Pengertian fitoplankton

Fitoplankton berasal dari kata Yunani di mana phytos berarti ‘tanaman’ dan planktos, berarti ‘berkeliaran’. Salah satu contoh paling umum dari genus planktonik adalah Synechococcus dan dapat mencapai kepadatan 104-105 sel per mililiter. Sedangkan Picocyanobacteria yang merupakan cyanobacterium sangat kecil mewakili 20-80% dari total fitoplankton.

Di sebagian besar lingkungan laut dan air tawar, Phytoplankton (prokariota fotosintesis dan organisme eukariotik) membentuk dasar produksi primer. Bahan organik terlarut dan partikulat dilepaskan oleh fitoplankton dan selanjutnya digunakan oleh bakteri heterotrofik.

Sebagian dari bahan ini dikonsumsi oleh pemangsa, yang selanjutnya melepaskan bahan tersebut dan akhirnya digunakan oleh fitoplankton. Besi dan nitrogen dapat membatasi aktivitas ini di lingkungan laut yang berbeda. Yang terpenting, fitoplankton memproduksi setengah dari oksigen dunia.

Pertumbuhan berlebih ganggang, juga dikenal sebagai mekar alga, adalah jenis fitoplankton yang menunjukkan tingginya tingkat kehadiran racun. Ia juga dikenal sebagai Red Tides. Ini menghasilkan kematian hewan laut dan ikan di badan air tertentu dan dengan demikian menciptakan zona mati. Dua kelas utama adalah dinoflagellata dan diatom adalah fitoplankton. Mereka juga memainkan peran utama dalam siklus karbon global.

Tinggalkan Balasan