Pengertian Mutualisme: Simbiosis saling menguntungkan

Mutualisme, dalam biologi mengacu pada interaksi spesies simbiotik yang saling menguntungkan, atau bahkan penting, untuk bertahan hidup. Hubungan timbal balik terbentuk ketika dua spesies yang berbeda masing-masing mendapat manfaat dengan bekerja sama secara erat. Hubungannya bisa sedikit rumit. Misalnya, satu spesies dapat memperoleh manfaat yang lebih besar, dan interaksinya dapat berbatasan dengan parasitisme.

Mutualisme adalah umum di semua ekosistem, termasuk tubuh manusia. Misalnya, Harvard Medical School memperkirakan bahwa triliunan bakteri yang disebut mikrobiota usus hidup di usus manusia dan membantu pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan. Ketika hubungan yang saling menguntungkan dekat dan lama, itu adalah contoh dari simbiosis mutualistik.

Tidak semua hubungan simbiosis saling menguntungkan.

Simbiosis mutualisme muncul melalui evolusi. Mutualisme antara spesies mitra meningkatkan kebugaran terhadap lingkungan dan mendukung keberhasilan reproduksi. Organisme dari berbagai spesies yang telah beradaptasi untuk beradaptasi dengan perilaku dan sifat masing-masing disebut simbion. Beberapa spesies menjadi saling tergantung sehingga mereka tidak dapat bertahan hidup tanpa yang lain.

Ketika pertumbuhan, reproduksi, atau rezeki organisme hidup saling terkait, hubungan tersebut mewakili mutualisme wajib. Sebagai contoh, beberapa jenis tanaman dan spesies ngengat Yucca bergantung satu sama lain untuk menyelesaikan siklus kehidupan reproduksinya. Ketika interaksi yang terjadi secara teratur menguntungkan organisme tetapi tidak penting untuk bertahan hidup, itu adalah mutualisme fakultatif.

Tinggalkan Balasan