Pengertian Stratifikasi sosial

Stratifikasi, suatu sistem di mana suatu masyarakat menentukan peringkat kategori orang dalam suatu hierarki. Secara teoritis, kita dapat menganalisis stratifikasi sosial dari tiga perspektif utama. Fungsionalis struktural berpendapat bahwa stratifikasi sosial bermanfaat bagi masyarakat, sementara ahli teori konflik akan berpendapat bahwa, daripada menguntungkan masyarakat secara keseluruhan, stratifikasi memberikan keuntungan pada beberapa orang dibandingkan orang lain. Akhirnya, interaksionis simbolis akan menganalisis bagaimana stratifikasi sosial membantu kita melihat pola-pola ketidaksetaraan sosial dalam kehidupan kita sehari-hari.

Stratifikasi dan Interaksi

Stratifikasi sosial biasanya dianalisis dari perspektif tingkat makro, seperti teori konflik dan fungsionalisme. Karena itu, kita tidak dapat menyangkal fakta bahwa kedudukan sosial kita memang memengaruhi interaksi kita sehari-hari. Sebagian besar, kita cenderung ‘bergaul’ dengan orang-orang yang sangat mirip dengan kita. Seorang tunawisma kemungkinan besar tidak akan diundang ke pesta pencicipan anggur dengan sekelompok CEO kaya.

Interaksionis juga akan tertarik pada alasan mengapa kita menghabiskan uang seperti yang kita lakukan. Apa yang kita kenakan, gadget yang kita gunakan, dan apa yang kita kendarai mengatakan sesuatu tentang status keuangan kita. Konsumsi yang mencolok adalah istilah yang digunakan sosiolog untuk menggambarkan bahwa kita membeli dan menggunakan produk karena pernyataan yang mereka buat tentang posisi sosial kita.

Tinggalkan Balasan