Apa Perbedaan Epidemi dan Pandemi

Epidemi adalah istilah yang sering digunakan secara luas untuk menggambarkan setiap masalah yang telah tumbuh di luar kendali. Secara medis, epidemi didefinisikan sebagai “kejadian luas dari suatu penyakit dalam suatu komunitas pada waktu tertentu.”

Kunci dari definisi ini adalah kata “kejadian”. Epidemi adalah peristiwa di mana penyakit menyebar secara aktif. Sebaliknya, istilah pandemi berhubungan dengan penyebaran geografis dan digunakan untuk menggambarkan penyakit yang menyerang seluruh negara atau seluruh dunia.

Berdasarkan pada prevalensi penyakit, kejadian, dan jalur penyakit yang diketahui atau tidak diketahui, ada beberapa cara yang dapat dijelaskan oleh seorang ahli epidemiologi tentang peristiwa penyakit:

  • Sporadis mengacu pada penyakit yang jarang terjadi atau tidak teratur. Patogen bawaan makanan, seperti Salmonella atau E. coli, seringkali dapat menyebabkan berjangkitnya penyakit sporadis.
  • Cluster mengacu pada penyakit yang terjadi dalam jumlah yang lebih besar meskipun jumlah atau penyebab sebenarnya mungkin tidak pasti. Contohnya adalah sekelompok kasus kanker yang sering dilaporkan setelah bencana pabrik kimia atau nuklir.
  • Endemik mengacu pada kehadiran konstan dan / atau prevalensi penyakit pada populasi geografis.
  • Hiperendemik mengacu pada tingkat penyakit yang persisten dan tinggi, jauh di atas apa yang terlihat pada populasi lain. Sebagai contoh, HIV adalah hiperendemis di beberapa bagian Afrika, di mana sebanyak satu dari lima orang dewasa menderita penyakit ini, dan endemik di Amerika Serikat, di mana sekitar satu dari 300 orang terinfeksi.
  • Epidemi mengacu pada peningkatan mendadak jumlah kasus penyakit di atas yang biasanya diharapkan.
  • Wabah membawa definisi yang sama dengan epidemi tetapi sering digunakan untuk menggambarkan peristiwa geografis yang lebih terbatas.
  • Pandemi mengacu pada epidemi yang telah menyebar di beberapa negara atau benua, biasanya mempengaruhi sejumlah besar orang.

Sebaliknya, wabah bukanlah istilah epidemiologis melainkan istilah yang merujuk secara khusus pada penyakit bakteri menular yang ditandai oleh demam dan delirium, seperti wabah pes.

Meskipun istilah-istilah tersebut mungkin menunjukkan bahwa ada ambang batas tertentu di mana suatu peristiwa dinyatakan sebagai wabah, epidemi, atau pandemi, perbedaannya sering kabur, bahkan di antara para ahli epidemiologi.

Sebagian alasannya adalah bahwa beberapa penyakit menjadi lebih umum atau mematikan dari waktu ke waktu, sementara yang lain menjadi kurang, memaksa CDC untuk secara teratur menyesuaikan model statistiknya.

Epidemiolog berhati-hati tentang bagaimana mereka menggambarkan suatu peristiwa penyakit sehingga ditempatkan dalam konteks yang sesuai. Sementara epidemi menunjukkan penyakit yang di luar kendali, peristiwa yang digambarkan sebagai cluster menyimpulkan peristiwa terisolasi yang kurang diperhatikan.

CDC juga mengakui bahwa istilah-istilah tertentu dapat memicu kepanikan yang tidak semestinya. Salah satu contohnya adalah wabah Zika tahun 2016, yang memicu alarm di Amerika Serikat ketika tujuh kasus diidentifikasi di Florida dan Texas.

Bahkan dengan HIV, penyakit yang menyebar di sebagian besar planet ini, istilah pandemi telah semakin digantikan oleh epidemi mengingat penyebaran luas pengobatan yang efektif dan penurunan tingkat di beberapa daerah yang sebelumnya hiper-prevalen.

Di sisi lain, karena influenza menjadi lebih ganas dari tahun ke tahun, pejabat kesehatan masyarakat umumnya akan merujuk wabah musiman sebagai pandemi, khususnya mengingat wabah H1N1 2009 di Amerika Serikat di mana lebih dari 60 juta orang Amerika terkena dampaknya, mengakibatkan 274.304 rawat inap dan 12.469 kematian.

Ini bukan untuk menyarankan bahwa pandemi didekati dengan cara yang sama dengan wabah yang lebih terbatas mengingat perlunya kerja sama internasional. Di sisi lain, wabah dapat diperlakukan tidak kurang agresif daripada pandemi jika memiliki potensi untuk berkembang melampaui batas-batasnya, seperti yang mungkin terjadi dengan virus Ebola.

Tinggalkan Balasan