Pengertian hidrasi

Tubuh Anda bergantung pada air untuk bertahan hidup. Setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh Anda membutuhkan air untuk bekerja dengan baik. Misalnya, tubuh Anda menggunakan air untuk menjaga suhunya, membuang limbah, dan melumasi sendi Anda. Air dibutuhkan untuk kesehatan yang baik secara keseluruhan.

Jalan menuju peningkatan kesehatan

Anda harus minum air setiap hari. Kebanyakan orang diberi tahu bahwa mereka harus minum 6 hingga 8, 8 ons gelas air setiap hari. Itu adalah tujuan yang masuk akal. Namun, orang yang berbeda membutuhkan jumlah air yang berbeda untuk tetap terhidrasi. Kebanyakan orang sehat dapat tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air dan cairan lain setiap kali mereka merasa haus. Bagi sebagian orang, kurang dari 8 gelas mungkin cukup. Orang lain mungkin membutuhkan lebih dari 8 gelas setiap hari. Jika Anda khawatir tidak minum cukup air, periksa air seni Anda. Jika urine Anda biasanya tidak berwarna atau berwarna kuning muda, Anda terhidrasi dengan baik. Jika air seni Anda berwarna kuning tua atau kuning, Anda mungkin mengalami dehidrasi.

Air terbaik untuk tetap terhidrasi

Minuman dan makanan lain dapat membantu Anda tetap terhidrasi. Namun, beberapa mungkin menambahkan kalori tambahan dari gula ke dalam makanan Anda. Jus buah dan sayuran, susu, dan teh herbal menambah jumlah air yang Anda dapatkan setiap hari. Bahkan minuman berkafein (misalnya, kopi, teh, dan soda) dapat berkontribusi pada asupan air harian Anda. Kafein dalam jumlah sedang (200 hingga 300 miligram) tidak berbahaya bagi kebanyakan orang. Ini sekitar 2 hingga 4, 8 ons cangkir kopi. Namun, yang terbaik adalah membatasi minuman berkafein. Kafein dapat menyebabkan beberapa orang buang air kecil lebih sering, atau merasa cemas atau gelisah.

Air juga dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran (misalnya, semangka, tomat, dan selada), dan dalam sup kaldu.

Minuman olahraga dapat membantu jika Anda berencana berolahraga di tingkat yang lebih tinggi dari normal selama lebih dari satu jam. Ini mengandung karbohidrat dan elektrolit yang dapat meningkatkan energi Anda. Ini membantu tubuh Anda menyerap air. Namun, beberapa minuman olahraga mengandung kalori tinggi dari tambahan gula. Mereka juga mungkin mengandung kadar natrium (garam) yang tinggi. Periksa ukuran penyajian pada label. Satu botol biasanya mengandung lebih dari satu porsi. Beberapa minuman olahraga juga mengandung kafein. Ingatlah bahwa jumlah aman kafein untuk dikonsumsi setiap hari adalah antara 200 dan 300 mg (miligram).

Minuman berenergi tidak sama dengan minuman olahraga. Minuman berenergi biasanya mengandung banyak kafein. Juga, mengandung bahan-bahan yang terlalu merangsang Anda (guarana, ginseng, atau taurin). Ini adalah hal-hal yang tidak dibutuhkan tubuh Anda. Sebagian besar minuman ini juga mengandung banyak gula. Menurut dokter, anak-anak dan remaja tidak boleh minum minuman berenergi.

Jika tetap terhidrasi sulit bagi Anda, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu:

  • Bawalah sebotol air di siang hari. Untuk mengurangi biaya Anda, bawa botol air yang dapat digunakan kembali dan isi dengan air akua galon.
  • Jika Anda tidak menyukai rasa air putih, cobalah menambahkan seiris lemon atau jeruk nipis ke minuman Anda.
  • Minumlah air sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
  • Saat Anda merasa lapar, minumlah air. Haus sering dikacaukan dengan kelaparan. Rasa lapar yang sejati tidak akan dipenuhi dengan air minum. Air minum juga dapat berkontribusi pada rencana penurunan berat badan yang sehat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air minum dapat membantu Anda merasa kenyang.
  • Jika Anda kesulitan mengingat untuk minum air, minum sesuai jadwal. Misalnya, minum air putih ketika Anda bangun, saat sarapan, makan siang, dan makan malam, dan ketika Anda pergi tidur. Atau, minumlah segelas air kecil di awal setiap jam.
  • Minumlah air saat Anda pergi ke restoran. Ini akan membuat Anda terhidrasi, dan gratis.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan

Mengenali tanda-tanda dehidrasi adalah penting. Mereka termasuk:

  • Sedikit atau tidak ada urin.
  • Urin yang lebih gelap dari biasanya.
  • Mulut kering.
  • Kantuk atau kelelahan.
  • Rasa haus yang ekstrem.
  • Sakit kepala.
  • Kebingungan.
  • Pusing

Jangan tunggu sampai Anda melihat gejala dehidrasi untuk mengambil tindakan. Mencegah dehidrasi secara aktif dengan minum banyak air.

Beberapa orang berisiko lebih tinggi mengalami dehidrasi, termasuk orang yang berolahraga dengan intensitas tinggi (atau dalam cuaca panas) terlalu lama, memiliki kondisi medis tertentu (batu ginjal, infeksi kandung kemih), sakit (demam, muntah, diare), hamil atau menyusui, sedang mencoba untuk menurunkan berat badan, atau tidak bisa mendapatkan cairan yang cukup di siang hari. Orang dewasa yang lebih tua juga berisiko lebih tinggi. Seiring bertambahnya usia, otak Anda mungkin tidak dapat merasakan dehidrasi. Itu tidak mengirim sinyal karena haus.

Air membentuk lebih dari setengah berat tubuh Anda. Anda kehilangan air setiap hari ketika Anda pergi ke kamar mandi, berkeringat, dan bahkan ketika Anda bernapas. Anda kehilangan air lebih cepat ketika cuaca benar-benar panas, ketika Anda aktif secara fisik, atau jika Anda demam. Muntah dan diare juga dapat menyebabkan kehilangan air yang cepat. Jika Anda tidak mengganti air yang hilang, Anda bisa mengalami dehidrasi.

 

Tinggalkan Balasan