Sifat fisik Aldehid dan keton

Aldehid dan keton adalah kelas senyawa organik yang memiliki gugus karbonil yaitu ikatan rangkap karbon-oksigen (-C = O). Karena mereka tidak memiliki gugus reaktif lain seperti –OH atau -Cl yang terikat pada atom karbon dalam gugus karbonil, mereka adalah senyawa yang sangat sederhana. Secara kimia aldehida dan keton sangat dipengaruhi oleh adanya gugus karbonil.

Sifat Fisik Aldehid dan Keton:

Titik didih: Titik didih metanal adalah -19o C dan untuk etanal adalah + 21o C. Dari sini kita dapat mengatakan bahwa titik didih ethanal dekat dengan suhu kamar. Umumnya titik didih aldehid dan keton meningkat dengan meningkatnya berat molekul. Titik didih tergantung pada kekuatan gaya antarmolekul.

Gaya dispersi Vander Waals: Saat molekul bertambah panjang dan jumlah elektron bertambah, tarikan di antara mereka juga meningkat. Untuk aldehid maupun keton, titik didih meningkat dengan bertambahnya jumlah atom karbon.

Daya tarik dipol-dipol Vander Waals: Karena adanya ikatan rangkap karbon-oksigen baik aldehid maupun keton bersifat polar. Akan ada tarikan antara dipol permanen serta molekul yang dekat dengannya. Ini adalah alasan aldehid dan keton memiliki titik didih lebih tinggi dari hidrokarbon berukuran serupa.

Kelarutan: Aldehida dan keton larut dalam air tetapi kelarutannya berkurang dengan bertambahnya panjang rantai. Metanal, etanal dan propanon adalah aldehid dan keton yang berukuran kecil dan mudah larut dengan air dalam hampir semua proporsi.

Aldehida dan keton tidak dapat membentuk ikatan hidrogen dengan dirinya sendiri tetapi mereka dapat memiliki ikatan hidrogen dengan molekul air dan ini membentuk dasar untuk kelarutan yang baik dari aldehid dan keton dalam air. Ini juga karena gaya dispersi dan interaksi dipol-dipol. Aldehid dan keton banyak digunakan di berbagai industri. Mereka banyak digunakan dalam pembuatan polimer, campuran parfum dan juga sebagai agen penyedap.

Tinggalkan Balasan