Tahapan Pandemi

Walaupun ada langkah-langkah prosedural yang akan diambil CDC untuk mengevaluasi dan mengklasifikasikan suatu kejadian penyakit, penentuan stadium sebenarnya dari suatu epidemi (pada dasarnya garis besar tentang kapan penyebaran penyakit cukup parah untuk mengambil tindakan spesifik) dapat bervariasi berdasarkan patogenesis (jalur) ) dari suatu penyakit dan berbagai faktor epidemiologis lainnya.

Satu model pementasan yang digunakan untuk mengarahkan respons kesehatan masyarakat secara khusus melibatkan influenza (flu). Pada tahun 1999, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis rencana kesiapsiagaan pandemi influenza pertama di mana ia menguraikan respons yang sesuai berdasarkan enam fase yang diuraikan dengan jelas. Tujuan dari rencana ini adalah untuk mengoordinasikan respons global dengan memberikan cetak biru kepada negara-negara untuk menyusun strategi nasional mereka sendiri berdasarkan sumber daya yang tersedia. Amerika Serikat merilis rencana pandemi influenza pertamanya pada tahun 2005.

Model dasar yang sama dapat diterapkan dengan variasi pada epidemi lain, seperti TBC, malaria, dan virus Zika.

Fase 1 hingga 3 dirancang untuk membantu pejabat kesehatan masyarakat mengetahui bahwa sudah saatnya untuk mengembangkan alat dan rencana aksi untuk menanggapi ancaman yang akan datang. Fase 4 hingga 6 adalah ketika rencana aksi dilaksanakan berkoordinasi dengan WHO.

WHO merevisi fase pada tahun 2009 untuk lebih membedakan antara kesiapan dan respons. Rencana ini semata-mata ditujukan untuk mengatasi pandemi influenza mengingat tingkat mutasi yang tinggi dan kemampuan virus untuk melompat dari hewan ke manusia.

Tahapan WHO dari Pandemi Flu:

  • Fase 1 adalah periode di mana tidak ada virus hewan yang dilaporkan menyebabkan infeksi pada manusia.
  • Fase 2 adalah tingkat ancaman pertama di mana virus dipastikan telah melompat dari hewan ke manusia.
  • Fase 3 adalah ketika kasus sporadik atau kelompok kecil penyakit dikonfirmasi, tetapi penularan dari manusia ke manusia tidak terjadi atau dianggap tidak mungkin terjadi wabah.
  • Fase 4 adalah titik di mana penularan dari manusia ke manusia atau virus manusia-hewan telah menyebabkan wabah di seluruh masyarakat.
  • Fase 5 adalah ketika penularan virus dari manusia ke manusia telah menyebabkan penyebaran penyakit ke setidaknya dua negara.
  • Fase 6 adalah titik di mana penyakit ini dinyatakan sebagai pandemi yang telah menyebar ke setidaknya satu negara lain.

Kerangka waktu untuk setiap fase dapat sangat bervariasi, mulai dari bulan hingga beberapa dekade. Tidak semua akan berkembang ke fase 6, dan beberapa bahkan dapat kembali jika virus secara spontan melemah.

Tinggalkan Balasan