasiin-vitro.

Kesimpulan Perbedaan antara Morula dan Blastula

Morula berkembang dari pembelahan sel zigot dan blastula yang terbentuk kemudian dari morula melalui proses blastulasi. Blastula selanjutnya berkembang menjadi gastrula melalui proses yang disebut gastrulasi dan membentuk lapisan kuman. Morula terjadi tiga sampai empat hari setelah pembuahan sperma dan telur sedangkan blastula terjadi setelah lima hari pembuahan.

Perbedaan waktu dari pembuahan ini digunakan dalam pembuahan in-vitro di mana blastula memiliki tingkat kehamilan yang lebih sukses daripada tahap morula.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *