Pengertian Koevolusi

Koevolusi adalah situasi di mana dua atau lebih spesies mempengaruhi evolusi satu sama lain secara timbal balik. Kata “timbal balik” sangat penting di sini; untuk koevolusi menjadi deskripsi yang akurat, tidak cukup bagi satu spesies untuk mempengaruhi evolusi spesies lain atau lainnya tanpa evolusi sendiri juga terpengaruh dengan cara yang tidak akan terjadi tanpa adanya spesies yang muncul bersama.

Dalam beberapa hal, ini intuitif. Karena semua organisme dalam ekosistem tertentu (himpunan semua organisme di wilayah geografis yang terdefinisi dengan baik) terhubung, masuk akal bahwa evolusi salah satu dari mereka akan mempengaruhi evolusi yang lain dalam beberapa cara atau satu cara.

Namun, biasanya, siswa tidak diajak untuk mempertimbangkan evolusi suatu spesies secara interaktif, dan sebaliknya mereka diminta untuk melihat interaksi antara spesies tunggal dan lingkungannya.

Sementara karakteristik lingkungan fisik yang ketat (mis., Suhu, topografi) tentu saja berubah seiring waktu, mereka adalah sistem yang tidak hidup dan karenanya tidak berevolusi dalam arti biologis kata tersebut.

Mendengar definisi dasar evolusi, koevolusi terjadi ketika evolusi satu spesies atau kelompok memengaruhi tekanan selektif, atau keharusan untuk berevolusi agar dapat bertahan hidup, dari spesies atau kelompok lain. Ini paling sering terjadi pada kelompok yang memiliki hubungan dekat dalam suatu ekosistem. Namun, hal itu dapat terjadi pada kelompok-kelompok terkait yang jauh sebagai hasil dari semacam “efek domino,” seperti yang akan segera Anda pelajari.

Tinggalkan Balasan